GAIRAH CINTA Sang CEO MAFIA

GAIRAH CINTA Sang CEO MAFIA
Di Mension Baron


__ADS_3

Jantung Bellarich berdebar-debar mendengar nama yang sudah lama dia tidak pernah ingat mahu pun menyebutnya lagi.


"Mari kita pulang" kata Bellarich langsung buru buru membawa Aaron dan Aarin dari taman bermain itu. Bellarich takut jika dia nanti akan bertemu dengan Delmon.


***


Saat ini mobil yang di kendarai oleh Bellarich singgah di sebuah lampu merah. kebetulan juga Delmon singgah tepat di samping mobil Bellarich.


Delmon mengalihkan pandangan nya ke arah mobil di sebelah nya.


Deg!


Bellarich... Batin Delmon yang melihat Bellarich dari arah samping. Lampu berubah jadi hijau. Bellarich langsung melaju kan mobil nya, Delmon ingin mengejar Bellarich tapi sayang arah Delmon berbeda dengan Bellarich apa lagi mobil sedang sangat padat


***


Malam hari Bellarich duduk di ranjang nya. Bellarich teringat dengan Delmon yang tadi sempat bertemu dengan kedua anak anak nya.

__ADS_1


Apa dia tidak curiga dengan wajah Aaron... Lima tahun kejadian itu aku sudah tidak pernah mengingat nya lagi... Tapi kenapa Tiba-tiba hari ini dia muncul lagi... Ku harap Aaron dan Aarin tidak akan lagi bertemu Dengan nya.Batin Bellarich lalu merebah kan tubuhnya melihat langit langit kamar.


Di lain tempat, tepatnya Di Hotel


Delmon juga sedang berbaring sambil mengingat Aaron dan Aarin siapa anak anak itu... Dan bagaimana wajah mereka bisa sangat mirip dengan ku... Aku Seperti melihat foto masa kecilku.... Dan.... Apa tadi itu Bellarich.. Tapi aku kurang yakin, wajahnya sangat jauh berbeda.. Tapi Jika benar tadi itu Bellarich, apa kah kejadian itu membuat dia hamil dan melahir kan anak anak ku... Jika itu benar bisa jadi Aaron dan Aarin....... Batin Delmon langsung menduduk kan tubuhnya dari berbaring.


Damix, Damixa nama belakang anak anak itu sangat mirip dengan nama belakang ku, hanya di perpendek dan di ubah satu huruf saja. Dan dengan sacara bersamaan aku juga menemui Bellarich di kota ini. Aku Harus mencari tahu tentang nya. Batin Delmon.


***


Davian, Raymon dan Mommy nya Roselline sudah berkumpul di Mension Baron


" Ada apa kau mengumpul kita di sini mas Baron... " tanya Roselline yang heran karena Tiba-tiba Baron mengundang mereka semua ke Mension nya.


" Santai lah kakak ipar... Ada drama anak anak nakal akan kakak ipar ketahui... " kata Baron tersenyum penuh arti


Roselline menyerjit" Drama? Jangan bercanda mas Baron... Aku sudah tua, aku tidak mahu mati Jantung nanti" kata Roselline pada Baron

__ADS_1


Baron hanya membalasnya Dengan tersenyum. Davian juga ikut tersenyum. sedangkan Raymon hanya diam. Diam tidak terlalu ikut campur urusan mereka.


"Raymon, paman dengar kau sudah bekerja " tanya Baron pada Raymon


" Iya paman... Masih banyak belajar lagi" kata Raymon tersenyum pada Baron


Baron mengangguk "kau sudah sangat hebat Raymon.. karena paman dengar jika kau sudah bisa memimpin perusahaan kakek mu di kota D. Dan kau juga masih mengurus perusahaan Daddy mu di kota Y. Kau memang hebat" puji Baron pada Raymon


" Biasa saja paman" kata Raymon menggaruk tengkuknya yang tidak gatal karena canggung


**


Salam kenal dari autor semua🤗 bantu dukung karya autor ya... Komen dan like👍 agar autornya lebih semangat💪💪💪 lagi Update nya. Maafkan autor ya jika masih banyak typonya😊. Komen dan like kalian semua sangat membantu semangat autor.😘😘✌


Di mension Baron sudah ada Eelona yang duduk menunduk di dekat Mark dengan Baron yang menatap tajam pada mereka berdua.


Di sana juga sudah ada

__ADS_1


__ADS_2