
"Maaf Tante Yayang mau beli dawet Tante mau Ndak ?"tanya Yayang
"Tapi Tante takut kalau jual nya pakai pemanis buatan Yang dan mami sangat rentan dengan yang namanya pemanis buatan. "ujar Erlyta
"Oh kalau langganan kami pakai gula asli Bu,jadi aman "ujar Sri ikut bicara
"Yasudah boleh deh "ujar Erlyta dan akhirnya mereka sampai di tempat pak Dhani .
"Assalamualaikum Pak "ujar Yayang semangat .
"Waalaikumsalam nak,"ujar Dhani.
"Yayang seperti biasa ya Pak ,Tante mau diminum disini atau di bawa pulang ?pakai es Ndak ?"tanya Yayang lagi .
"Boleh deh di minum disini "ujar Erlyta
"Sama di minum disini 3 ya Pak "ujar Yayang lagi .
"Ternyata kamu bisa crewet juga ya yang baru tahu aku sisi kamu yang satu ini memang kamu sangat menarik "puji Ferdinan dalam hati .
Candra dan Ferdinan akhirnya ikut duduk di samping Erlyta .
Tiba-tiba ada anak kecil yang datang bersama seorang nenek - nenek
"Pak Es nya 1 ya "ujar nenek tersebut .
"Sebentar ya nek "ujar pak Dhani .
"Sini pak aku bantu "ujar Yayang sambil tersenyum tulus
"Kamu serius nak ?"tanya pak Dhani
"Iya "jawab Yayang dan akhirnya Yayang membantu pak Dhani dengan cekatan
"Ini nek "ujar Yayang menyerahkan 2 bungkus es dawet pada nenek tersebut .
"Loh nak nenek cuma pesan 1 ini kebanyakan uang nenek gak cukup nak "ujar nenek tersebut.
"Sudah Ndak papa nek uangnya simpan aja buat nenek biar Yayang yang bayar es nya,biar adek kecil ini Ndak haus nek sama nenek juga Ndak haus "ujar Yayang lembut
"Makasih nak kamu baik sekali semoga kamu di beri kelancaran rejeki nak "ujar nenek tersebut sambil menerima es tersenut.
"Amin sama-sama nek, adek cantik namanya siapa ?"tanya Yayang .
"Nama aku Alsy kak"ujar anak usia 4 tahun tersebut .
"Arsy nak namanya "ujar nenek tersebut .
"Oh namanya Arsy,cantik seperti orang nya "puji Yayang memang dia sangat suka anak kecil
"Nenek sama Arsy duduk di situ dulu boleh Yayang mau kasih sesuatu buat Arsy tapi tunggu dulu ya jangan kemana -mana ya "ujar Yayang dan di angguki nenek tersebut akhirnya duduk di samping Bu Sri sedangkan Yayang dia sudah pergi ntah kemana.
"Kok ke pasar sendiri Bu anak nya kemana"ujar Bu Sri .
"Anak saya cuma 1 Nak dan itu sudah meninggal waktu bertugas di kota P nak tertembak saat menjalankan tugas meninggalkan istrinya hamil besar dan menantu saya meninggal setelah melahirkan cucu saya ini "ujar nenek tersebut lembut.
"Astagfirullah maafkan saya nek gak bermaksud membuat nenek sedih "ujar Bu Sri tak enak .
"Ndak papa nak "ujar nenek tersebut
"Maaf nek tadi nenek bilang anak nenek meninggal tertembak saat bertugas apakah anak nenek dulunya seorang tentara ?"tanya Candra .
"Iya nak anak saya dulu seorang tentara mengikuti jejak almarhum suami saya "ujar nenek tersebut.
"Yang sabar ya nek "ujar Candra pada nenek tersebut .
"Terimakasih Nak "ujar nenek tersebut
Tak berselang lama Yayang datang dengan membawa beberapa plastik di tangan nya bahkan dia tak memperdulikan peluh yang ada di dahinya karena dia datang dengan setengah berlari takut nenek tersebut sudah pergi .
"Assalamuaikum "ujar Yayang yang baru datang.
__ADS_1
"Waalaikumsalam "jawab serempak
"Kamu dari mana toh dek kok sampai keringetan kaya gitu "ujar Bu Sri perhatian dengan yayang karena semua anaknya laki-laki.
"Ndak kemana-mana Bu cuma beli sesuatu buat Arsy ."jawab Yayang santai .
Yayang lalu berjalan ke arah Arsy dan nenek tadi .
"Sayang ini buat kamu sama nenek ya "ujar Yayang lembut sambil menyerahkan semua bungkusan plastik yang di bawa Yayang tadi .
"Ndak usah nak "tolak nenek tersebut .
"Ndak papa nek ini buat Arsy sama nenek Yayang ikhlas kok "ujar Yayang.
"Makasih ya nak "ujar nenek tersebut .
"Makasih kak "ujar Arsy
"Sama-sama sayang sini peluk kakak "ujar Yayang dan akhirnya Arsy memeluk Yayang bahkan sampai menanggis .
"Makasih kak "ujar Arsy sambil menanggis
Yayang lalu merengangkan pelukan nya pada Arsy.
"Loh cantik-cantik kok nangis kenapa ?"ujar Yayang lembut.
"Alsy baru kali ini di sayang orang selain nenek kak Alsy selalu di jahatin olang,dan selalu bilang Alsy anak pembawa sial "ujar Arsy .
"Ya Allah siapa yang bilang kaya gitu sayang,dengerin kakak Arsy anak baik,Arsy bukan anak pembawa sial kalau Arsy di jahatin orang bilang sama kakak ya biar nanti orang itu kakak marahin kalau Arsy mau ketemu Kaka boleh kok Dateng ke rumah kakak,rumah kakak ada di jalan Xxx yang ada tempat jualan angkringan ya sayang"ujar Yayang lembut.
