
" dari tadi kau terus mengeluh... Kapan kau akan pintar" kata Bellarich kesal pada Raymon yang sering merepot kan nya. Aku saja yang baru berusia 21 tahun sudah bisa memimpin di perusahan daddy ku. Kau ini sudah berusia 27 tapi kenapa seperti anak kecil sih..batin Bellarich yang jengkel pada Raymon
Bellarich melihat sejoli di tangan nya " ya sudah, mau aku pesan makan atau makan di luar saja." tanya Bellarich pada Raymon.
Raymon langsung tersenyum lebar." di luar saja ayo" Raymon langsung menarik tangan Bellarich keluar dari ruangan nya.
mereka berpapasan pada Delmon dan juga Raxi. " tuan muda" sapa Bellarich pada Delmon. Bellarich tetap bersikap sopan pada Delmon saat di kantor. Delmon tersenyum tipis pada Bellarich. tapi Bellarich sengaja tidak melihat ke arahnya
Lift terbuka dan Mereka berempat melangkah masuk ke dalam Lift.
Di dalam Lift Raymon menjatuh kan dagu nya di bahu Bellarich.Bellarich diam saja membiar kan Raymon, dia tahu pasti Raymon akan merengek sebentar lagi seperti bayi. benar saja beberapa saat Raymon benar-benar merengek
" keluar yuk malam ini kaka ipar.." rengek Raymon
" aku sibuk" alasan Bellarich
" sebentar saja kaka ipar. " sambil terus menaruh dagunya di bahu Bellarich. dan mengambil topi Bellarich memakainya.
" ck " decak Bellarich menghadapi sikap Raymon.
" kaka ipar sudah lama junior ku istirahat apa kau tidak kasihan padaku " ujar Raymon blak blakan tanpa rasa malu.
" tidak tau malu. Bukan urusan ku" jawab Bellarich cemberut dengan mengecilkan suaranya.takut di anggap tidak sopan pada tuan mudanya. tapi tentu saja Delmon dan Raxi mendengar obrolan mereka.
" ayolah kaka ipar carikan aku wanita untuk malam ini saja, aku sudah bosan main solo kaka ipar " ceplos Raymon tanpa rasa malu.
__ADS_1
Raxi sudah memerah wajahnya menahan malu atas ucapan Raymon yang terlalu vulgar pada Asisten Bellarich seorang perempuan.sedangkan Delmon dari tadi menahan tawa mendengar obrolan mereka yang tidak pantas.walau pun mereka berbisik bisik.
" main solo? apa itu? " tanya Bellarich berbisik sambil meyerjitkan alisnya.sedangkan Raxi bertambah malu di buatnya. Delmon sudah hampir terbahak oleh obrolan mereka berdua.
Dasar mereka berdua ini sama sama konyol nya.batin Delmon menahan tawa nya.
" masa kaka ipar tidak tau sih " ujar Raymon kesal.
" tidak, memang apa tu?," tanya Bellarich polos.
" jadi apa saja yang kaka ipar tau " jawab Raymon bertambah kesal.
" melihatmu mengerayangi wanita di ranjang pan--" Bellarich langsung menutup mulutnya saat baru teringat ada dua manusia lagi di sana.
Bellarich kembali berbisik pada Raymon " berhenti lah mengeluarkan kata kata konyol mu itu. Kau membuat aku malu" bisik nya saat melihat Delmon dan Raxi berwajah aneh
" arrkkhhh " teriak Raymon saat Bellarich menyiku perut nya
" anda kenapa tuan muda,anda tidak apa apa " tanya Bellarich berbohong padahal dia sendiri lah yang menyiku Raymon Hingga kesakitan
ting
Lift sudah terbuka
Raymon memegang perut nya lalu menatap kesal pada Bellarich melangkah keluar dari Lift.
__ADS_1
Bellarich menahan tawanya melihat wajah kesal Raymon. Raxi juga ikut keluar dari Lift. Saat Bellarich akan melangkah kan kakinya keluar dari Lift. Delmon yang belum keluar langsung menarik lengan Bellarich, dan kembali menutup pintu Lift.
Delmon menghimpit tubuh Bellarich di dalam Lift " kau mau kemana sayang, apa yang kalian bicara kan." tanya Delmon tersenyum penuh arti pada Bellarich.
Bellarich merinding melihat senyuman Delmon" kami tidak membicara kan apa apa pun.. Tu---" Ucapan Bellarich terhenti karena Delmon mencium bibir nya.
" jangan Memanggil ku tuan, hanya kita berdua saja di sini sayang"Delmon menghirup dalam aroma tubuh Bellarich.
" aku mau turun ke bawah... Kenapa kita naik lagi... Nanti tuan muda Raymon menunggu ku" kata Bellarich berusaha menolak tubuh Delmon
" peduli kan anak nakal itu... Kita naik saja ke ruanganku, di sana ada kamar istirahat ku, kita menghabiskan waktu makan siang dengan bermain panas sayang... bagaimana." canda Delmon Dengan wajah tersenyum
Bellarich membola kan kedua bola matanya lalu ingin menyiku perut Delmon, tapi dengan cepat kilat Delmon menahan siku Bellarich
Delmon tersenyum pada Bellarich yang kesal melihat nya." tidak semudah itu sayang untuk menjatuh kan seorang Delmon"Delmon mendekat kan bibir nya di telinga Bellarich.
" I LOVE U Baby " bisik nya pada Bellarich.
Blushhh
Wajah Bellarich memerah. "aku lapar... berhenti lah terus menggodaku" kata Bellarich kembali menekan tombol Lift kebawah saat Delmon sudah melepas kan tubuh nya
.***
Salam kenal dari autor semua🤗 bantu dukung karya autor ya... Komen dan like👍 agar autornya lebih semangat💪💪💪 lagi Update nya. Maafkan autor ya jika masih banyak typonya bertebaran di mana mana😊.😘😘✌
__ADS_1