
"apaan sih mom, aku tidak suka sama si Monica itu, Kenapa juga kak Delmon mau sama wanita yang kurang bahan seperti itu. mending sama Asisten Bellarich, cantik, baik, ah pokok nya banyak lah kelebihan Asisten Bellarich jika di banding kan dengan wanita wanita enggak jelas, terutama seperti Monica." sindir Raymon yang memang sangat tidak menyukai Monica. karena Monica terlalu seksi. Raymon melihat seperti wanita wanita malam yang sering dia tiduri fikir Raymon
Roselline melirik pada anak pertamanya yang hanya diam. " kalau mommy sih, ok saja... mommy juga tidak masalah jika kakamu mau sama Asisten Bellarich. Dia cantik, mommy suka pokok nya.." senyum Roselline.
Davian hanya menggeleng mendengar percakapan istri dan anak bungsu nakal nya. Sebenar nya Davian juga setuju jika anak tertuanya Delmon sama Asisten Bellarich. Secara kan dia tahu siapa Asisten Bellarich sebenarnya. Tapi dia menutupi dari istri dan anak anaknya.
****
keesokan harinya.
Bellarich sudah ada di kantor mengecek berkas berkas.
" asisten Bellarich tuan muda Delmon memanggil anda ke ruangan nya" kata Raxi yang satu ruangan dengan Bellarich. Raxi baru dari ruangan Delmon.
" oh, terima kasih Asisten Raxi " tersenyum pada Raxi lalu melangkah keluar ruangannya menuju ruangan Delmon.
tok
__ADS_1
tok
tok
" masuk"suara bariton dari Delmon
Bellarich melangkah masuk.
"ada apa tuan muda. Apa ada yang ingin saya bantu?"tanya Bellarich
" ambil berkas berkas ini kau cek, apa kah masih ada yang mau di ubah." perintah Delmon tanpa mengalihkan pandangannya pada layar di hadapannya. Dengan satu tangan menolak berkas pada Bellarich di meja kerja nya.
" kau mau kemana asisten Bellarich " tanya Delmon tanpa melihat lawan bicaranya.
"mau cek berkas berkas ini tuan."jawab Bellarich
" kau cek saja di sofa situ sekarang " menunjuk ke arah sofa di ruangan nya.
__ADS_1
"baik tuan muda" langsung menuju sofa untuk mengecek berkas itu satu persatu.
beberapa minit Delmon menutup komputer nya. berjalan ke arah Bellarich dan mendudukkan dirinya di sebelah Bellarich. tubuh mereka sedikit bersentuhan karena Delmon duduk terlalu dekat pada Bellarich
Yang membuat Bellarich jadi canggung dengan posisi itu,Delmon terlihat santai saja,lalu Delmon menaikkan satu tangan kekarnya di belakang sofa sandaran Bellarich menyilangkan kakinya lalu mendekatkat sedikit kepalanya pada Bellarich untuk melihat berkas yang Bellarich bolak balik kan. Atau lebih tepat nya hanya ingin melihat wajah Bellarich lebih dekat lagi.
Delmon memang iseng. Tidak tahu saja dia, jika Bellarich sudah hampir mati canggung Dengan kelakuan nya
duhhh kenapa posisinya jadi seintim ini...... batin Bellarich.
melihatnya dari dekat ternyata jauh lebih cantik.batin Delmon melihat setiap inci wajah Bellarich karena saat ini Bellarich menurunkan maskernya.
" sudah tuan muda sepertinya semua sudah betul tidak perlu ada yang di ubah lagi" Bellarich berujar sambil sedikit menggeser posisinya dari dekat Delmon . juga tanpa menoleh pada Delmon karena Bellarich merasa mereka terlalu dekat.
Delmon tersenyum tipis melihat Bellarich sedikit bergeser. sebenarnya Delmon sudah mengecek berkas itu. Delmon hanya ingin Bellarich berada di ruangannya.
" seperti nya ada sesuatu di bulu matamu." bohong Delmon hanya ingin Bellarich melihat ke arah nya.
__ADS_1
**
Salam kenal dari autor semua🤗 bantu dukung karya autor ya... Komen dan like👍 agar autornya lebih semangat💪💪💪 lagi Update nya. Maafkan autor ya jika masih banyak typonya😊. Komen dan like kalian semua sangat membantu semangat autor.😘😘✌