
"Dasar kalian berdua ini memang biang kerok suka nya bikin emosi aja sih "omel Andika .
"Yayang mana Yu "ujar sang Bunda.
"Sebentar lagi paling di keluar Bun tadi sih pas kita turun dia baru pakai baju Bun "ujar Ayu .
Setelah itu Dena dan Ayu duduk
"Yasudah kita tunggu yayang sebentar lagi "ujar Irwan
Setelah mereka menunggu Yayang sekitar 5 menit akhirnya yayang turun ke bawah
Yayang memakai celana baggy pants warna coklat susu dengan atasan memakai kaos warna putih press body lalu di tambah dengan rompi warna hitam dengan rambut di kuncir kuda
"Loh nduk kamu mau kemana?"tanya. Desy
Langsung saja semua mata tertuju pada Yayang yang baru saja sampai .
"Loh kamu mau kemana yang kok bawa tas segala sih "omel Dena pada Yayang .
Lalu Yayang duduk di sebelah Ayu dan bersebelahan dengan Reihan .
Dan berhadapan langsung dengan Raka.
"Ditanya itu di jawab bukan malah diem aja"omel Dena lagi .
"Kalau kamu bawel terus aku jawab nya kapan ?"omel Yayang balik
"Sudah makan dulu nanti aku mau kemana aku kasih tahu , kamu kepo banget " sewot Yayang
"Ish sensi banget sih kamu padahal tadi Ndak loh,jangan- jangan kamu palang merah "Ujar Ayu membela Dena
"Ayo berdoa terus makan yah,pak, pan dan yang lain jangan pedulikan mereka berdua"ujar Yayang dengan santai .
Akhirnya makan pun di mulai .
"Dek mas tolong ambilkan ayam gorengnya , sayur asam terus itu sambel nya jangan lupa sama tahu baksonya juga ya dek "ujar Reihan
lalu Yayang mengambilkan dengan perhatian lalu dia beralih menatap Raka .
"Mas Raka mau apa biar adek ambilkan "ujar Yayang pada Raka
"Bisa ambilkan mas sayur asamnya ,sambel sama tahu baksonya dek "ujar Raka lembut
"Kamu kan punya tangan kenapa Ndak ambil sendiri "goda Reihan pada Raka.
"Biarin kan dia calon istriku wajar dong ambilkan aku sekalian belajar jadi istri yang baik ,bener kan dek "ujar Raka
"Ish manja "goda Reihan lagi.
"Biarin kamu sendiri aja makan mi tanya diambilkan kok ,kan kamu juga punya tangan "sewot Raka .
"Sekali lagi kalian berdua ribut Sambel Terasi ini masuk ke mulut kalian "ujar Yayang dengan nada galaknya
__ADS_1
"Iya- iya dek "ujar Raka cemberut .
"Sudah Ndak usah cemberut ini adek ambilkan udah cepet makan "ujar Yayang
"Dan untuk mas Reihan jangan ribut pas mau makan kenapa sih mas malu tahu di lihat Papa sama Mama ,bikin adek marah aja "omel Yayang pada Reihan .
"bercanda dek "ujar Reihan sambil nyengir
"Sudah jangan ribut kalau kalian ribut mending adek ndak makan "ujar Yayang galak
Para orang tua hanya geleng-geleng kepala
"Dasar anak kamu mas bikin orang marah aja pagi -pagi"ujar mama Raka.
"Biarin dek ,kalau Yayang marah dia akan seperti anak kecil dimarahi bundanya "ujar Putra sang suami.
Dan akhirnya mereka semua makan dengan tenang .
Setelah selesai makan dengan dengan tenang Tama mulai angkat bicara .
"Kamu mau kemana nduk kok bawa tas kamu mau pergi ?"tanya Tama
"Iya yah adek mau pergi "jawab Yayang tenang .
"Mau kemana nduk nanti Ayah dama Bunda mau pergi loh nduk kok malah sekarang kamu mau pergi duluan "gerutu Shila pada sang anak
"Adek mau ke pasar Bun,boleh ya ,Jangan pulang dulu Bun sebelum adek pulang dari pasar "ungkap Yayang angkat bicara
"Ngapain sih ke pasar yang ?"heran Ayu
"Ke pasar?"ulang Raka
"Iya kenapa mas malu ke pasar sama adek ?"tanya Yayang lagi
"Ndak dek terus ngapain ke pasar kan sudah ada bibi "ungkap Raka lagi .
