
Aaron berjalan santai dan Aarin berlari ke arah Delmon" Paman Delmon. Paman di sini" antusias Aarin memeluk Delmon.
Delmon mensejajarkan tubuhnya Dengan Aarin yang memeluk nya. Lalu memperhatikan wajah Aarin kemudian mengalihkan pandang nya pada Aaron yang berjalan arogan sambil mentap nya Dengan tajam karena Aaron tidak suka Delmon yang Aarin jodoh jodohkan dengan Mommy nya.
" Kenapa paman cucuku. Itu Daddy mu." santai Davian lalu menghampiri Aarin dan mencium pipi Aarin" sayang kau tidak ingin melihat cucu kita" tambah Davian berbicara pada istrinya yang tertegun melihat anak anak Delmon.
Delmon membeku. Dia tidak tahu jika dia yang di maksud tadi 'ayah' dari anak anak Bellarich.
Roselline berkaca kaca Akhirnya impiannya ingin memiliki cucu tercapai juga yang membuat Roselline benar-benar haru.
Roselline menghampiri Aarin lalu mencium Seluruh wajah Aarin. "kalian comel sekali. " kata Roselline lalu melihat ke arah Aaron yang berwajah datar.
"Kau sangat mirip Seperti Daddymu. Oma Seperti melihat Delmon kecil. Kemari sayang... Aku ini oma mu. Dan ini Daddy kandungmu."tambah Roselline memegang bahu Delmon yang masih terdiam melihat kedua anak anak kembar nya.
Delmon merasa Seperti mimpi jika dia sudah memiliki anak.
__ADS_1
Aaron memeluk Mommy nya lalu menggeleng pada omanya Roselline.
Bellarich memeluk Aaron yang tidak mahu mendekat pada omanya.
Roselline sedih karena cucu laki laki nya tidak ingin mendekat padanya.
"Apa benar paman Delmon, Daddy kami" tanya Aarin memegang wajah Delmon.
"Ya ini Daddy mu cucuku. Apa kalian tidak lihat wajah kalian mirip "kata Baron menghampiri Aarin.
Delmon mengangkat tangannya memegang wajah Aarin dengan mata yang berkaca kaca masih sangat kaget dengan kenyataan di hadapan nya. Delmon memeluk Aarin Dengan lembut
Delmon terdiam seribu bahasa dia tidak tahu ingin menjawab apa. karena dia takut salah jawab dan membuat Aarin kecewa. Apa lagi melihat Aaron yang tidak mahu mendekat padanya.
"Hai Aarin.. Ini om. Nama om Raymon " Raymon sengaja mengalihkan pertanyaan Aarin pada kakaknya. Membuat Delmon bernafas lega.
__ADS_1
Aarin tersenyum pada Raymon lalu memeluk Daddy nya." Om sangat ganteng sama kayak Daddy...."kata Aarin. Delmon mengecup pipi gembul Aarin lalu menggendong Aarin melangkah mendekati Aaron dan Aalona.
Aalona yang sadar Delmon mendekat langsung membuang muka ke arah berlawanan dari Delmon.
Delmon mengulurkan tangannya pada Aaron. Aaron diam menatap Delmon. "Kemari lah..." kata Delmon pada Aaron yang menatapnya. Bellarich hanya diam membelakangi Delmon.
Bellarich tidak berani melarang anak anak nya bertemu dengan Delmon karena ada Daddy Baron di sana.
Perlahan Aaron mengulurkan tangan nya lalu memegang pergelangan tangan Daddy nya. Delmon langsung memeluk Aaron dengan haru. "maaf kan Daddy " bisik Delmon di telinga Aaron. Aaron mengangguk pelan.
Walau pun Aaron masih berusia lima tahun, tapi Aaron adalah anak yang bisa membaca situasi keadaan. Aaron bisa tahu tentang orang dewasa. Dan tahu keadaan di sekeliling nya.
"Permisi nona Aalona ... Sebentar lagi rapat di mulai... Apa saya membatalkan saja rapat nya." Ujar Black yang baru tiba.
Bellarich melihat sejoli yang melingkar di tangan nya. Lalu mengalihkan pandang nya ke arah Daddy nya.
__ADS_1
"Pergi lah... Yang penting kau tepati janji mu pada Daddy " kata Baron yang faham Dengan tatapan Bellarich.
Salam kenal dari autor semua🤗 bantu dukung karya autor ya... Komen dan like👍 agar autornya lebih semangat💪💪💪 lagi Update nya. Maafkan autor ya jika masih banyak typonya😊. Komen dan like kalian semua sangat membantu semangat autor.😘😘✌