"Iya Bu silahkan datang ke rumah saya kalau ada apa-apa dan ibu boleh anggap saya sebagai pengganti anak ibu saya sudah tidak punya orang tua sejak usia remaja Bu "ujar Bu Sri.
"makasih nak ibu mau anggap kamu sebagai anak ibu "ujar nenek tersebut .
"Nama saya Sri Bu "ujar Bu Sri memperkenalkan diri.
"Saya Wage nak dan ini cucu saya Arsy"ujar nenek tersebut .
Dan akhirnya semua memperkenalkan diri termasuk Candra dan yang lain dan mereka minum bersama-sama kecuali Yayang karena dia memilih meminum air putih yang ia bawa tadi dia sebelum pergi dia taruh di tas belanja Bu Sri .
Dan mereka sekarang berada di penjual sayur bayam .
"Bu bayam nya satu ikat berapa ?"tanya Erlyta
"3 ikat 18 ribu Bu "ujar Si penjual
"Kok mahal banget sih Bu ?"protes Erlyta pada di penjual
"Iya segitu harganya Bu "ujar si penjual lagi .
Langsung saja Yayang yang melihat itu langsung ikut menawar .
" Kok mahal banget sih Bu,biasanya Yayang kalau beli 3 cuma 10 ribu loh kok sama yang lain mahal banget sih Bu jangan dong "protes Yayang sedangkan yang beli hanya menyengir malu
"Loh dek Yayang disini toh,ya beda lah dek kalau dek Yayang kan langganan ibu memang kalau sama yang lain segitu harganya dek "ujar si penjual lagi .
"Yasudah kalau gitu Yayang sama ibu Ndak mau beli lagi di tempat budhe kalau harganya gak mau turun paling gak 12 ribu aja deh Budhe boleh ?"tanya Yayang
"Memang kamu kenal beliau nak ?"tanya si penjual mulai kepo
"Dia maminya teman sekolah Yayang budhe "ujar yayang jujur .
"Yasudah Bu 12 ribu buat ibu "ujar si penjual akhirnya Erlyta semangat membeli karena dia tak harus adu mulut terlalu lama dengan si penjual di pasar .
Setelah selesai Yayang pamit sama penjual dan mengucapkan terimakasih .
"Terimakasih ya budhe ,Yayang pamit dulu "ucap Yayang pada si penjual tadi .
"Waalaikumsalam jangan lupa lain kali mampir lagi dek "ujar si penjual
Yayang mengangguk setelah itu ia dan yang lain mengucapkan salam bersamaan
__ADS_1
"Assalamualaikum "
"Waalaikumsalam"
Karena sudah agak siang Erlyta mengajak semuanya ke penjual soto langganan nya
kalau di pasar akhirnya mereka makan soto di pasar kecuali nenek Wage dan Arsy karena mereka harus pulang dan ternyata rumahnya di dekat pasar .
\*
Dan saat ini mereka berada di penjual soto tempat dimana Erlyta dan juga suami suka makan kalau sedang di pasar dan tempatnya lumayan bersih .
"Kok kamu bisa pinter banget nawar harga di pasar nak ?"tanya Erlyta .
"Karena Yayang dulu suka ikut eyang putri ke pasar Tante,dan mulai dari situ Yayang belajar tawar menawar harga di pasar apalagi sekarang Yayang jualan jadi harus pintar-pintar menawar harga biar gak keluar modal dan barang di pasar lebih fresh ketimbang barang di supermarket dan tentu harga yang murah dan masih bisa di tawar "ujar Yayang santai .
"Iya Bu di supermarket harganya pun lebih mahal "ujar Bu Sri.
"Iya Bu betul itu "ujar Erlyta
"Kamu suka ke pasar ya nak ?"tanya Candra .
"Iya Om"ujar Yayang
"Kamu jualan ?"tanya Ferdinan pada Yayang.
"Iya aku jualan "jawab Yayang singkat
"Boleh kapan-kapan beli ?"ujar Ferdinan lagi .
"Boleh yang jual aku sama Ayu juga "ujar Yayang .
"Permisi ini pesanan nya ujar si penjual soto tersebut
"Makasih mas "ujar papi Ferdinan
"Makasih Bang " ujar Bu Sri dan Yayang bersamaan dan akhirnya mereka makan dengan tenang.
Saat makan dia tak sengaja mendengar suara yang ia kenal
"Aku harus gimana aku bener-bener suka dengan dia bukan suka antara om angkat sama keponakan rapi aku sayang sama
dia seperti sayang seorang laki-laki sayang kepada perempuan "
"Perjuangin kalau guru semangat biar dia tahu kalau ku menaruh hati sama dia "
"Tapi aku takut kalau Dena nanti malah marah sama aku "
"Cobalah dulu kamu perlahan -lahan perlihatkan rasa suka mu Sam dek Dena"
Yayang lalu menoleh ke sumber suara yang tak jauh dari tempat duduk nya dan dia bisa melihat di sana ada kedua kakak nya ,Andika ,Tio dan satu orang yang tak ia kenal
Dan dia tahu kalau Tio sebenarnya suka dengan Dena .
Flash back off
"Sejak dari itu aku bisa lihat kalau memang mas Tio suka dengan Dena dan orang yang tak aku kenal itu adalah kamu mas Raka. Kejadian itu terjadi terjadi 1 Minggu sebelum aku tahu kalau orang tua kita menjodohkan kita "ujar Yayang
...
🌸
🌸
🌸
🌸
__ADS_1
🌸
Bersambung...