GAIRAH CINTA Sang CEO MAFIA

GAIRAH CINTA Sang CEO MAFIA
Tidak punya Daddy


__ADS_3

Aaron menatap tajam pada Aarin karena Aaron tidak suka jika mommynya di sanding kan dengan pria mana pun. Aaron hanya ingin Daddy nya.


" Aalona? Itu nama Mommy Kalian?" tanya Delmon.


" Iya om... "jawab Aarin


" Mana Daddy Kalian ? "tanya Delmon.


" Kami tidak punya Daddy dari lahir" kata Aarin


"Sudah Aarin... Kita punya Daddy. Jangan sembarangan bicara ayo kita pergi sama Mommy " Aaron menarik tangan Aarin


Tidak punya ayah dari lahir... Siapa anak anak ini.batin Delmon.


"Boy, sini om menghantar kalian pergi bersama Mommy kalian" tawar Delmon .


" Ayo om" Aarin menarik tangan Delmon.


Mereka bertiga melangkah ke arah Bellarich dan Shila yang lagi ngemil.


" Om itu yang rambut pendek Mommy kami om.. Cantik kok om" tunjuk Aarin pada Bellarich yang membelakanginya karena Aalona sedang menjawab panggilan.


Delmon melihat punggung Bellarich dengan rambut sebahu menggunakan gaun berwarna Cream di bawah lutut dengan blazzer berwarna hitam tapi Bellarich membelakanginya.


Delmon sangat penasaran pada wajah dari Mommy Aaron dan Aarin. .

__ADS_1


" Kalian dari mana saja" tanya Shila menghampiri mereka bertiga. saat melihat Delmon membawa Aarin dan Aaron


" Wahhh tampan sekali.... Kalian dapat dari mana malaikat tampan ini" tanya Shila yang berbinar binar melihat wajah Delmon. Tapi kedua mata Delmon hanya fokus pada punggung Bellarich. Shila tidak mengenal wajah Delmon.


"Jangan terpesona sama calon Daddy ku. " kata Aarin memegang tangan Delmon.


" Bicara apa kau Aarin " marah Aaron tidak suka pada perkataan Aarin.


"Biarin... Kakak tidak asik." Aarin menjulur kan lidah nya pada Aaron.


Delmon tersenyum melihat perdebatan Aaron dan Aarin. Lalu mengalihkan pandangan nya pada Shila gadis cantik dan imut tapi sangat pecicilan. Sedang menatap nya sambil tersenyum senyum sendiri.


"Ini adik mu"tanya Delmon, karena melihat Shila yang masih sangat muda.


"Kak, itu wajah kakak, asli apa bedah Plastik ya.. Kok bisa ganteng gitu mukanya." tambah Shila tersenyum manis pada Delmon.


Delmon hanya tersenyum tipis menanggapi ucapan Shila. Lalu kembali melihat ke arah Bellarich. Bellarich yang sudah siap menelpon membalikkan tubuhnya Dengan bersamaan ponsel Delmon berdering


Drrtt Drrtt Drrtt


Delmon mengangkat panggilan nya lalu membalikkan tubuh membelakangi Bellarich dengan bersamaan Bellarich juga melihat punggung Delmon.


Bellarich melangkah mendekati mereka. Tapi Delmon melangkah pergi sambil berbicara lewat sambungan telefon.


Aroma ini... Batin Bellarich saat menghidu parfume Delmon yang melangkah menjauh. Siapa pria itu... Bellarich memperhatikan punggung Delmon.

__ADS_1


" Mommy... " panggil Aarin langsung memeluk Bellarich.


" Kalian dari mana saja." tanya Bellarich pada Aaron dan Aarin


" Bermain di taman sana saja.my." jawab Aarin.


" Mommy.. Tadi ada om tampan yang membawa kami ke sini sama Mommy " kata Aarin tersenyum bahagia


" benarkah. Apa itu yang membuat mu Begitu bahagia sayang..." tanya Bellarich yang heran melihat putrinya terlalu bahagia.


" Tentu saja bahagia, karena om tadi itu wajahnya mirip banget sama kak Aaron " jawab Aarin.


Aalona menyerjit. " Aarin tahu namanya" tanya Bellarich.


" Namanya om D...... " kata Aarin sambil mengingat.


" Om Delmon " jawab Aaron


Deg!


Jantung Bellarich berdebar-debar mendengar nama yang sudah lama dia tidak pernah ingat mahu pun menyebutnya lagi.


***


Salam kenal dari autor semua🤗 bantu dukung karya autor ya... Komen dan like👍 agar autornya lebih semangat💪💪💪 lagi Update nya. Maafkan autor ya jika masih banyak typonya😊. Komen dan like kalian semua sangat membantu semangat autor.😘😘✌

__ADS_1


__ADS_2