
Setelah makan mie rebus, Salsa menghampiri Jenal yang masih berada di ruang tamu dan duduk di samping lelaki itu.
‘’Sendirian aja Nal’’ Sapa Salsa basa-basi.
‘’Siapa bilang aku sendirian, kan ada kamu yang cantik ini’’ Jawab Jenal sambil tersenyum.
‘’Bisa aja kamu ngegombal’’ Sahut Salsa ikut tersenyum.
‘’Aku gak gombal, beneran deh kamu itu cantik’’ Balas Jenal sambil melirik.
‘’Kamu sering bercinta dengan Yuli?’’ Tanya Salsa selidik.
‘’Maksud kamu?’’ Jenal bertanya balik. ‘’kenapa dia tau kalau aku bercinta dengan Yuli?’’ Gumam Jenal sambil memandangi wanita cantik disampingnya.
‘’Udah, gak usah di tutupin, aku tau kalau kamu sering bercinta dengan Yuli’’ Kata Salsa sambil tersenyum.
‘’Darimana kamu tau?’’ Tanya Jenal penasaran.
‘’Kemarin aku tak sengaja melihat kalian sedang bercinta di atas ranjang’’ Ucap Salsa lagi dengan senyumannya.
__ADS_1
‘’Hah! Jadi kamu..’’ Ucap Jenal.
‘’Iya, waktu itu ponselku ketinggalan di kosannya Yuli terus aku balik untuk mengambil ponsel, aku panggil-panggil Yuli gak ada jawaban dan aku langsung masuk aja, eh ternyata kalian sedang mesra-mesraan di ranjang’’ Jelas Salsa menceritakan.
Jenal langsung menutup mulutnya Salsa , ‘’jangan bilang-bilang sama yang lain’’ Bisik Jenal di telinganya Salsa.
‘’Ih..apaan sih, semua udah pada tau, jadi gak usah kamu tutup-tutupin, we..we..’’ Balas Salsa sambil menjulurkan lidahnya meledek lelaki itu.
‘’Kamu tuh ya..’’ Kata Jenal sambil menggelitiki pinggangnya Salsa.
‘’Geli Nal, hentikan’’ Ucap Salsa berusaha menghindar dan berontak.
‘’Jenal!’’ Kata Salsa lalu berlari masuk kedalam kamar dan di susul oleh lelaki itu.
‘’Ngapain kamu ikut masuk, sana pergi!’’ Ucap Salsa sambil mendorong Jenal namun lelaki itu memegang tangannya Salsa dan akhirnya mereka jatuh ke lantai bersama.
Salsa menindih tubuhnya Jenal, lelaki itu langsung memeluknya, mata mereka saling bertemu, hembusan nafas pun menerpa wajah keduanya. Degup jantung mereka berdedak kencang.
Jenal merasakan kenyalnya dua gundukan milik Salsa, mereka saling diam hanya mata mereka yang berbicara seakan menginginkan sesuatu. Perlahan bibir mereka bertemu, ‘’cup, mmm...’’.
__ADS_1
Salsa memandangi wajah lelaki itu sambil tangannya memegang kedua pipi Jenal, ‘’cup..cup...’’ wanita itu mencium dua kali sambil menatap bola mata milik Jenal.
Salsa merasakan burung milik Jenal bergerak-gerak seakan ingin keluar dari sarangnya. Jenal meremas bokong wanita itu sambil di gerakkan maju mundur supaya bergesekan dengan burung miliknya.
‘’Sa, Salsa, pinjem ikat rambutnya dong’’ Suara kencang dari Layla terdengar oleh Salsa dan Jenal.
Salsa langsung bangkit dari atas tubuhnya Jenal lalu merapihkan rambutnya dan segera menemui Layla sambil membawa ikat rambut. ‘’nih ikat rambutnya’’.
Setelah memberikan ikat rambut, Salsa kembali masuk kedalam kamar dan mengunci pintu, Jenal langsung memeluk wanita itu dari belakang sambil menciumi leher jenjang milik Salsa.
‘’Jenal..ih kamu nakal’’ Ucap Salsa sambil membalikkan badan dan menjawil hidung lelaki itu.
‘’Kamu yang telah membuatku nakal’’ setelah mengatakan itu Jenal menyambar bibir manis Salsa.
Salsa mengalungkan tangannya di pundak Jenal sambil menikmati bibirnya yang sedang di ***** oleh lelaki itu.
Jenal membawa Salsa ke atas ranjang, mereka saling tumpang tindih, Jenal yang berada di atas lebih leluasa menikmati bibir manis milik Salsa, lidahnya menyapu bersih setiap sudut bibir manis wanita itu.
*BERSAMBUNG*
__ADS_1