Garis Senja

Garis Senja
20.Dua puluh


__ADS_3

"Tapi aku tak punya kontak nomernya ,Terus aku tanya nya gimana?"tanya Ayu lagi.


"Tenang mbak nanti aku WhatsApp nomer Ferdinan ke kamu "ujar Yayang santai


"Bentar-bentar kok kamu bisa punya sih Yang, dia kan anak XII IPS 3 jarang banget ada anak yang punya nomor dia dia mah pelit di minta. di Grub OSIS gak di kasih loh "ujar Dena


"Dia DM aku kok beberapa hari yang lalu tanya tentang kegiatan untuk Hari Kartini sih"ujar Yayang jujur menjelaskan


"Tapi nanti Ferdinan marah gak nomor nya kamu kasih ke aku ."


"Ya nanti aku yang bilang sama Ferdinan dia baik kok cuma dia cuek , oh ya Den kamu gak ngabarin om Tio dulu nanti dia nyariin kamu kasihan loh "ucap Yayang sesekali meminum teh nya .


"Aku udah WhatsApp tadi Yang , dan aku bilang nanti mau tidur disini di bolehin, katanya nanti juga dia mau ke sini ,katanya mau Mabar sama mas Andika , sama yang lain juga mungkin sama mas Raka juga ."ujar Dena santai


.


"Oh ya Yu katanya kamu mah jelasin kenapa kamu keluar dari Ekskul tari?"tanya Dena merubah topik pembicaraan .


"Ya ngapain aku masih ikut kalau kalian berdua keluar males banget aku sendirian kalian kalau pulang bisa ketawa - ketiwi bareng masak aku sendirian kan gak banget , nanti kalau gak ada bus atau angkot masak aku harus jalan sendiri kan gak enak. Enakan juga bareng -bareng lebih seru ya gak. dek"ujar Ayu sambil melirik ke Yayang


''Ya juga sih biasanya kita bertiga kan sama-sama. "ujar Yayang


"Kamu perhatiin Dera gak sih Yang kelihatan nya dia kaya nyembunyiin sesuatu deh dari kita ''ujar Dena


"Iya sih Dek,kaya gimana gitu kalau dia di deket aku ,terus dia suka gak perduli sama orang lain sibuk mulu sama dunia nya sendiri"ucap Ayu menimpali


"Iya sih aku juga ngerasa aneh sama dia .Apalagi kalau ada satria sama Arya kelihatan caper banget dia di tambah lagi April sekarang juga kelihatan berbeda"ujar Yayang


"Bener itu "ucap Dena setuju


"Udah kita nanti selidiki bersama-sama ya " ujar Yayang


 


\\\\\


 


Malam hari


Semua orang sudah datang termasuk juga Raka dan orang tua nya tanpa di duga oleh Yayang ayah dan bunda beserta kakak-kakaknya datang


"Loh bunda kapan datang ?"ucap Yayang yang baru saja turun dari tangga


"Baru saja nduk kamu sehat-sehat kan nduk "ujar sang bunda sembari memeluk dan mengelus Surai rambut panjang Yayang


"Alhamdulillah bunda adek tinggal ke Dapur dulu ya bunda mau minum dulu ,bunda mau minum ?"tawar Yayang pada sang bunda

__ADS_1


"Boleh sayang teh hangat ya di bawa ke depan ya dek,bawa banyak itu di ruang tamu sudah banyak orang "ujar sang bunda


"Nggeh kanjeng bunda "ujar Yayang sembari tertawa menggoda sang bunda


Sedangkan sang bunda hanya menggelengkan kepalanya .


 


\\\\\\\\


 


Di ruang tamu


"Loh ini kok pada pakai baju rapi pada mau kemana sih "ucap Yayang dalam hati sedangkan ia cuma memakai daster rumahan tanpa lengan karena ia pikir semua orang akan datang pada pukul 8 malam tapi ini masih pukul 6.30 sudah pada datang dan dia sudah terlanjur sampai di ruang tamu .


Ya Yayang kalau di rumah selain memakai kaos dengan celana pendek selutut atau piyama ntah itu berbagai macam model ia juga suka memakai daster rumahan panjang selutut. entah dengan model tanpa lengan atau yang ada lengan nya


"Maaf bunda ini minum nya "ujar yayang lembut dan semua mata tertuju padanya


"Loh nduk kok kamu masih pakai daster kaya gitu sih nduk ndak pakai seperti yang lain "ujar Mama Desy


"Maaf ma emang ada apa sih ma adek ndak tahu baru aja selesai mandi terus keluar mau ambil minum ketemu bunda suruh buat minum ya adek selesai langsung ke sini "ujar Yayang menjelaskan pasalnya ia mandi paling belakangan. dan saat selesai Ayu dan Dena sudah tidak ada .


