GAIRAH CINTA Sang CEO MAFIA

GAIRAH CINTA Sang CEO MAFIA
Aku merindui mu


__ADS_3

Sedangkan Aalona masih terlihat tenang dengan wajah santainya


"kenapa kau tidak mau... Adikmu Aalona sudah Lebih dulu menikah, dan mereka juga sudah memiliki anak.. Jadi kau kapan lagi. Bukan begitu menantu ku?" tanya Baron pada Mark yang berusaha menyembunyi kan kekhawatiran di wajahnya.


" i iya daddy.. "jawab Mark tersenyum kecut pada mertuanya


"bagaimana mami papi mu Mark, apa.mereka baik baik saja" tanya nya pada Mark


"ya daddy, mereka baik baik saja"


Akhirnya mereka pun berbincang bincang.


****


Di kota Y


Bellarich melangkah masuk ke apartemennya dia baru saja tiba di kota Y saat malam hari.


Membuka apartemennya lalu masuk ke dalam kamar menuju bathroom untuk membersih kan tubuhnya. Bellarich keluar dari bathroom Dengan menggunakan handuk yang cukup minim,menggulung rambut nya Dengan handuk kecil

__ADS_1


Bellarich menduduk kan bokong nya di meja rias lalu mengambil laptop nya,membuka dan mengecek emel yang di kirim oleh serketaris Black.


"apa kau tidak dingin dengan handuk minim mu itu sayang" kata Delmon yang duduk di sofa kecil kamar Bellarich


Bellarich membola kan matanya mendengar suara Delmon dari arah belakang nya. Dia membalikkan tubuhnya melihat Delmon duduk santai sambil menikmati rokok di jarinya


"sejak kapan kau di situ. Dan bagaimana kau bisa masuk di sini "panik Bellarich memegang handuk nya


Delmon mematikan rokok nya lalu berdiri melangkah mendekat pada Bellarich. Bellarich menguat kan pegangannya pada handuk yang dia gunakan.


Delmon menghentikan langkah nya tepat di hadapan Bellarich. Delmon menaikkan tangannya di punggung Bellarich yang terdedah, dan menjalankan jari jarinya di sana.


"kenapa tidak dari tadi sayang " bisik Delmon membuka handuk di rambut Bellarich.


Delmon mengangkat dagu Bellarich lalu


Cup


Delmon mengecup bibir Bellarich, menyesap bibir munggil Bellarich

__ADS_1


hanya beberapa saat saja Delmon melapas ciumannya.


"aku merindui mu sayang... Kenapa kau pulang telat sekali" kata Delmon lalu mengambil pengering rambut di meja rias Bellarich dan mengeringkan rambut panjang Bellarich.


Bellarich diam mematung dengan perlakuan Delmon yang sangat lembut padanya.


"Bagaimana kau bisa masuk ke sini" bukannya menjawab Delmon. Bellarich kembali bertanya pada Delmon


"apa perlu aku menjawab nya Sayang " masih dengan mengering kan rambut Bellarich.


Bellarich tersenyum tipis mendengar jawapan Delmon. Bellarich mulai terbiasa dengan sikap Delmon yang sesukanya sendiri tapi tidak pernah melewati batas nya.


Delmon mematikan pengering rambut Bellarich Lalu merapikan rambut Bellarich. "jangan berpakain Seperti ini Walau pun kau hanya sendiri di apartemen sayang.. Bagaimana jika ada orang jahat. Pergi lah pakai pakaian mu.. Mungkin kau bisa masak untuk ku, aku lapar" Delmon mencium dahi Bellarich lalu keluar dari kamar Bellarich.


Bellarich tersenyum sendiri lalu memegang dahinya bekas ciuman Delmon saat Delmon sudah keluar dari kamarnya. kenapa pria ini terlalu manis.. Aku bisa mati diabetes nanti.Batin Bellarich


Bellarich berdiri dari duduknya menuju ruang ganti memakai baju santainya. Lalu menyusul Delmon yang berada di luar.


.....

__ADS_1


Salam kenal dari autor semua🤗 bantu dukung karya autor ya... Komen dan like👍 agar autornya lebih semangat💪💪💪 lagi Update nya. Maafkan autor ya jika masih banyak typonya😊. Komen dan like kalian semua sangat membantu semangat autor.😘😘✌


__ADS_2