
" apa kau fikir masalah serius ini semudah yang kau kata kan. Guna kan otak mu berfikir sebelum mengeluar kan kata kata bodoh mu itu." maki Delmon kembali membentak Bellarich dengan nada yang meninggi.
Hati Bellarich Seperti di remas remas oleh makian Delmon padanya . Raymon yang dari tadi diam Akhirnya buka suara. Dia tidak sanggup melihat kakanya terus memojokkan Bellarich.
"aku yang akan menyelesai kan masalah ini... Aku adalah atasan Asisten Bellarich.. Jadi aku juga bersalah atas kelalaian ini. Berhenti lah terus memarahi Asisten ku." ujar Raymon menatap datar pada kakaknya.
Raymon memegang tangan Bellarich lalu membawanya pergi dari ruang rapat. Bellarich hanya diam menunduk mengikuti langkah Raymon.
Delmon menendang kursi di hadapan nya lalu menongkat kedua tangan nya di meja. Dan menarik nafas dalam. "bubar" kata Delmon dengan suara masih meninggi. Delmon benar-benar tidak bisa mengontrol emosi nya setiap kali melihat Bellarich.
***
Raymon membawa Bellarich ke ruangan nya. mengambil kan Bellarich air lalu memberikan pada Bellarich "minum lah... Aku tidak tahu apa masalah kau dengan kak Delmon. Tapi ku mohon jangan bersedih Seperti ini. Kau sangat Jelek" pancing Raymon sengaja ingin membuat Bellarich tersenyum.
" aku tidak memiliki apa pun masalah. Aku ke ruangan ku dulu" kata Bellarich lalu melangkah ke ruangannya.
__ADS_1
***
Bellarich lembur untuk melupakan kesedihan nya. Bellarich tidak tahu jika sebenarnya Delmon juga lembur. Bellarich melihat sejoli di tangan nya.
"sudah pukul sepuluh malam... bagaimana aku bisa lupa waktu.."Gumam Bellarich
Bellarich merapi kan meja kerjanya dan melangkah keluar dari ruangannya.
Delmon juga baru keluar dari ruangannya. Delmon melihat Bellarich yang berjalan sambil sibuk dengan ponsel nya. Bellarich bahkan tidak sadar Delmon melewatinya. Bellarich melangkah masuk ke dalam Lift yang lebih dulu ada Delmon di dalam.
Bellarich menyimpan ponselnya di sakunya dan mengangkat pandangannya. Bellarich melihat Delmon yang berada di dalam Lift itu juga.
Ting!
Lift terbuka Bellarich dan Delmon melangkah keluar. Saat Delmon ingin melangkah ke arah mobinya. Bellarich tiba-tiba mencekal lengan Delmon
__ADS_1
Delmon menghentikan langkah kakinya saat Bellarich mencekalnya menepis tangan Bellarich dengan cepat darinya
" apa kau bisa bersikap sopan pada atasan mu ." ujar Delmon menatap tajam Bellarich dengan dingin
Deg!
Bellarich mematung mendengar ucapan Delmon. Dia menatap kedua bola mata Delmon yang menatap nya dingin.
Hati Bellarich benar benar terluka dengan respon dari Delmon.
" ada apa dengan mu? Mengapa kau terus menghindari ku, dan kau terus marah marah padaku. aku punya kesalahan apa pada mu" tanya Bellarich menatap Delmon
" cih!! Tanya kan diri mu sendiri." sinis Delmon pada Bellarich. Dan lagi lagi Bellarich kaget dengan respon Delmon pada nya. Ini lah pertama kali Bellarich melihat Delmon yang bersikap sinis padanya
" apa yang perlu ku tanya kan pada diri ku?. Jika aku sendiri tidak mengerti dengan apa yang kau maksud. Kenapa kau tidak mengatakan saja apa kesalahan ku, jika aku memiliki kesalahan pada mu? " tanya Bellarich pada Delmon. Dengan sekuat tenaga Bellarich menahan air mata nya agar tidak jatuh.
__ADS_1
****
Salam kenal dari autor semua🤗 bantu dukung karya autor ya... Komen dan like👍 agar autornya lebih semangat💪💪💪 lagi Update nya. Maafkan autor ya jika masih banyak typonya😊. Komen dan like kalian semua sangat membantu semangat autor.😘😘✌