Gadis Dingin Keluarga Nicholas

Gadis Dingin Keluarga Nicholas
Bab 21 kepulangan Mashiho


__ADS_3

Pagi pagi sekali mereka sudah bangun, membereskan tempat kemping mereka, di bantu oleh tukang bersih kebun yang ingin membersihkan taman.


"Maaf ya paman jadi ngerepotin padahal kita yang buat kotor gini" ucap Qila yang tidak enak dengan tukang kebun, bukan hanya Qila yang lain juga sepemikiran dengan gadis itu.


"Ini emang tugas saya non. Wajar jadi tanggung jawab saya untuk bersihin" ucap pak Yono


"Tapi kan kita yang buat kotor pak, jadi bapak gak usah terlalu repot" ucap Micco


Mereka berbincang sambil membersihkan, saat selesai mereka berenam memutuskan untuk olahraga sejenak, mereka lari mengelilingi Mansion. Selesai lari karna waktu masih pagi, Qila memutuskan untuk mencoba mengasah kemampuan bela diri nya yang ia pelajari saat SMP.


Mereka bartarung hingga membuat seisi Mansion panik karna Qila tertarung tidak dengan Zain saja, Saci juga ikut bertarung dengan Riska, dan Micco dengan Kay.


Mereka membuat gempar seisi Mansion hingga Keanu dan Daniel keluar, di ikuti dengan yang lain nya.


"Apa yang kalian lakukan?" Ucap Keanu sedikit berteriak


Mereka melihat bersamaan ke arah sumber suara. Melihat ekspresi mereka semua marah pada mereka, padahal mereka cuman mengasah kemampuan.


"Ayah? Kalian kenapa?" Tanya Qila yang bingung dengan ekspresi mereka


"Seharusnya ayah yang bertanya begitu, kenapa kalian malah berantem sih? Mau sok jadi jagoan hah? Kalau kalian emang uda jago sini lawan ayah" ucap Keanu yang sedikit marah


Mereka saling pandang dan mengubah tatapan nya pada Keanu, seakan mereka menemukan target baru.


Qila maju di ikuti oleh Zain dan Saci, Keanu sangat bingung tapi ia terus menangkis serangan mereka, setelah Micco menemukan cela ia maju di ikuti oleh Riska, dan Kay. Keanu semakin kelabakan menghadapi mereka berenam, Daniel maju membantu Keanu begitu pun Andi. Dan akhirnya Vivi dan Julia mengambil sapu dan memukuli mereka.


Mereka


"Kalian tidak dengar hah?, bunda bilang berhenti" Vivi menjewer telinga Qila dan Keanu. Tak lupa Julia juga menjewer telinga Daniel dan Andi


"Bunda sakit" rengek Qila


"Tau kamu sakit. Kenapa kamu malah berantem sama teman² kamu, dan kalian malah menyerang Ayah?" Tanya Vivi


Mereka semua terdunduk mendengar omelan ibu negara.


"Kami gak berantem kok, kami tadi abis lari pagi terus karna masih ada waktu yauda sekalian ngasah kemampuan aja, terus ayah datang dan nawarin diri buat jadi lawan, ya...kita serang" jelas Qila dan di angguki oleh para sahabatnya.


Vivian tidak habis pikir, dia pusing melihat putri nya yang membuat masalah di pagi hari.

__ADS_1


"Sekarang masuk dan bersihkan diri kalian yang penuh keringat, setelah itu ke meja makan. Paham!!!" Ucap Vivi yang langsung di angguki Qila dan para sahabat nya. Mereka berenam berlari masuk ke mansion, Vivi dan yang lain nya hanya menggelengkan kepala.


Kini mereka sudah siap di meja makan.


"Kalian mau liburan kemana?" Tanya Keanu


Mereka saling adu pandang, dan menggelengkan kepala bersamaan.


Saat sedang asik mengobrol ponsel Micco berdering, ia mengambil ponsel nya dan tertera di sana nama sang abang, ia izin mengangkat panggilan


"Permisi om tante, Micco dapet panggilan permisi ya?"


"Silahkan Micco"


Micco keluar dan mengangkat panggilan dari sang abang. Keanu dan yang lain melanjutkan perbincangan mereka, bercanda tawa dengan para sahabat Qila.


