
Kamu kenapa masih memaf kan nya dek,kenapa kamu juga gak mau aku buka siapa orang tua kamu dek sebenarnya kamu kenapa dek ucapku dalam hati bertanya-tanya .
Sedangkan aku hanya menunjukan wajah memelas pada Yayang dan Yayang seakan tak melihat itu .
"Ish,Macan ku marah ini ruwet...ruwettttttttt"aku frustasi karena Yayang marah sama aku.
"Assalamualaikum semua "Teriak Yayang menggema
"Waalaikumsalam"
" Saya mewakili Dena dan Ayu disini mau menyampaikan saya dengan resmi mengundurkan diri dari pembimbing Ekskul Tari . Terutama untuk saya sendiri sebelum itu kami akan menampilkan sesuatu tetapi karena ada masalah tadi saya meminta Laura menyanyi disini boleh ?"tanya Yayang
"Boleh "
"Laura kamu boleh duet sama Dena,Ayu atau bahkan sama aku. Kamu boleh milih mau sama siapa dan duet lagu apa silahkan "ujar Yayang
"Pertama saya mengucapkan terima kasih sama Yayang maafkan aku yang ,Dan untuk itu aku mau nyanyi sama kalian bertiga saja boleh?ujar Laura meminta persetujuan Dena ,Ayu,Yayang .
"Baiklah"ujar Ayu
"Kamu mau lagu apa?"tanya Dena
"Terserah kalian"ujar Laura
**Raka P.O.V end
...----------------...
Lanjut....
"Ya sudah lagu KAU YANG SELALU KU PUJA-PUJA saja,kamu bisa kan?"putus Dena
"Bisa kok"sahut Laura
"Tapi Iki di gawe dangdut Yo, Kowe kudu joget "
("Tapi ini di buat dangdut Yo,kamu harus joget"
ujar Dena dengan semangat .
"Kowe kok ketok seneng banget to Den"
("kamu kok kelihatan seang sekali sih Den") tanya Ayu penasaran
''Iyo lah aku penasaran Laura bisa joget gak nanti kita kerjain dia ok "ujar Dena mengedipkan sebelah matanya pada Ayu
"Oke- oke aku setuju tapi nanti kalau Yayang marah kamu yang tanggung, gal lihat kamu Yayang melotot bola matanya mau keluar"Bisik ayu
"Haha Iyo kaya Susana hiiiii serem bener,kok kamu bisa punya kembaran kaya dia sih Yu"tanya Dena sekenanya
"Ehem deheman Yayang tepat di belakang mereka berdua.
Kowe wong loro ngomong OPO neng Buri ku?,aku krunggu loh iki"
"Kamu orang berdua bilang apa di belakang ku?aku dengar loh ini"
Ucapnya tepat di tengah-tengah wajah Ayu dan Dena
"hehehe,ora (tidak) Yang kita berdua gak bilang apa- apa kok ya kan Den"ujar Ayu meminta persetujuan Dena .
"Sudah-sudah siap-siap nyanyi aja deh"putus Laura
"Dek"ucap Raka memelas di samping Yayang
"Hem, mas bisa duduk di kursi depan itu"tunjuk Yayang deretan kursi di depan nya.
Ternyata sudah ada orang- orang tersayangnya di sana.
"Ck, tapi kamu jangan marah lagi sama mas ya dek, mas gak mau kamu marahin mas baru pulang loh ini "ujar nya merajuk seperti anak kecil
"Aku bilang mas duduk, mas denger aku bicara gak sih, jangan merajuk kaya anak kecil mas gak cocok sama badan kamu yang kaya Hulk.
*Sudah tua juga masih merajuk kaya anak kecil ,dasar tentara bucin"Ujar Yayang dengan lantang kecuali kalimatnya yang terakhir dia cuma bergumam lirih.
"Iya - iya "ujar Raka* lalu berjalan dengan gontai dan duduk di kursi yang di tunjuk Yayang tadi
Mereka ber 4 siap menyanyi
*Bagaimana dengan orang tua Laura ??
"Mereka di bawa Vino pergi menjauh dari pendopo, supaya tidak menimbulkan keributan lagi.
KAU YANG SLALU KU PUJA PUJA
DENA
Sungguh terpuruk dalam lamunan
Seakan ragaku hangus terbakar
AYU
Begitu besar api
__ADS_1
Tak akan mampu ku sirami
LAURA
Sengajakah kau kirimkan undangan
Ataukah hanya pelampiasan
YAYANG
Adakah alasan
Yang akan kau tunggu
DENA,AYU,LAURA,YAYANG
Apa salahku, Apa dosaku
Hingga kau tega menyakiti
Kau yang selalu ku puja-puja
Namamu terukir indah
Gelapnya indah dunia
Terluka penuh kecewa
Luka tiada mengesan
Larut kesepian
LAURA
Sengajakah kau kirimkan undangan
Ataukah hanya pelampiasan
YAYANG
Adakah alasan
Yang akan kau tunggu
DENA,AYU,LAURA,YAYANG
Apa salahku, Apa dosaku
Hingga kau tega menyakit
Kau yang selalu ku puja-puja
Namamu terukir indah
Gelapnya indah dunia
DENA,AYU
Terluka penuh kecewa
Luka tiada mengesan
Larut kesepian
...----------------...