"Adek mau beli sayur lah mas masak mau beli baju "ucap Yayang sewot
"Iya mas tahu tapi kenapa Ndak milih di supermarket saja dek lebih dekat dan tempat ya Ndak bau"ungkap Raka lagi
"Mas belum tahu ya dia mana mau beli sayur di supermarket dia itu selalu beli di pasar bahkan dia kalau sudah di pasar di ajak pulang susah dan bahkan penjual saja sampai kuwalahan untuk tawar menawar dengan dia "ujar Ayu
"Suka-suka aku dong Yu kan yang nawar aku kalau bukan aku kamu ngak mungkin dapat harga murah dengan kualitas lumayan secara uang kamu habis cuma beli gincu "ejek Yayang
"Dena kamu ikut Ndak nanti aku mau ke lapak mbak Sinta beli es ketan hitam kamu mau gak ?"tawar Yayang
"Wah enak tuh apalagi sambil makan gorengan ,yaudah aku ikut ya. "
ujar Dena semangat
"Oke kamu boleh ikut tapi kamu ajak mas Tio naik motor juga pakai motor bang Dewo aja .tapi kalau Ndak mau ya sudah aku sama mas Raka aja ."ujar Yayang
"Aku sama kamu aja yang seperti biasa"ujar Dena
__ADS_1
"Ah males aku hari ini sama kamu kamu Ndak mau di ajak gantian kok "gerutu Yayang
"mas Raka buruan ganti baju pinjam punya. mas Andika saja buruan aku kasih waktu 10 menit kalau lebih aku berangkat sendiri "ujar yayang
Raka lalu meminjam baju Andika dan langsung berlari
setelah itu Raka beras di samping Yayang
"Ayu kalau ku mau ikut kamu ajak mas Reihan saja sana dan jangan lupa ganti rok kalian buruan "ujar Yayang pada ayu dan Dena akhirnya Ayu Dan Dena berganti dari rok pendek selutut dengan celana jeans . setelah itu mereka turun. kebawah lalu mendekat ke arah Yayang .
Ayah ,Bunda ,Mamah sama Papah jangan pulang dulu kalau adek belum pulang , tunggu adek pulang dulu adek mau buat sesuatu buat kalian "ujar Yayang membuka suara
"Mau buat apa sih nduk ?"tanya Sang bunda
"Sesuatu pokoknya jangan ada yang pulang dulu paham ,kalau sampai ada yang pulang duluan adek ndak mau bicara sama kalian semua selama Satu bulan "ujar Yayang penuh penekanan di akhir kalimat nya .
"Baiklah nak demi kamu kita turutin tapi Papah mau kamu nari pakai pakaian lengkap sama kostum tari lengkap bersama Dena dan Ayu apa kamu sanggup ?"tantang Putra pada calon menantunya tersebut karena dia tahu menantunya suka menari .
Tanpa berpikir panjang Yayang langsung menyanggupi dan dia mau menarinya di pendopo kecil yang berada di ruang bawah tanah milik Desy karena rumah tersebut dulunya milik sang eyang yang merupakan ibu dari Tama dan juga Desy.
.
"Sebentar nduk kamu tahu tempat itu dari mana?"tanya Desy hati-hati karena setahu dia tidak ada ora ng tahu tempat itu kecuali Tama, Desy dan para saudara-saudaranya yang seusia Tama raya Desy bahkan Andika selaku anaknya sendiripun tak tahu tempat itu.
"Ndak usah tegang Ma, aku sudah tahu tempat itu sejak lama ,bahkan sebelum rumah ini menjadi milik Mama,disini tempat ku bermain dengan Eyang dan juga Nyai "ujar Yayang santai .
"nyai siapa maksud kamu nduk ?"tanya sang bunda penasaran
"Seseorang yang berada di tempat itu Bun "ujar Yayang santai melihat ekspresi pucat sang mama dan Ayahnya
"Bentar deh Yang jangan bilang kamu lihat 'Momok Geyong ' ujar Ayu dengan ekspresi bergidik ngeri .
Momok Geyong ;adalah bahasa yang ayu pakai untuk menggambarkan sosok tak kasat mata .
"Iya ,kenapa kamu takut "enak Yayang.
"Kira -kira dong kamu Yang kalau ajak nari jangan di tempat kata gitu aku jadi parno tahu ,kamu tahu sendiri kan aku kalau lagi di rumah sendiri terus om Tio tiba-tiba dapat tugas dari komandan bisa-bisa aku Ndak tidur "ujar Dena sambil merajuk dan bergidik takut .
"Yasudah kalau begitu di teras saja "ujar Yayang.
"ayo mas kita berangkat sekarang , Ayu kalau mau ikut seret itu mas Reihan buat bonceng in kamu "ujar Yayang santai lalu dia berpamitan kepada para orang tua
🌸
🌸
🌸
🌸
🌸
🌸
__ADS_1
Bersambung....
Kira-kira ada rahasia apa ya di rumah itu????