
"Bagus ya kalian ngomongin aku di belakang ku apalagi tuh Ayu mau aku buka rahasia mu disini mumpung banyak orang ini"
Lalu tatapan nya beralih ke Dena
"Mau macem- macem ya sama aku kamu belum rasain kalau aku kasih ke kandang ayam kamu mau hemm"
"Kamu jangan. macam- macam sama aku ya mas Tio atau kamu mau semua orang tahu ,kartu AS kamu ada di aku loh sekali macam- macam siap- siap kartu as kamu aku bongkar"
"Untuk mas Raka jangan coba- coba kamu mau aku diem in lagi "
"Dan untuk kedua kakak- kakak ku jangan macam- macam atau aku ndak mau bicara lagi sama kalian berdua " ucap Yayang tegas
"Bisa stress ini aku punya saudara kembar kaya gini, bunda dulu ngidam apa sih"ucap Yayang dalam hati
"Asem kamu Yang ,aku kok bisa punya sahabat jaya dia sih "gerutu Dena sambil memanyunkan bibir nya
"Jangan sampai dia bongkar semua nya disini aku belum siap"teriak Tio dalam hati
"Aduh dek jangan dong kalau kamu marah lagi aku bener-bener bingung harus gimana,"ucap Raka bergidik ngeri
"Semprul punya adek gini amat sih"
"Gara-gara Dena nih jadi si queen aku marah"ucap kedua kakak Yayang*
"Jangan mengumpat ya aku denger loh ini ,bahkan aku masih disini loh "ucap Yayang datar .
"Maaf Dek mas Ndak bakal ngulangi lagi "ujar Raka dengan nyali yang menciut karena kemarahan Yayang.
"Hm"jawab Yayang cuek .
"Ihh Kapten kok bucin"goda istri kakak pertama Yayang
"Jangan gitu dong mbak tuh suami mbak aja juga sama bucin, Pak mayor juga Bucin" ejek Dena pada Mega istri Refan
"Hehehe namanya juga manusia bucin kan wajar "ujar Refan membela diri.
"Sudah - sudah ngapain kalian pada ribut sendiri sih kan aku lagi marah , kalau Ndak bisa pada diem terserah kalian mau apa aku ndak perduli "ujar Yayang geram lalu dia memilih pergi rmenuju ke depan tv melihat acara balap motor besar yang sedang berlangsung
...****************...
Di tempat para orang tua berada
"Itu kelakuan anak Ragil mu dek kalau marah Ndak pernah berubah "ujar Ayah Yayang pada sang istri.
"Jangan menyalahkan putri ku mas,kamu lupa gimana dulu kelakuan mu tak jauh beda dari anak bungsu mu itu "ujar Sheila mengingatkan
"Hahaha mati kutu kamu Mas sama ucapan mbak Sheila "ujar Desy
__ADS_1
"buah jatuh tak jauh dar pohonnya "ujar Sheila santai
"Tapi aku bangga sama dia mbak walaupun galak dan kadang bermulut cabe tapi dia bisa berpikir dewasa walaupun kadang muncul sifat kekanak- Kanakan nya ."ujar mama Raka
"Iya mbak tapi dia kalau marah lebih sadis dari bapaknya "ledek suami Desy.
Oh ya Mbak kamu sampai kapan disini ?tanya Desy pada Sheilla bunda Yayang.
"Paling besuk pagi aku sama mas mu sudah harus balik ,kalau anak- anak Ndak tahu kan besuk hari Minggu mungkin Minggu sore baru balik ,Semua tergantung mas mu dek .aku pulang kapan, sebenernya Mbak masih kangen sama si kembar tapi mau gimana lagi "ucap Sheila lirih.
"Sudah Ndak papa mbak mereka disini juga baik- baik saja kok jangan khawatir Andika juga selalu minta seseorang mengawasi mereka,tapi aku kadang juga heran sama mereka bertiga mbak. "ujar Desy
"Heran gimana dek maksud kamu?"tanya mama Raka penasaran.
