GAIRAH CINTA Sang CEO MAFIA

GAIRAH CINTA Sang CEO MAFIA
Latihan


__ADS_3

" duduk saja Bellarich, sarapan lah, jangan sungkan " ujar tuan besar Davian saat Bellarich ingin berdiri dari duduk saat melihat nya.


Bellarich pun terpaksa sarapan sedikit karena di suruh oleh tuan besar Davian.


" kau ingin ke markas Bellarich, " tanya Davian pada Bellarich.


" ya tuan besar" sopan Bellarich.


Davian mengangguk


****


Di markas Bellarich dan Raymon sedang latihan.


" aku Sudah tidak sanggup lagi bell... Aku sudah cape..." sudah dua jam Raymon latihan, dan dia benar-benar lelah.


" kita baru dua jam latihan Raymon, dan kau sudah lelah" Bellarich memberi kan Raymon air minum.


" jangan sama kan tubuh ku dengan tubuh besi mu itu bell.. Aku bukan dirimu" ketus Raymon pada Bellarich dan mengambil botol air dari tangan nya


Bellarich tidak menanggapi Raymon. melangkah ke arah senjata latihan, Bellarich mengambil sebuah panah lalu membawa nya ke hadapan sasaran yang lumayan jauh.


Bellarich melepas kan satu anak panah

__ADS_1


syuhhh


tak !


tepat di tengah papan pemanah.


Bellarich kembali mengambil tiga anak panah lagi, lalu menyusun di jari jarinya. kemudian menarik kuat anak panah tiga sekaligus.


syuhhh !!!


tak ! tak ! tak !


langsung menancap di tiga papan pemanah yang berbeda, tepat di tengah tengah sasaran.


Delmon juga ada di sana memperhatikan Bellarich, Delmon juga baru tiba dan melihat keterampilan Bellarich memain kan anak panah dengan sangat terampil.


karena selain menguasai segala jurus ilmu Bela diri, Delmon juga bisa dengan cepat kilat membaca pergerakan lawan.


" kau sangat terampil memainkan anak panah, di mana kau mempelajari itu "tanya Delmon melangkah mendekati Bellarich yang masih berdiri melihat anak panah nya.


Bellarich langsung melihat ke arah Delmon" tuan muda" sapa Bellarich sopan


" kau sangat terampil " kata Delmon lagi saat Bellarich tidak menjawab nya

__ADS_1


" aku biasa berburu tuan muda " jawab Bellarich santai, sambil berjalan meletak panahnya, mendudukkan dirinya di kursi ruangan latihan Raymon juga ada di sana tapi dia hanya sibuk pada ponsel nya.


" berburu? bersama siapa? "tanya Delmon mendudukkan diri nya di dekat Bellarich.


" sendiri tuan" singkat Bellarich berbohong pada Delmon. Delmon mengangguk.


Delmon berdiri dari duduknya " maju Bellarich, aku ingin mencoba ilmu Bela diri yang kau miliki, lawan aku" kata Delmon.


" tidak tuan muda, tuan bukan tandingan saya... " tersenyum menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


" ayo lah hanya mencoba tidak mengapa." kata Delmon.


Bellarich tidak punya pilihan terpaksa berdiri dari duduk nya, Delmon memperhatikan langkah Bellarich mendekat ke arah nya.


Bellarich memperhatikan tangan Delmon yang menunggu nya menyerang . Bellarich mulai mengangkat tangan kirinya ingin menyerang Delmon, tapi saat tangan kiri Bellarich melayang ke arah Delmon, Bellarich menukar ke tangan kanannya, dengan cepat kilat Delmon menangkap tangan kanan Bellarich lalu mengunci nya


Dan menarik tangan kiri Bellarich, memeluk pinggang ramping Bellarich merapatkan tubuh Bellarich pada tubuh nya." aku sudah membaca pergerakan mu dari awal" bisik Delmon menatap kedua bola mata Bellarich, Bellarich juga menatap kedua bola mata Delmon.


Deg


Deg


Deg

__ADS_1


**


Salam kenal dari autor semua🤗 bantu dukung karya autor ya... Komen dan like👍 agar autornya lebih semangat💪💪💪 lagi Update nya. Maafkan autor ya jika masih banyak typonya😊. Komen dan like kalian semua sangat membantu semangat autor.😘😘✌


__ADS_2