
"Pergi lah... Yang penting kau tepati janji mu pada Daddy " kata Baron yang faham Dengan tatapan Bellarich.
Bellarich melihat ke arah Aaron dan Aarin yang berada di dekat Delmon.
" Mommy Pergi dulu sebentar. nanti ikut tante Shila pulang ke Villa Mommy. mungkin Mommy akan telat pulang nya."kata Bellarich pada Aaron dan Aarin
"My... Kami sama Daddy saja ya my"memelas Aarin pada Bellarich.
Bellarich ingin mengatakan tidak tapi Bellarich melihat Daddy nya Baron sedang menatap nya. "Iya terserah kalian... Mommy pergi dulu. " Bellarich langsung melangkah pergi meninggal kan Mension Daddy nya.
Mereka semua di ruangan itu langsung menghampiri Aaron dan Aarin. untuk menciumnya.
***
__ADS_1
Waktu berlalu dengan cepat Akhirnya sudah satu Minggu berlalu, hari ini adalah hari pernikahan Delmon dan Bellarich. Delmon juga sudah akrab dengan anak anak nya. Dan selama satu Minggu itu juga Bellarich terus berusaha agar tidak bertemu dengan Delmon jika Delmon mengunjungi anak anak nya di Villa.
Delmon dan Bellarich mengucap kan janji suci di altar. pernikahan nya memang sangat sederhana atas permintaan Bellarich. hanya di hadiri oleh beberapa rekan bisnis mereka saja.
Selepas selesai mengucap kan janji suci Delmon dan Bellarich bertukar cincin. Setelah itu Delmon ingin mencium Bellarich. Tapi Bellarich memaling kan wajahnya. Dia terang terangan menunjukkan tidak suka pada laki laki yang baru saja bertukar status menjadi suaminya itu. Delmon mengecup dahi Bellarich dan menatap nya. Tapi Bellarich hanya berwajah datar. bahkan selama mereka bertemu Bellarich tidak pernah mengeluarkan satu kata pun pada Delmon. Bellarich hanya berwajah Dingin pada Delmon.
Tiba-tiba Seseorang yang tidak di undang datang menghampiri Bellarich dan Delmon "hai Queen Aalona... How are you... Long time no see(kau apa kabar... Lama kita tidak bertemu)" sapa Alvin tersenyum miring pada Aalona.
Aalona membalas senyum miring Alvin "Ternyata ada parasit di sini... kalau parasit tetap lah parasit walau tidak di undang tanpa tahu malu tetap hadir" sinis Aalona pada Alvin setelah mengatai Alvin.
Alvin hanya tersenyum "Terima kasih atas pujiannya... " kata Alvin." hai tuan muda Delmon... Selamat atas pernikahan nya... Tidak di sangka wanita incaran ku jatuh ke tangan anda." kata Alvin mengulurkan tangannya pada Delmon
Delmon menatap Dingin Alvin,lalu menjabat tangan Alvin. Perlahan senyuman di wajah Alvin memudar karena Delmon meremas tangan Alvin dengan sangat kuat.
__ADS_1
Alvin menarik tangan nya lalu menatap tajam pada Delmon yang meremas jari jarinya. Delmon menarik satu sudut bibirnya dan tersenyum menantang pada Alvin.
Alvin mengatub kan giginya geram Melihat Delmon.tenaganya sangat kuat jauh dari yang aku bayang kan.batin Alvin karena tangan nya kesakitan akibat remasan Delmon
Alvin mengalihkan pandangan nya ke arah Bellarich yang hanya diam. "kau masih memiliki hutang nyawa pada ku Queen" Dingin Alvin menatap Bellarich." ayo kita pergi" tambah Alvin mengajak Kiora pergi dan langsung melangkah
Kiora singgah di hadapan Bellarich saat Alvin sudah berlalu" bagus lah kau sudah menikah... Aku tidak punya saingan lagi" Kiora memandang rendah pada Bellarich.
"Cih! Kasian sekali kau... Menyukai dalam diam... hanya membuang buang waktu mu" ejek Bellarich pada Kiora. karena Kiora memang sudah lama menyukai Alvin ketuanya. Tapi Alvin tidak mengetahui nya.
*
Salam kenal dari autor semua🤗 bantu dukung karya autor ya... Komen dan like👍 agar autornya lebih semangat💪💪💪 lagi Update nya. Maafkan autor ya jika masih banyak typonya😊. Komen dan like kalian semua sangat membantu semangat autor.😘😘✌
__ADS_1