GAIRAH CINTA Sang CEO MAFIA

GAIRAH CINTA Sang CEO MAFIA
Apa yang kau lakukan di kantor ku


__ADS_3

" ada apa kau ke kantor ku... " tanya Delmon tidak menghiraukan ocehan sahabat nya


" ck... Bukan nya prihatin, malah mengintrogasi. " kesal Silmane


" aku cuma bertanya"


" sama saja... " Silmane tiba-tiba mengangkat satu alisnya."seperti nya, ada yang akan selingkuh ni...." sindir nya pada Delmon


Delmon tidak menjawab Silmane.. hanya diam menikmati rokoknya


" ayo lah dude... Wajah santai mu itu, bisa membuat aku mati penasaran... Apa kau menyukai si munggil pedas itu?" tanya Silmane penasaran


"apa yang kau lakukan di sini" Delmon balik bertanya.


" ayo lah dude... Jangan mengalih kan pembicaraan... Dan sejak kapan selera mu berubah dude... Setahu ku kau menyukai wanita yang hot hot, dan seksi seperti pacar mu itu. sedangkan Bellarich sangat jauh dari kata seksi, bahkan tubuhnya sangat munggil." kekeh Silmane ingin tahu perasaan Delmon.


Delmon sendiri juga tidak tahu tentang perasaan nya pada Bellarich, Delmon hanya suka menjahili Bellarich.


Delmon masih tetap diam. Silmane jadi kesal sendiri di buat nya oleh Delmon.


Tak tak tak


Langkah kaki Raymon memasuki ruangan kakaknya Delmon.


Raymon Langsung membaring kan tubuhnya di sofa dekat kakanya. dan menyimpan kepalanya di paha Delmon. Delmon hanya diam tidak peduli dengan adik nya.


" kenapa lagi dengan wajah mu itu cassanova jomblo" ejek Silmane pada Raymon

__ADS_1


" kalau aku cassanova jomblo. Terus kau apa... Penikmat ayam kampung tidak laku" ejek Raymon balik, dengan menutup kedua bola matanya.


Silmane dan Raymon memang sama sama cassanova, tapi Raymon lagi parah di banding kan Silmane.


" tidak laku katamu... Aku bahkan memiliki pacar empat orang saat ini.." sombong Silmane memamer kan pacar pacar nya.


" benar,,,,, pacar pacar mu yang hanya menguras dompet mu.." sinis Raymon membuka matanya lalu melihat pada Silmane. Mereka berdua saling mengejek


Delmon masih diam berperang dengan perasaan nya. Membiar kan Raymon membantali pahanya.


Tok tok tok


" masuk" kata Delmon


Bellarich masuk dan menatap tajam pada Raymon yang masih berbaring.


" nanti saja bell... Aku lelah... " rengek Raymon.


Bellarich membalik kan tubuh nya melangkah keluar dari ruangan Delmon. Dan singgah di pintu. "jangan sampai saya menyeret anda tuan muda. " lalu pergi.


"perempuan gila!!! Aku sumpah kau jadi perawan tua..." maki Raymon pada Bellarich lalu bangun dari tidur nya.


Ternyata satu kerja pun yang Bellarich sudah siap kan di meja kerja Raymon, belum ada satu pun yang Raymon kerja kan. Dan Bellarich baru melihat semua berkas di ruangan Raymon. yang membuat Bellarich benar-benar marah pada Raymon.


"memang cocok nya sama kaka Delmon saja gadis psikopat itu, karena hanya kakak saja yang dia takuti dengan daddy ck" tambah Raymon menggurutu.


" memang kau melakukan apa lagi kesalahan.. Pasti kau melakukan kesalahan lagi sehingga Bellarich jadi marah Seperti itu." kata Silmane penuh selidik pada Raymon.

__ADS_1


" kepo... Lebih baik aku temui cepat psikopat itu, sebelum aku hanya tinggal nyawa saja... daddy juga tidak akan membela ku." Raymon melangkah cepat ke ruangan nya.


*****


Waktu pulang kerja. Raymon dan Bellarich melangkah keluar ruangannya masing-masing.


Raymon mendekati Bellarich lalu menarik narik kerah baju Bellarich, karena Bellarich mengacuh kan Raymon.


Saat menunggu Lift terbuka Delmon dan Raxi juga melangkah mendekat ke arah Bellarich dan Raymon yang terus mengganggu Bellarich


"tuan muda"sapa Bellarich pada Delmon saat mereka berpapasan lalu sedikit membungkuk.Delmon hanya mengangguk pelan lalu melihat ke arah Raymon yang terus menarik kerah baju Bellarich .tapi Bellarich tidak peduli dengan Raymon


Ting!


Lift terbuka


mereka melangkah ke Lift bersamaan.


Delmon terus menatap wajah cantik Bellarich .karena Bellarich tidak mengenakan masker.mengingat sudah tidak ada karyawan di kantor.hanya tinggal mereka berempat. serketaris Marzo juga sudah pulang dari tadi.


di dalam lift Raymon terus mengganggu Bellarich.tapi Bellarich terus mendiami Raymon.


"kaka ipar sampai kapan kau akan marah dan mendiamiku."tanya Raymon sambil menarik ikat rambut Bellarich.


"apaan sih."marah Bellarich menepis tangan Raymon dari rambutnya.


Raymon bukannya takut dia malah menarik narik rambut Bellarich .Bellarich terus diam mencoba bersabar menghadapi bayi besar Raymon.

__ADS_1


__ADS_2