GAIRAH CINTA Sang CEO MAFIA

GAIRAH CINTA Sang CEO MAFIA
Aku serius


__ADS_3

Bellarich buru buru terbangun lalu mengecek tubuhnya. Ternyata dia masih berpakain yang lengkap. Bellarich Langsung bernafas lega.


"apa yang otak Mesum mu Fikir kan sayang." sambil bangun dari kasur Bellarich


"siapa yang otak mesum" kata Bellarich memonyong kan bibirnya.


Delmon tersenyum melihat wajah Bellarich.


"ayo kita sarapan" ajak Delmon.


Mereka berdua melangkah keluar menuju dapur. ternyata Delmon sudah membuat kan Bellarich sarapan.


"sarapan lah."


" kau yang membuat ini... "tanya Bellarich. Delmon mengangguk


Mereka pun sarapan bersama lalu Delmon kembali ke mension nya untuk membersih kan tubuhnya.


Bellarich lebih dulu berangkat ke kantor mengendarai motornya.


***


Mension Davian.


"kau Ingin ke kantor Delmon."tanya Davian pada putranya. Yang melihat Delmon turun dari atas sudah siap dengan pakaian kantornya.


"ya dad."jawab Delmon

__ADS_1


"kemari.. daddy Ingin menanyakan sesuatu pada mu."panggil Davian pada Delmon


Delmon melangkah ke arah daddy nya dan mendudukkan tubuhnya di sofa hadapan Davian.


"ada apa dad" tanya Delmon


"jujur sama daddy. Ada hubungan apa kau dengan Asisten Bellarich. daddy lihat kau sangat dekat dengan nya Akhir akhir ini. "tanya Davian pura pura tidak tahu tentang hubungan Delmon dan Bellarich.


" aku memiliki hubungan dengan nya daddy. Dan aku serius dengan hubungan ku pada Bellarich ."jujur Delmon.


"terus Bagaimana dengan Monica "tanya Davian


"aku akan mengakhiri hubungan ku dengan Monica daddy " jawab Delmon lagi.


"apa kau yakin dengan pilihan hati mu Delmon."tanya nya lagi


Davian mengangguk "baik lah. Jika itu pilihan mu, segera lah akhiri hubungan mu dengan Monica. "kata Davian pada Delmon.


Delmon mengangguk "aku ke kantor dulu daddy "Delmon berdiri dari duduknya dan melangkah keluar dari mension mengenderai mobilnya menuju kantor. Asisten Raxi sudah lebih dulu di kantor, jadi Delmon mengendara sendiri


****


Di kantor Raymon berada di ruangan Bellarich. Raymon menjatuh kan kepala nya di meja kerja Bellarich.


" ada apa lagi dengan mu tuan muda, apa kau tidak punya pekerjaan di ruangan mu." kata Bellarich sambil sibuk dengan jari jarinya di atas keyboard komputer.


"bell... Apa kau tidak capek... Siang kerja, malam di markas melatih anak buah daddy" basa basi Raymon Dengan suara malasnya

__ADS_1


"tidak... Aku tidak pernah di susahkan oleh pekerjaan ku. Kecuali kau yang membuat aku repot." jujur Bellarich tanpa melihat ke arah Raymon


"kejam sekali perkataan mu bell... Kau tau bell.. Semenjak ada kak Delmon, kau sudah jarang bersama ku" kata Delmon menoel noel bahu Bellarich. karena posisi Raymon berada di dekat Bellarich


"bukan mahu ku Raymon... Itu memang pekerjaan ku."kata Bellarich sambil mencocok kan berkas dengan komputer nya


Raymon mangkin memonyong kan bibirnya. Bellarich yang melihat Raymon monyong langsung menghentikan pekerjaan nya


"baik lahh... Mau mu apa.."tanya Bellarich pada Raymon.


Raymon langsung tersenyum lebar "kita keluar malam ini"menaik turun kan alisnya pada Bellarich.


"baik lah.. Pukul berapa... "tanya Bellarich.


" pukul sembilan malam." jawab Raymon.


"kenapa telat sekali... Memang kau mau kemana."tanya Bellarich penuh selidik.


Raymon tersenyum "jangan bilang..."kata Bellarich lagi.


"boleh ya... " bujuk Raymon.


" Bagaimana jika tuan besar tahu... Kita bisa kena hukum.."


****


Salam kenal dari autor semua🤗 bantu dukung karya autor ya... Komen dan like👍 agar autornya lebih semangat💪💪💪 lagi Update nya. Maafkan autor ya jika masih banyak typonya😊. Komen dan like kalian semua sangat membantu semangat autor.😘😘✌

__ADS_1


__ADS_2