"Gini Lo mbak sebenarnya di rumahnya itu dari sepeda sampai mobil ada tapi mereka Ndak mau malah memilih naik angkot kadang pulang memilih jalan kaki kan aku kasihan kalau mereka capek mbak "ujar Desy mulai membuka rahasia ketiga Srikandi tersebut
"APAAA?Kamu ndak salah ucap kan dek "ujar Ayah Yayang .
"Kok kamu baru bilang sih dek ,kalau mereka sering pulang jalan kaki ,kamu tahu dimana ?"tanya suami Desy.
"Iya maaf mas,tapi itu bener waktu itu aku ndak sengaja lihat mereka jalan di jalan Xxx, kan itu jarak nya sekitar 20 menit kalau naik sepeda motor ke sini mas waktu itu ada angkot yang nawarin mereka tapi mereka menolak "ujar Desy jujur
"Jaraknya lumayan jauh kalau jalan kaki bisa sampai 45 menitan itu "ucap papa Raka mulai angkat bicara .
"Raka tahu Ndak ya kalau Yayang kadang pulang jalan kaki ?"ujar mama Raka penasaran
"Sudah lah dek Ndak masalah kalau mereka jalan kaki dan kalau mereka merasa nyaman itu tidak masalah ,kemungkinan juga mereka berjalan kaki ngak mungkin setiap hari kamu tahu kan dek gimana sekolah mereka ,mereka ikut berbagai macam kegiatan sekolah jadi ndak masalah dek sesekali mereka jalan kaki "ucap suami Sheila
"Tapi aku juga khawatir mas kamu tahu kan gimana kejadian dulu waktu dia umur 5 th"ucap Sheila yang tiba-tiba.menitihkan air matanya .
"Sudah dek kamu jangan ingat-ingat itu lagi dan jangan Yayang atau Ayu tahu soal ini dek mas Ndak mau mereka nanti down "ucap sang suami sambil mengelus punggung sang istri
"Sudah dek. dak usah di ingat-ingat lagi anggap saja mimpi buruk "ucap Mama Raka .
"Iya mbak tapi kalau keinget sakit banget mbak "ucap Sheila pada mama Raka.
"Sudah lah mbak mending sekarang kita istirahat ini sudah jam 22.00 malam loh, mas Putra sama mbak Silvya menginap disini saja pulang besuk sekian bareng sama mbak Sheila sama mas Tama anak- anak juga paling nanti pada nginep disini "ujar suami Desy
"Gimana mas kita pulang apa nginep disini ?"tanya Silvya pada sang suami
"Ya sudah nginep disini saja dek,besuk kita baru pulang ke kota P,soalnya hari Senin kita harus melakukan kunjungan ke kota Z"ucap Putra pada sang istri .
"Ya sudah dek kita nginep disini tapi mu.gkij besuk pagi kita pulang duluan soalnya besuk Senin mas Putra harus melakukan kunjungan ke kota Z"ucap Silvya pada dua pasangan suami istri di depannya .
"Yasudah mbak ayo kita istirahat ,mbak Sheila sama mbak Silvya boleh pakai kamar yang mana saja"ujar Desy
Dan akhirnya mereka semua pergi ke kamar masing- masing .
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sedangkan tiga Srikandi mereka sudah masuk ke dalam kamar Yayang yang terletak di lantai atas .
"Yang kita lihat film yuk "ajak Dena pada.kedua bocah kembar itu
"Film apa?"ujar Ayu
"Terserah atau Drakor aja "ujar Dena lagi
"Kalian saja yang nonton aku mau tidur "ujar Yayang
"Yang kok gitu sih "ujar Dena merajuk
"Sudah kalian berdua yang nonton aku pagi gak.minat nonton aku mau tidur aja udah ngantuk
"Sudah lah Den jangan di paksa nanti biar dia tidur "ujar Ayu pada Dena
Akhirnya Dena dan Ayu sibuk menonton Drakor sedangkan Yayang lebih memilih tidur .
🌸
🌸
🌸
🌸
🌸
🌸
🌸
🌸
🌸
🌸
🌸
🌸
🌸
Bersambung.....
__ADS_1