GAIRAH CINTA Sang CEO MAFIA

GAIRAH CINTA Sang CEO MAFIA
Kau menyukainya


__ADS_3

Mereka pun beredar dari lokasi pertempuran nya tadi. Kembali ke GOLDEN NIGHT. Untuk menunggu perintah selanjut nya.


Kembali ke markas singa merah.


Dor!


Delmon membocor kan kepala ketua singa merah


Lalu Delmon dan Bellarich, serta semua anak buah Delmon melangkah keluar dari markas singa merah, tak lupa juga membawa para gadis yang tadi di sekat


Bung!


Bellarich meledak kan markas musuh.


Lalu mereka semua kembalinke markas


*****

__ADS_1


Tiba di markas, Bellarich mengikuti Delmon yang masuk keruangan nya.


" tuan muda, sini saya mengobati luka anda." berjalan mengambil kotak obat. Lalu menghampiri Delmon yang duduk di sofa dan menjatuhkan kepala nya di sandaran sofa. Dia sama sekali tidak peduli dengan luka nya.


Bellarich duduk di dekat Delmon lalu membuka kotak obat. Delmon membuka jaketnya saat melihat Bellarich ingin mengobati nya.


Tubuh kekar Delmon dan perut kotak kotak nya terlihat jelas di baju oblong yang berwarna putih, karena baju Delmon sedikit basah oleh keringat.


Bellarich langsung buru buru mengalihkan pandangannya ke arah luka Delmon, karena tadi dia sempat terpesona melihat tubuh Delmon yang tembus pandang. ck, kenapa kau liar sekali mata,.batin Bellarich yang mengoceh pada matanya.


Delmon sadar dengan ekspresi Bellarich. " kau menyukai tubuh ku" tanya Delmon tersenyum tipis seperti biasa.


" jika kau menyukainya, kau bisa menyentuh nya." Delmon mengambil tangan Bellarich, lalu menyimpan nya di perut sixpack nya. Saat Bellarich sudah siap mengobati lukanya.


Bellarich langsung menggeleng. " ti tidak tuan, aku tidak menyukainya"


Jawab cepat dengan gugup.

__ADS_1


" benar kah, jika kau tidak menyukainya, mengapa kau meremas nya" sambil menahan senyum melihat wajah Bellarich yang sudah berubah bak kepiting rebus.


Bellarich melihat tangannya yang masih berada di perut Delmon. Ternyata benar, dia memang sedang meremas perut Delmon.


Bellarich buru buru menarik tangan nya "maaf tuan", lalu berdiri ingin keluar dari ruangan Delmon, karena saat ini dia sangat malu.


" Bellarich... Kau ingin pulang" tanya Delmon semangkin ingin terbahak melihat Bellarich yang salah tingkah.


" iya tuan." tanpa melihat ke arah Delmon.


" pintu nya di sebelah sana, bukan di situ, boleh juga jika kau ingin tidur di kamar istirahat ku, kalau mau aku temani boleh juga, lebih dari temani juga boleh" Delmon menggoda Bellarich yang salah pintu keluar, dan ingin masuk ke ruang istirahat Delmon di dalam ruangan nya, akibat salah tingkah.


" ti tidak tuan" Bellarich rasanya ingin meledak karena sangat malu dengan sikap nya..


" aaaaa memalukan...... aku ingin menggali kubur untuk diriku sendiri " gumam Bellarich. Berjalan cepat keluar dari ruangan Delmon, Bellarich langsung pulang ke apartemen nya.


Sedangkan di ruangan Delmon tertawa terbahak bahak melihat tingkah Asisten daddy nya yang sangat menggemaskan, apa lagi Delmon mendengar gumam Bellarich. " tingkah konyol gadis itu cukup menghibur ku" dengan sisa tawanya mengingat Bellarich.

__ADS_1


*


Salam kenal dari autor semua🤗 bantu dukung karya autor ya... Komen dan like👍 agar autornya lebih semangat💪💪💪 lagi Update nya. Maafkan autor ya jika masih banyak typonya😊. Komen dan like kalian semua sangat membantu semangat autor.😘😘✌


__ADS_2