GAIRAH CINTA Sang CEO MAFIA

GAIRAH CINTA Sang CEO MAFIA
Ke Villa


__ADS_3

Akhirnya mereka sudah tiba di Villa Bellarich. Delmon mengedarkan pandangannya di Villa Bellarich yang cukup besar dan melihat banyak anak buah Bellarich yang berjaga di sekeliling Villa Bellarich.


Di depan Villa Bellarich ada seorang wanita yang menunggu nya dengan wajah marah.Bellarich Delmon Shila dan si kembar melangkah masuk ke dalam.


"Bawah Aarin dan Aaron ke kamar Shila " kata Bellarich menatap datar wanita di depannya


"Ya embak. Ayo Aaron Aarin ikut tante ke dalam" panggil Shila pada Aaron yang memegang tangan Daddynya, dan juga Aarin yang berada di gendongannya


Aarin turun dari gendongan Delmon "Aarin ke dalam dulu Daddy " Delmon mengusap kepala Aarin dan Aaron lalu mengangguk.


Saat anak anak Bellarich sudah masuk wanita itu langsung mengeluarkan kata kata kasarnya.


"Eh, pelakor... Sekarang yang kau bawa pulang tuan muda dari keluarga terkaya lagi ternyata. Kenapa kau tidak puas hanya menggoda tunangan ku hah!!!!" marah wanita itu pada Bellarich.


"Siapa yang memberi mu izin masuk ke dalam Villa ku" kata Bellarich menatap Rina Yang cemburu buta pada nya selama ini. karena tunangan Rina adalah rekan kerja Bellarich. Tapi Bellarich memiliki dendam pada tunangan Rina. Yang membuat Bellarich suka membuat Rina cemburu dan membuat dia bertengkar pada tunangan nya.


" Cih! Setakat Villa ini, keluarga ku juga mampu membeli walau sepuluh" kata Rina menggebu gebu marah pada Bellarich.


Bellarich melangkah mendekati Rina." Siapa yang memberimu izin masuk ke dalam Villa Milikku " tanya ulang Bellarich dengan wajah yang mengerikan


Plaakkkk

__ADS_1


Wanita itu tanpa aba aba menampar wajah Bellarich dengan keras dan nyaring.


anak buah Bellarich sudah berlari menghampiri Bellarich dan wanita itu. Delmon juga ada di sana hanya diam melihat Bellarich dan Rina.


Bellarich mengangkat tangannya memberi kode pada anak buahnya untuk menjauh. Mereka semua berhenti di tempat masing-masing.


" Jauhi tunangan ku.. Dasar pelakor!!!!"Rina kembali meneriaki Bellarich


Tanpa aba aba Bellarich mencekik wanita itu lalu menggantung nya ke dinding "Kau tahu kau sedang berhadapan dengan siapa nona Rina " dingin Bellarich mengangkat Rina dengan satu tangan sehingga dia tidak bisa bernafas.


" Le... Lepppas.... Kaa...u bi...sa membu...nuh ku..."kata Rina terbata bata dengan wajah yang sudah berubah hitam.


"Kau yang menghantar kan nyawa mu kesini" kata Bellarich mengeluarkan pisau kecil di saku nya. Membuat Rina gemetaran ketakutan.


Lalu....


Srettt !!


Bellarich mengoyak wajah Rina dengan pisau kecil. Yang membuat Rina berteriak histeris


" Aarrkkhhhhhhhh" teriak Rina

__ADS_1


"sssssttttttttttt jangan kencang kencang teriaknya...." Kata Bellarich menaruh telunjuk yang di penuhi darah Rina di bibirnya. "itu balasan karena kau berani menampar ku" kata Bellarich tersenyum miring .


"Aalona!! Apa yang kau lakukan" teriak Jais tunangan Rina.


Bellarich langsung melepas kan cekikkannya pada Rina.


Jais menghampiri Rina. Rina langsung memeluk tubuh Jais. " Lihat lah... Apa yang di lakukan selingkuhan mu.. Dia itu psikopat." kata Rina menangis.


" Apa yang kau katakan Rina, aku dan Aalona tidak memiliki hubungan apa pun. Jangan sembarangan bicara Rina." kata Jais mengangkat tubuh Rina ingin membawanya ke rumah sakit karena wajah Rina penuh dengan darah dan luka yang dalam akibat Bellarich.


Jais singgah di samping Bellarich" Kau keterlaluan Aalona... " kata Jais menatap Bellarich.


Bellarich tersenyum miring pada Jais." I...... don't........ care........" kata Bellarich pada Jais." jaga tunangan mu dengan baik, masih beruntung aku hanya melukai wajah nya. " sambil menepuk nepuk bahu Jais dan mengelap darah di baju jais


" psikopat " sinis Jais pada Bellarich


" Terima kasih pujiannya " tersenyum manis pada jais.


Jais langsung pergi dari hadapan Bellarich yang tersenyum mengerikan.


"Ada hubungan apa kau pada pria itu." tanya Delmon menatap Bellarich.

__ADS_1


" Tidak ada... memang aku ada hubungan apa dengan nya..." kata Bellarich cuek melangkah ke kamar nya.


__ADS_2