Gerbang Ghaib Membawa Nikmat

Gerbang Ghaib Membawa Nikmat
Permainan Layla


__ADS_3

  Jenal masih memeluk Layla di lantai menghadap keatas, ia berniat tidak akan melepaskan  tidak serius dengan niatnya.


‘’Oke aku akan mengurungkan niatku, jadi lepaskan aku Nal’’ Ucap Layla membujuk Jenal.


‘’Janji’’ Balas Jenal untuk memastikannya.


‘’Ya aku janji’’ Sahut Layla.


Jenal mulai mengendorkan pelukannya lalu melepaskan wanita itu. Bukannya bangkit dan lari namun Layla hanya membalikkan badan menghadap ke wajahnya Jenal, ‘’cup’’. Sebuah ciuman mendarat di pipinya Jenal.


‘’Aku hanya bercanda, mana mungkin aku akan menyunati kamu Nal’’ Bisik Layla di dekat telinganya Jenal.


‘’Benarkah kamu hanya bercanda?’’ Tanya Jenal memastikan.


‘’Benar Nal, pisang kamu kan bisa membuat kenikmatan jadi mana mungkin aku akan menyunati lagi’’ Balas Layla sambil tangan satunya mengelus pisang lelaki itu yang masih ada di dalam sangkarnya.


‘’La, apa yang kamu lakukan?’’ Kata Jenal yang merasa tangan wanita itu masuk kedalam celana kolor pendek miliknya.


‘’Aku akan membuat pisangmu tegang dan keenakan’’ Jawab Layla sambil tersenyum.

__ADS_1


  Layla menarik kaos Jenal keatas lalu mencium dada lelaki itu sambil tangannya terus mengelus pisang milik Jenal supaya tegang dan keras. Tangan Layla yang sedang memegang pisangnya Jenal bergerak naik turun membuat pisang itu lebih tegang dan mengeras.


  Perlahan bibir wanita itu turun kebawah menuju ke pisang yang sedang di pegangnya, Layla meludah ke pisang itu supaya licin dan enak di gerakkan.


Jenal membelai rambut Layla sambil terus menikmati pisangnya yang sedang berada di tangan wanita itu.


‘’Pisang kamu lumayan besar Nal’’ Ucap Layla sambil jari telunjuknya mengelus pucuk pisang itu lalu memasukkan lagi kedalam mulut.


  Sedangkan Lasmi dan Miya sudah mandi dan berpakaian rapi, kedua wanita itu duduk di ruang tengah sambil nonton sinetron kesukaan mereka.


‘’Layla kemana Las?’’ Tanya Miya sambil menoleh.


‘’Oh..’’ Hanya itu yang keluar dari mulutnya Miya.


  Salsa yang merasa miliknya sudah lebih baik dan sakitnya berkurang, ia berjalan keluar menuju ke kamar mandi.


‘’Aku mandi pake air hangat aja’’ Ucapnya pada diri sendiri.


  Salsa lalu memasak air dulu dan duduk menunggu, setelah beberapa menit Salsa menuangkan air panas itu dan di campur dengan air dingin kedalam bak mandi.

__ADS_1


  Di rumahnya Jenal, mereka sudah berada di atas ranjang, Layla sangat menikmati dorongan dari pisangnya Jenal yang bergerak maju mundur sampai mentok kedalam miliknya.


‘’Kamu suka?’’ Tanya Jenal sambil tersenyum.


‘’Suka pakai banget Nal, hmm..’’ Jawab Layla sambil dengan suara yang manja dan menatap mata lelaki itu.


  Jenal terus mempercepat dorongan pisangnya sampai mentok membuat Layla meremas sprei ranjang sampai bergelombang seperti ombak laut. Jenal mengangkat kedua kakinya Layla dan menyampirkan di pundak.


  Layla tersenyum senang sambil meremas dua gundukan miliknya sambil menikmati sentuhan dari pisang lelaki itu yang bergerak cepat maju mundur di dalam miliknya yang sudah basah oleh lendir putih.


  Mereka sangat menikmatinya sampai keringat bercucuran membasahi tubuh, Jenal menyuruh Layla untuk menungging lalu lelaki itu memasukkan pisangnya dari belakang,


  Jenal memegang pinggang wanita itu sambil menggoyangkan pinggulnya maju mundur, Layla meremas erat sprei ranjang sambil menungging menikmati dorongan pisang lelaki itu.


‘’Terus Nal, lebih cepat lagi, mmm..’’ Ucap Layla yang menikmatinya.


‘’Dengan senang hati La, aku akan mempercepat lagi’’ Jawab Jenal sambil tersenyum senang.


*BERSAMBUNG*

__ADS_1


__ADS_2