Saat menyanyi Dena dan Ayu melancarkan aksinya mengerjai Laura dengan terus menyuruhnya untuk berjoget Laura pun menuruti mereka dengan menggoyangkan pinggulnya mengikuti suara musik, saat bergoyang Ayu pun mulai mengerjainya dengan berpura- pura tak sengaja menginjak kaki Laura dan Dena dengan berpura- pura terhuyung hingga menyenggol lengan Laura beberapa kali
Sedangkan Yayang dia tidak tahu aksi kembarannya serta sahabatnya saat sedang mengerjai Laura
Sebab dia tak mau melihat ke arah dimana ada Raka .Dia memalingkan muka melihat kearah lain tanpa sengaja tatapan mata Yayang bertemu dengan tatapan Arkan dan Yayang dapat melihat tatapan sulit di artikan dari air muka Arkan.
Sekitar 5 menit Yayang langsung memutus tatapan mata mereka.
Setelah Mereka ber empat selesai. Laura langsung pa.it pergi dan meminta maaf pada semua orang tentang apa yang ia perbuat,lalu dia menghampiri teman- teman nya tetapi teman-remannya malah menjauh
Setelah Laura pergi. Ayu mulai angkat bicara
"Kalian semua pasti pada tahu apa yang membuat kami bertiga membuat seperti ini.
Pertama saya juga sudah lega bisa keluar dari pembimbing Ekskul tari, dan ini yang terakhir dari saya, sebelum itu saya ucapkan terima kasih pada semua,mungkin ini jadi akhir penampilan kita bertiga di sini karena kami sudah kelas 3 jadi tanggung jawab sebentar lagi akan lengser tapi yang gak akan lengser cuma satu Macan betina tetap jadi julukan Yayang hihihi
Di akhiri cengengesan Ayu .
"Wes-wes ora usah ngelokne Yayang Kowe OPO ora Reti nek deweke sekali nesu wes ora enek seng wani,Padahal deweke kui ayu,pinter, cobo nek deweke kui ora galak aku yakin Saingan Mas Kapten Soyo akeh"
("Sudah- sudah tidak usah mengatai Yayang kamu apa tidak tahu kalau dia sekali marah sudah tidak ada yang berani, Sebenarnya dia itu cantik, pintar coba saja kalau dia itu tidak galak aku yakin Saingan mas Kapten semakin banyak")ujar Dena
"Ehem deheman Yayang Ayu dan Dena saling berpandangan
"eh Yayang "
ucap keduqnya menyengir.
__ADS_1
"Rapopo terusno, tapi mengko bengi ini jaluk mie ayam ku Yo, Kowe wong loro gawe dewe,."
(Tidak apa-apa teruskan, tapi nanti malam jangan minta mie ayam ku ya, kalian berdua buat sendiri")
ujar Yayang pura- pura marah
"Eh ojo noh Yang aku kan raiso gawe, yen tuku rasane ora enak,enak seng gawe Kowe tur aku iso tambah"
"Eh jangan dong Yang aku kan ndak bisa buat,kalau beli rasanya tidak enak, enak yang buat kamu aku bisa nambah"
ujar Dena sambil merajuk
"Eh,emoh mosok aku ora mbok keki aku kembaran mu loh "
("Eh ,ndak mau masak aku tidak kamu kasih aku kembaran kamu loh")
Ujar Ayu yang ikut merajuk
"Porah ora gagas "ujar Yayang masih pura-pura
"Loh, kok kamu gitu sih Yang"ujar Ayu sambil cemberut
"iya nih Yayang jangan gitu dong" Dena ikut- ikutan
Ayu langsung melangkah menuju tempat dimana Raka duduk
"Mas tolong bilangin Yayang dong kalau aku ndak di kasih mie ayam nya'' ujar Ayu sambil memelas
Raka yang melihat kembaran wanita ya g ia cintai langsung maju kedepan ke arah Yayang yang berdiri dengan melipat kedua tangan nya di atas dadanya
Yayang yang melihat Raka jalan kearah nya cuma menanggapi dengan cuek.
Setelah sampai di depan Yayang .
"Dek " panggilnya lembut
"Hm"jawab Yayang cuek
"Dek"panggilnya lagi
"Hm"masih mendapat jawaban cuek dari Yayang
"Dek Yayang "masih berusaha
"Hm" Yayang masih kekeh menyahut dengan cuek
"Adek denger mas gak toh"
Ucap Raka dengan merajuk karena frustasi gimana caranya membujuk Yayang yang marah .
"Denger"cuma kata itu yang keluar dari mulut Yayang
"Adek bisa tatap mas gak sih kalau di ajak bicara, mas serius loh ini dek"ujar Raka lagi dengan nada tegas tapi tetap lembut
Yayang langsung menatap mata Raka
"Dek mas mohon maafin mas,dan mas mohon kamu jangan seperti itu sama Ayu dan Dena.
Kamu tahu kan mereka paling suka dengan masakan kamu dek,apalagi mas juga suka banget masakan kamu "ujar Raka
"Terus mau mas apa?"ujar Yayang dengan malas karena masih kesal
"Jangan marah lagi dengan mas ya,mas bakal turutin apa mau kamu dek, dan nanti bikinin Mie ayam ya ?"ujar Raka penuh semangat mengingat mie ayam masakan Yayang memang paling enak.
,🌼
🌼
🌼
🌼
🌼
🌼
🌼
🌼
🌼
🌼
🌼
🌼
🌼
**Bersambung.....
Kira-kira Yayang mau gak ya turutin kemauan Raka dan memafkan nya** ????
__ADS_1