GAIRAH CINTA Sang CEO MAFIA

GAIRAH CINTA Sang CEO MAFIA
Aku suka


__ADS_3

Dan bunyi pedang bergema di dalam ruangan itu.


Srettt


sebuah pisau mengenai lengan Delmon


" tuan muda anda tidak apa apa " tanya Bellarich


Delmon menggeleng sambil masih dengan pisaunya bertempur.


beberapa minit semua musuh telah terkapar di lantai.


prok


prok


prok


tepukan tangan dari ketua singa merah.


"ternyata ada tamu terhormat di kediaman ku. urmmm ternyata anak buahku cukup tidak teliti karena tidak mengetahui kalau ketua pemimpin golden night terhebat dari negara S sudah datang ke negara Y.ck ck ck.. sungguh lalai." ujarnya tersenyum penuh arti pada Delmon sambil membawa remot bom yang berada dekat Delmon dan Bellarich berdiri berdampingan.


Delmon tersenyum sinis." bagaimana mereka tidak lalai kalau pemimpin nya bodoh. " sinis Delmon pada musuhnya itu.


" ternyata mulutmu cukup tajam anak muda."


ujarnya.


" terlalu membuang waktu " ujar Delmon tersenyum miring pada musuhnya.


" sombong sekali ternyata. tapi tidak apa karena malam ini malam terakhir mu juga." ujar musuh sombong lalu menekan remot untuk meletup kan bom itu.


berkali kali dia menekannya tapi tidak ada apa apa yang terjadi.


ada apa ini kenapa bomnya tidak bereaksi..batin pria paruh baya itu.


" apa anda cari ini tuan ? " tanya Bellarich menggantung dua bom di

__ADS_1


tangannya


" kau .....geram ketua musuh pada anna sambil menuding anna.


tersenyum miring.


"tidak semudah itu tuan" Bellarich menekan senjata api di tangannya.


dor


dor


dua tembakan mendarat di kedua betis ketua singa merah


brukkk


pria paruh baya itu ambruk kerena kesakitan di kedua betisnya..


" arkhhh wanita sialan !!!!maki nya sambil tersungkur memegang kedua betisnya.


Bellarich sempat melihat bom tersembunyi itu, dan sebelum Bellarich membantu Delmon, dia sudah membuka dan menjinakkan bom itu.


Delmon melihat ke arah Bellarich aku suka gaya gadis ini. tersenyum tipis


*****


di lain tempat.


Lokasi meluncurkan senjata.


" ternyata mereka tidak la sehebat yang selalu kita dengar selama ini,hanya sedikit trip kita sudah berhasil mencuri senjata mereka. "


" ha ha ha ha " ujar musuh.


" mari lihat senjatanya." mereka membuka senjata itu.lalu...


" apa ini,kenapa bukan senjata,ini kan anak buah kita yang kita tugaskan untuk mengawasi mereka.

__ADS_1


yang mereka mengira adalah senjata ternyata adalah anak buah mereka yang sudah tewas.


" ini perangkap " sahut sahabat musuh itu.langsung terdengar.


dor


dor


dua tembakan mengarah pada mereka,


" sialllll" umpat mereka.


akhirnya pertempuran pun terjadi antara musuh Raxi dan Marzo juga beberapa anak buah Delmon yang berada di sana.


dor


dor


dor


suara tembakan bersahut sahut.


arkhhh


arkhhh begitu pun suara teriakan.teriakan.


Ahirnya musuh pun habis di kalahkan oleh mereka.


" apa kita ke tempat tuan muda? tanya Marzo pada Raxi setelah pertempuran panjang yang menewaskan puluhan anak buah. singa merah.


" tidak perlu, kita kembali ke markas, tuan muda memerintah kan kita kembali." jawab Raxi


Marzo mengangguk. " ayoo"


Mereka pun beredar dari lokasi pertempuran nya tadi. Kembali ke GOLDEN NIGHT. Untuk menunggu perintah selanjut nya.


*****

__ADS_1


Salam kenal dari autor semua🤗 bantu dukung karya autor ya... Komen dan like👍 agar autornya lebih semangat💪💪💪 lagi Update nya. Maafkan autor ya jika masih banyak typonya😊. Komen dan like kalian semua sangat membantu semangat autor.😘😘✌


__ADS_2