"Om Micco pamit dulu ya" ucap Micco membuat semua yang ada di sana menatap nya


"Lo mau kemana?" Tanya Kay


"Gue mau jemput abang gue, dia uda di bandara"


"Boleh, tapi mau ngapain kalian ikut?"


"Gak apa kali, itung itung nyambut abang lo" ucap Zain. Micco pun setuju, mereka bergegas pergi ke bandara, Qila pergi persama Andi dan Reza menggunakan mobil.


Sesampai di bandara. Micco mencari sang abang yang sangat ia rindukan.


"BANG!!" Teriak Micco, Shiho melihat ke sumber suara, melihat sang adik berlari ke arah diri nya.


Micco memeluk Shiho dengan sangat erat, ia benar benar merindukan sosok abang nya ini.


"Micco kamu sudah sebesar ini, abang kangen sama kamu" ucap Shiho mengusap rambut Micco dengan sayang


"Micco juga kangen" ucap Micco dengan isak tangis nya. Jika ia tau kalau Shiho kembali hari ini, dia pasti akan selalu menelpon Shiho, karna ia takut tiba tiba di tinggal kan lagi oleh orang yang sangat ia sayang.


Shiho melihat ke arah Andi dan yang lain. Micco memperkenalkan sahabat nya pada abang nya. Dan tak lupa Shiho memeluk Andi, karna Andi adalah sahabat ia selama di jepang


"Senang bertemu kembali dengan mu" ucap Shiho tertuju pada Andi

__ADS_1


Andi tersenyum "gua juga begitu" balas Andi


Mereka pergi menuju rumah Micco, Andi, Reza dan, Shiho naik Mobil sedangkan Qila naik motor bersama Micco.


Shiho sengaja tidak memberitaukan mamah nya jika ia akan pulang hari ini, karna ia ingin membuat kejutan besar untuk sang mamah.


"Lo gak ngabarin nyokap lo, kalau lo balik hari ini?" Tanya Andi memecahkan keheningan


"Enggak gue pengen buat kejutan sama mamah, kalau gue ngabarin mamah gue takut dia khawatir sama gue, jadi gue diem diem aja, tiba tiba gue uda di depan nya" jelas Shiho


"Lo ak berubah ya, suka bener buat orang sport jantung, sama kejutan lo" ucap Andi


Pasal nya Andi perna di berikan kejutan saat ulang tahun dan hampir meregang nyawanya, membuat Andi trauma saat ulang tahunnya, jika berada di dekat Shiho.


Shiho terkekeh mendengar ucapan Andi. 30 menit mereka di perjalanan menuju rumah Micco akhirnya mereka sampai.


"Assalamualaikum" ucap Andi dan Reza


"Waalaikumsalam" jawab Kania. Shiho menitikkan air mata, ia sangat merindukan suara itu, ia merinduka saat di marahi, di nasehati, bahkan ia sangat rindu menjahili mamah nya.


Kania berjalan keluar melihat keramaian di depan rumah nya, Shiho sedang bersembunyi di balik mereka semua


"Kalian kok gak ngabarin mau ke sini rame rame, ayo masuk. Micco kamu bukan nya ngajak masuk malah berdiri di luar" Kania menyambut mereka dengan hangat


"Tante kedatangan kita ke sini mau nganter pesanan tante" ucap Andi.


Kania mengerutkan kening nya, dia merasa tidak memesan apa pun.


"Andi, tante tidak memesan apa pun, pesanan apa maksud kamu?" Tanya Kania


Andi tersenyum dan dari belakang mereka Shiho berjalan dengan gagah dan gaya cool nya. Kania terkejut dengan kehadiran Shiho di tengah mereka. Dan Kania bukan nya memeluk Shiho malah menjewer nya


"Kau bilang seminggu lagi kau pulang, kenapa malah kau sudah di sini?" Ucap Kania


Shiho meringis kesakitan, ia tidak menyangka bahwa kejutan nya bukan nya membuat mamah nya terharu malah sebalik nya


"Awss sakit mah, kan Shiho pengen buat kejutan kok malah marah sih" ucap Shiho


Sebenarnya Kania sudah tau jika putra sulung nya akan kembali hari ini, karna ia di kabari oleh Kanato dan Teruko. Jadi Kania tidak terkejut sama sekali.

__ADS_1


Mereka masuk dan bercanda tawa.dengan Shiho, sikap Shiho bertimbal balik dengan Micco, Shiho lebih banyak bicara ketimbang Micco.


__ADS_2