
"Ditanya juga,eh denger- denger nanti pas sehabis pulang sekolah Yayang bakal duet sama bu Pratiwi nanti nonton yuk,ajak Ikhsan sekalian" Ucap Bisma mengajak kedua temannya.
"Oke" jawab Arkan singkat
***********************
kamu jadi kaya gini"Ucap Dera dengan wajah sedih
"Santai aja" ucap Yayang datar
Tet...tettttt
Bunyi bel masuk kelas.
Semua murid langsung siap di tempat duduknya masing- masing.
Berhubung guru belum masuk di kelas Ayu dan Yayang
anak- anak masih sibuk menggosipkan dan kesana kemari
"Eh denger- denger ada guru baru hari ini masuk kelas kita "
"Kelas sebelah bilang gurunya cakep bener"
"Lebih cakep dari Pak Ikhsan"
"Tapi kata Bimo IPA 4 guru killer"
Terdengar suara - suara dari teman- teman Ayu dan Yayang.
Ayu dan Yayang menempati tempat duduk dari belakang no 3 sedangkan Dena dan Kanaya di urutan ke 4 dari belakang
Zeline duduk di dekat Fahira tepat di belakang Ayu dan y
Yayang sedangkan Dera dan duduk sendiri di bangku depan karena April tidak masuk sekolah izin sakit.
" Yang, kira- kira siapa guru baru menurut kamu?" tanya Dena sambil menghadap ke bangku milik Yayang.
"Aku gak tahu, biarin lah mau guru baru guru lama aku gak perduli yang penting kita ikuti aja pelajaran, sebentar lagi mau ulangan tengah semester ."ucap Yayang masa bodoh dia lebih mementingkan pelajaran sekolah.
"Kamu mah,gitu mulu mentang- mentang udah punya pak Kapten" ucap Kanaya sewot
"Biarin kamu kenapa sih Den, kamu suka sama guru baru itu" tanya Ayu
"Gak sih cuma kagum"ucap Dena malu- malu
"Jangan macam- macam nanti om tio marah "Yayang memberi peringatan ,sebenarnya sih itu cuma Alibi Yayang.
Yayang membuka HP nya untuk WA seseorang
@Yayang
"Om, buruan usaha buat luluhin Dena, kalau om gak buruan bergerak jangan salahkan Orang lain karna itu kesalahan om yang kurang berjuang"
^^^@Om Tio^^^
^^^"Iya mulai hari ini om bakal berjuang buat luluhin Dena,emang ada apa sih Yang ada cowok yang deketin Dena?"^^^
@Yayang
"Gak ada sih om tapi yang godain juga banyak hihihi,
tadi dia bahas guru baru sih tapi aku rasa dia suka dari salah satu guru baru,tapi om jangan di buat beban tetap fokus kerja dulu sama berusaha giat luluhin Dena"
^^^@Om Tio^^^
^^^"Iya Yang om bakal berjuang sebisa om mulai saat ini tapi kamu tetep bantu om ya,cuma kamu yang bisa bantu om, kamu juga perhatian semoga hubungan kamu sama Raka lancar sampai maut memisahkan kalian Yang, Om bersyukur bisa kenal sama kamu om sudah anggap kamu sebagai adik om sendiri, boleh om minta kamu jangan pangil saya om lagi karena saya udah anggap kamu seperti adek saya sendiri .^^^
@Yayang
" Iya aku bakal tetep bantu om, tapi sebisa aku karena hanya allah yang bisa membolak-balik kan hati dan perasaan manusia om,
Hahaha om ini bisa aja mentang- mentang usia om sama kaya kakak tertua aku terus minta di ganti gak boleh panggil om .
__ADS_1
Terus maunya aku panggil apa? eh tapi nanti teman- teman aku heran pasti kalau aku rubah panggilan om"
^^^@Om Tio^^^
^^^"Panggil aku kaya kamu panggil kakak kamu aja, atau abang juga boleh,hahah biarin toh juga aku yang mau kamu jadi adik aku.^^^
Yayang hanya membaca pesan dari Tio karena guru sudah masuk jadi HP Dia masukan ke kantong rok panjang nya.
"Assalamualaikum anak- anak" ucap Bu sapto Guru Bahasa Indonesia
"Waalaikumsalam" jawab murid- murid serempak.
"Hari ini saya Selaku Guru Bahasa Indonesia mengumumkan bahwa saya terakhir mengajar di sekolahan ini anak- anak " ucap Bu Sapto sedih
"Loh kenapa bu ? " Tanya Fikri
"Ibu gak pensiun kan?" tanya Iqbal
"Eh, Iqbal murid Ibu yang paling ganteng kalau ngomong selalu pakai mulut" Ucap Bu Sapto
"Iya dong bu pakai mulut masak pakai tangan, tangan kan buat makan" ucap Iqbal asal memang anaknya terkenal asal jeplak ibarat kata mulut bicara gratis kalau ngomong suka sekenanya .
"Sudah- sudah ibu serius ini" ucap Bu Sapto mulai serius.
"Ibu mau bilang satu Minggu lagi Ibu bakal pindah ikut suami ibu yang bekerja sebagai tentara di pindah tugaskan di kota G, Ibu juga sebenarnya berat untuk pindah dari sini anak- anak tapi Ibu juga gak bisa tetap disini Ibu juga sebagai Istri apalagi suami ibu menjadi abdi negara jadi ibu tetap harus ikut pindah. Tapi tenang saja kalian masih bisa hubungi ibu kok, Ibu juga sudah ada penggantinya.
