
"Kalian saja yang nonton aku mau tidur "ujar Yayang
"Yang kok gitu sih "ujar Dena merajuk
"Sudah kalian berdua yang nonton aku pagi gak.minat nonton aku mau tidur aja udah ngantuk
"Sudah lah Den jangan di paksa nanti biar dia tidur "ujar Ayu pada Dena
Akhirnya Dena dan Ayu sibuk menonton Drakor sedangkan Yayang lebih memilih tidur .
Sedangkan para laki-laki muda sedang memilih main game online.
Sembari bercerita
Refan melihat jam dinding ternyata sudah tengah malam .
"Ayo kita semua ke ruang rahasia mas aku punya sesuatu yang perlu aku bicarakan "ujar Andika pada para laki-laki
"Apa ini ada hubungan nya dengan sekolah Raka "tanya Reihan yang mendapat anggukan dari Andika .
"Ayo mas,para bapak- bapak sudah menunggu jangan sampai kelamaan nanti taringnya keluar "ujar Andika sambil ter kikik geli
Akhirnya mereka menuju ruang rahasia yang di maksud oleh Andika dan benar apa katanya di situ sudah ada para bapak-bapak yang tengah duduk menanti para anak muda di tambah. lagi para pemuda-pemuda itu terkejut ternyata para orang tua telah datang lebih dulu .
Setelah mereka semua duduk di tempat duduk masing-masing Andika mulai angkat bicara.
sekolah Raka ?"tanya Refan penasaran .
"Iya Yah , tapi sepertinya aku ngerasa familiar sama wanita itu "ujar Raka juga ikut angkat suara
"Gerakan nya juga bagus banget,bahkan lemparannya tepat sasaran "Tio pun ikut menimpali
Para orang tua saling berpandangan .
"Menurut kalian wanita itu seperti apa ?"tanya Ridwan dengan tiba- tiba
"Wanita itu seperti sudah handal sekali memakai pistol, bahkan pukulan dan tendangannya juga tak bisa di remehkan "ujar Andika ikut memberikan suara
__ADS_1
"Iya aku juga setuju Pah kata Andika,dan uang lain tapi kit juga harus tahu ada hubungan nya gak perempuan tersebut dengan kejadian ini "ujar Raka
"kalau data yang aku miliki mas perempuan itu Ndak ada sangkut pautnya sama ini semua mas bisa di bilang dia malah bantu kita tangkap si pelaku "ujar Andika .
"Dan Cipto juga sudah menanyai para penjabat itu yah katanya dia suruhan Satria "ujar Raka lagi
"Siapa dia ?"tanya Tama
"Dari data aku dapat dia bernama lengkap Satria Putra Halim dan dia termasuk dalam keluarga terpandang "ujar Raka
"Kalau di lihat dari video yang ada di pendopo sekolahan menurut perkiraan ku bisa jadi itu dia mengincar mas Raka sama Yayang tapi mas Raka ada masalah ndak sama orang yang bernama satria-satria itu ?"tanya Andika pada Raka dan semua mata tertuju pada nya .
"Kalau aku pribadi Ndak pernah menyinggung nama itu tapi Ndak tahu kalau dia musuh perusahaan coba nanti aku tanya Vino karena dia yang aku suruh menjalankan perusahaan. "ujar Raka.
"Atau justru dia punya masalah sama Yayang ,tapi masalah apa masak iya yayang punya masalah sama anak orang konglomerat "ujar Irwan
"Kamu ada fotonya Ndak Ka?"tanya Tio
"Punya mas " lalu dia menyodorkan ponsel yang berisi foto seorang pemuda.
"Aku sepertinya pernah lihat orang ini deh mas "ucap Andika.
"Kalian bener- bener pernah lihat orang ini?"tanya Tama antusias .
"Iya Yah,aku pernah lihat dia tapi aku juga lho pernah lihat dia dimana "jujur Andika
"Ah ya,aku ingat sekarang aku dulu pernah jemput Dena pas selesai ekstrakulikuler tapi waktu itu dia sedang bicara sama salah satu teman nya Dena. ''ujar Tio
"Jangan -jangan dia juga bersekolah di sekolahan milik kamu Ka"ujar Refan pada Raka.