"Memang mereka berdua ndak bilang kamu nduk "ucap Desy pada Yayang


"ndak ma,ndak ada yang bilang sama aku kok malah baru tahu ini mah. Ya sudah aku ganti bahu dulu deh ma malu aku"ucap Yayang yang malu dengan wajah seperti kepiting rebus


"Enak aja kalau ngomong, orang kaya aku kok malu-maluin ya gak lah mbak "ucap Yayang membela diri


Sebelum Ayu bicara lagi yayang sudah lebih dulu kembali ke kamar nya.


"Kamu tadi ndak nyuruh Yayang pakai baju yang ada di paper bag warna biru Yo nduk Yu"ujar Desy pada ayu


"Maaf ma lupa tadi "ujar ayu


"Ya sudah budhe biar Dena aja yang bilang sama Yayang "ujar Dena


___________________


S K I P


Yayang baru saja turun dari ruang tamu .


"Mah kok adek di suruh pakai baju ini sih" gerutu Yayang belum sempat melihat ke depan


Deg

__ADS_1


Yayang kaget ternyata sudah ada Raka bersama keluarganya


"Maaf "ujar Yayang pelan


"Sini nduk duduk dekat bunda sama Mama "ujar sang bunda


Yayang lalu berjalan ke dekat tempat duduk sang bunda


"Nah ini anak nya yang di tunggu -tunggu dari tadi"ujar Satya


Yayang masih nungging dengan semua yang ada di depan nya


"Sebentar- sebentar maksud mas apa ya adek ndak paham ini "ujar Yayang yang mendadak seperti orang bodoh


"Begini nduk kedatangan Nak Raka bersama keluarganya mau melamar kamu apakah kamu bersedia "ujar Sang Ayah


"Melamar?"tanya Yayang


"Iya nduk Papa dan Mama kesini untuk melamar kamu buat anak papa yang kaku ini "ejek Papa Raka pada sang anak .


"Tapi adek masih sekolah Pa"ujar Yayang


"Ndak papa nduk ini kamu cuma tunangan kok nikah nya nanti kalau kamu sudah lulus , tapi itu semua tergantung kamu nduk Ayah, Papa sama yang lain akan menerima apapun keputusan kamu"ujar sang Ayah lembut


Yayang menoleh ke arah Ayu dan Dena mereka menganggukan kepalanya.


Lalu menoleh ke arah kakak laki-lakinya dan beralih ke bunda dan Mama mereka semua memberi sinyal yang sama untuk menerima lamaran tersebut


"Maaf sebelum nya saya izin berbicara"ucap Raka dan di angguki semua orang


"Dek,mas tahu kamu kaget dengan kedatangan mas yang mendadak ini tapi mas cuma mau bilang mas sayang sama kamu dek,mas gak mau lama-lama berpacaran sama kamu.


Karena mas mau nya langsung ke jenjang yang lebih tinggi walaupun mas tahu usia kita memang terpaut lumayan jauh dek,Tapi mas yakin kamu bisa menjadi ibu yang baik buat anak-anak mas.


Mas tahu mas bukan orang yang romantis tapi mas mohon kamu terima kekurangan dan kelebihan yang ada di diri mas dek,


Kahiyang ayu bilqis mau kah kamu menjadi istri mas,maukah kamu menjadi tujuan mas pulang saat bertugas ,maukah kamu menjadi ibu Persit nya mas, maukah kamu hidup bersama mas dek?"ucap Raka


"Bismillah ,iya mas adek mau"ujarYayang mantap .


"Alhamdulillah"ucap syukur semua orang


"Wah sekarang sudah ada pawangnya ini"ledek Tio


"Sudah daripada ngerecoki aku mending bang Tio bilang saja sekalian sama orang nya biar kita semua yang jadi saksi nya"Ucap Yayang langsung pada Prasetyo


"Maksud kamu apa nduk"ucap sang ayah

__ADS_1


"Gini yah om Tio bilang sama. adek dia ndak mau aku panggil om katanya udah anggap aku seperti adeknya sendiri jadi mulai sekarang adek pangil nya mas atau Abang saja . Dan Bang Tio bilang dia suka sama seseorang tapi dia takut mau bilang yah, katanya takut di tolak "ucap Yayang mantap sedangkan Tio menunduk malu


Bersambung......


__ADS_2