Pak Arkan silahkan masuk"ucap Bu Sapto
Arkan yang merasa dirinya di panggil langsung masuk ke kelas Yayang .
"Anak- anak perkenalkan beliau Pak Arkan yang akan menggantikan mata pelajaran ibu,Pak Arman silahkan memperkenalkan diri" Ucap Bu Sapto
"Assalamualaikum anak- anak " Arkan mengucap salam.
"Waalaikumsalam" jawab serempak
"Perkenalkan nama saya
Arkana Haryo Wijaya Kusuma
Usia 25 th
Saya di sini menggantikan pelajaran Ibu Sapto Puji Ratri. Peraturan di kelas saat pelajaran saya dilarang cerita sendiri, dilarang makan saat pelajaran saya, siapa yang datang terlambat lebih dari 5 menit silahkan tunggu di luar "
Ada yang mau bertanya?" ucap Arkan tegas
"Saya pak" ucap salah satu murid
"Nama kamu siapa, dan mau bertanya apa? tanya Arkan
"Bapak sudah menikah?" tanya Sindy teman sekelas Yayang
"Saya belum menikah" jawab Arkan tegas
"Rumah bapak di mana pak? " Dena mulai bertanya
"Rumah saya di perumahan di jalan D, nomer 08 Blok W" jawab Arkan singkat.
"Terimakasih Pak Arkan, oh ya anak- anak siapa yang mau bertanya pada ibu untuk terakhir kali? tanya Bu Sapto
Yayang tiba-tiba maju ke arah Bu Sapto langsung memeluk beliau dan menanggis
"Hiks.. hiks.. Ibu kenapa baru bilang sekarang kalau satu minggu lagi ibu pindah?" tanya Yayang sambil menanggis
"Maafin ibu nak, tapi kamu tahu sendirian pekerjaan suami ibu itu apa kan " ujar Bu Sapto lembut
"Tapi Ibu tetep jadi tempat curhat aku kan ?"tanya Yayang sedih
"Iya nak Ibu sudah menganggap kamu sebagai anak kandung ibu sendiri,nanti kalau liburan. kamu Dena sama Ayu main ke tempat ibu ya ?" ajak Bu Sapto .
Ayu dan Dena berlari bersama memeluk Bu Sapto serta menanggis bersama karena mereka bertiga sudah dianggap sebagai anak sendiri oleh Bu Sapto.
Bahkan mereka menanggis sejadi- jadinya
__ADS_1
"hiks...hiks....hiks... ibu tetep sayang kami kan ibu gak bakal lupain kami kan ?"tanya Dena bertubi- tubi sambil menanggis sejadi- jadinya
"Gak nak ibu tetep sayang kalian bertiga" ucap Bu Sapto ikut menanggis
Satu kelas itu memang tahu kalau ketiganya sangat dekat dengan Bu Sapto.
Mereka yang tak pernah melihat Yayang menanggis langsung ikut terharu bahkan ada ya g sampai ikut menanggis.
Mereka selama ini tidak tahu orang tua Yaya g dan Ayu itu masih ada atau tidak yang mereka tahu saat pengambilan raport di sekolah yang mengambil adalah seorang laki-laki yang tak lain dan tak bukan yaitu Andika.
"sudah- sudah jangan nanggis lagi malu di lihat orang banyak teman- temanmu itu sama Pak Arkan juga kan malu nak" ucapan Bu Sapto menenangkan.
Ketiganya langsung berhenti menanggis.
"Ibu nanti mampir ke rumah kami ya Bu?" bujuk Ayu
"Nanti biar Yayang yang bilang Bapak Komandan." Yayang menyahut
" Kalau ndak boleh tinggal bilang Atasan " goda Dena
"Iya- iya nanti malam saja ibu sekalian ajak bapak sama Qila ke rumah kamu. Jangan lupa masak yang enak ya " goda Bu Sapto
"Siap Komandan" ucap ketiganya sambil memperagakan hormat kepada atasan .
"Kita ikut ke rumah mu ya Yang" ucap Dito teman sekelas Ayu yang diam- diam suka sama Ayu
"Ngapain ikut minta di tembak abang nya kamu? tanya Zeline
"Loh, kok bisa ?" tanya Dito penasaran
"Kakaknya Yayang sama Ayu itu tentara macam- macam di tembak mati kamu" sewot Zeline.
"Udah- udah kenapa pada berantem."Bu Sapto melerai
"Emang bener yu, Abang kamu tentara?" tanya Iqbal penasaran
"Ya " jawab ayu Singkat
"Wah pasti sifat galak Yayang itu ketularan kakaknya . Biasanya kan tentara itu tegas ,disiplin terus galak" goda Iqbal
"Predikat Macan kecilnya Mas kapten" goda Dena
"Tak masalah Kapten nya masih muda kok. Ya nggak Yang" ucap Ayu menggoda Yayang
"Lihat tempat ini kalian mau buka Kartu aku disini " ucap Yayang datar
"hehehe maaf Yang kita becanda"ujar Ayu dan Dena menyengir .
"Bu nanti pas pulang sekolah tunggu Yayang di Pendopo ya, Yayang punya sesuatu buat ibu."
"Iya ,sekarang kalian bertiga kembali ke tempat masing- masing."Ucap Bu Sapto .
"Baik" jawab ketiganya serempak .
"Pak Arkan bisa mengajar setelah ini"
''Baik " ucap Arkan
"Anak- anak mulai hari ini kalian akan di ajar oleh Pak Arkan, kalau begitu Ibu permisi dulu Assalamualaikum "
''Waalaikumsalam'' jawab . murid serempak berserta Arkan.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Bersambung.....