"Itu bisa jadi mas , nanti aku selidiki lagi"ujar Raka
"Ya,ya aku ingat sekarang mas waktu aku anter sekolah Yayang aku lihat dia menghampiri Ayu dan Yayang mungkin kejadian itu sebelum Yayang pingsan "ujar Andika
Sedangkan para orang tua shock dengan ucapan Andika tersebut
"Apa kamu bilang Le Yayang pingsan ,kok bisa ?''ujar Ridwan .
__ADS_1
"Kok kamu Ndak bilang ayah Le"ujar Tama
"Jangan bilang kamu menyembunyikan ini dari kita semua nak "ujar Putra pada Andika
"Maaf Pah,Yah,Om Putra itu semua permintaan Yayang , dia pingsan karena waktu makan malam dia Ndak mau makan, paginya aku suruh makan Ndak mau dan ternyata di sekolah di ajak makan Ayu Ndak mau "terang Andika karena dia takut dimarahi oleh para orang tua
"Terus yang bawa dia kerumah sakit siapa ?"tanya Reihan
"Kata Dena sih Yayang di bopong ke mobil guru barunya Yayang tapi dia ke rumah sakit bersama Pak Hadi ,memang Ayah kenal yang namanya pak Hadi atau papah tau ?''tanya Andika
"Hadi sebentar kedengaran nya om tahu dia "ujar Putra
"Siapa Pah ?"tanya Raka penasaran
"Dia dulu kakaknya teman papah Le , dia bekerja di sekolah milik papah yang saat ini tempat dimana Yayang menimba ilmu."ujar Putra.
"Atau jangan-jangan sebenarnya laki-laki bernama Satria ,Satria itu suka sama Yayang atau Ayu "ujar Reifan
"Kalau itu kemungkinan juga bisa jadi karena aku sering dengar Dena telfon atau bahkan Videocall sama Ayu kalau Yayang sering di tembak sama teman,atau bahkan kakak kelasnya dan yang paling aku kaget waktu itu aku ndak sengaja denger dan melihat Dena memutar video dan disitu aku bisa melihat ada salah satu seorang guru yang dengan terang-terangan ungkapin isi hatinya kalau dia suka sama Yayang tapi dalam video itu aku lihat Yayang menolak nya dengan cara yang benar- benar lembut "ucap Tio jujur.
"Apa?bahkan guru pun juga menaruh hati pada Yayang tak bisa disangka pesona Yayang tak bisa diragukan lagi "ujar Reihan
"Sudah-sudah intinya kita harus awasi Yayang, Dena dan Ayu dari jarak dekat maupun dai jarak jauh aku Ndak mau kecolongan lagi seperti kejadian tadi siang "ujar Tama yang di angguki oleh semua nya
"Karena Disini Reihan dan Refan Ndak mungkin mengawasi mereka secara langsung karena tempat tugas mereka juga bukan di kota ini Ayah minta tong buat Tio,Raka dan Andika kalian bertiga untuk mengawasi mereka bertiga dan nanti ayah juga bakal kasih tahu ini semua pada kakak Yayang yabg sekarang berada di negara A mengurusi perusahaan mungkin besuk sudah pulang ke rumah ayah dan ayah akan bicara sama dia, Jangan sampai para ibu-ibu dan para perempuan tahu tentang ini terutama Bunda karena dia tadi sudah nangis-nagis ayah Ndak mau bunda kepikiran "ujar Tama lagi .
"Iya dan Papah akan perketat penjagaan di sekolahan kalau hanya mengandalkan mereka bertiga Papah takutnya mereka ada waktu tugas mendadak karena pekerjaan kita adalah sebagai abdi negara khususnya Tentara kalau negara sudah memanggil kita harus datang. Terutama kamu Raka kamu juga harus siap sewaktu-waktu di beri perintah sama atasan kamu Apalagi kamu ,Tio dan Andika adalah anggota KOPASSUS(Komando Pasukan Khusus) "ujar Putra ketiga orang tersebut mengangguk setuju .
🌸
🌸
🌸
🌸
🌸
__ADS_1
🌸
Bersambung.....