
Salsa membuka pintu lalu menengok kanan dan kiri, setelah keadaan sepi ia menyuruh Jenal untuk keluar dari kamar.
‘’Sudah sepi Nal, buruan cepat keluar’’ Ucapnya sambil terus mengawasi keadaan.
Jenal langsung keluar dari kamarnya Salsa dan berjalan ke ruang tamu.
‘’Loh, kamu kok dari dalam, aku kira kamu sudah pulang’’ Kata Layla yang sedang duduk di ruang tamu.
‘’Eh, iya, a..aku tadi istirahat sebentar di kamar nomor satu’’ Jawab Jenal gugup.
‘’Oh, tadi Lasmi dan Miya cariin kamu tuh’’ Balas Layla sambil bermain dengan ponselnya.
‘’Kemana mereka?’’ Tanya Jenal.
‘’Tuh di dapur sedang masak’’ Jawab Layla sambil menoleh kearah dapur.
‘’Baiklah aku kesana dulu’’ Kata Jenal lalu berjalan menuju ke dapur.
Jenal sampai di dapur dan melihat dua wanita cantik sedang memasak mie rebus yang di campur dengan telor.
‘’Wah, enak nih’’ Kata Jenal yang berhasil mengagetkan kedua wanita cantik itu.
‘’Eh, kamu bikin kita kaget aja’’ Kata Lasmi sambil menoleh kebelakang.
‘’Dari mana kamu Nal?’’ Tanya Miya.
__ADS_1
‘’Mmm..tadi aku istirahat di kamar nomor satu’’ Jawab Jenal sambil memberikan senyumannya.
‘’Kirain pergi pulang’’ Sahut Lasmi. ‘’kamu laper? Biar aku buatkan mie rebus juga untukmu’’ sambung Lasmi lagi.
‘’Boleh juga’’ Balas Jenal tersenyum.
Lasmi lalu membuatkan mie rebus untuk Jenal, setelah selesai ketiga orang itu langsung menyantap mie rebus dengan lahap di meja makan sambil mengobrol.
‘’Nal, tadi kami denger di kamarnya Salsa suara ******* kenikmatan, entah dengan siapa Salsa bercinta’’ Kata lasmi.
‘’Uhuk..uhuk’’ Jenal terbatuk dan tersedak karena kaget dengan perkataan Lasmi.
‘’Kalau makan pelan-pelan Nal, nih minum dulu?’’ Miya menyodorkan segelas air putih kepada Jenal.
‘’Kamu gak papa?’’ Tanya Lasmi’’
‘’Aku gak papa, Cuma tersedak saja’’ Jawab Jenal sambil mengusap sudut bibirnya.
‘’Syukurlah kalau gak papa’’ Kata Lasmi lagi.
(kayaknya ada yang di sembunyikan lelaki itu) Gumam Lasmi dalam hatinya.
Mereka pun melanjutkan makannya sampai mangkok bersih dan kinclong, setelah itu Lasmi membereskan meja makan dan di bantu oleh Miya. Jenal kembali ke ruang tamu dan duduk di sampingnya Layla.
‘’Kamu gak makan La?’’ Tanya Jenal basa-basi.
__ADS_1
‘’Masih kenyang, tadi aku habis makan roti’’ Jawab Layla sambil menoleh kepada lelaki yang duduk di sampingnya.
‘’Cie..cie..sedang berduaan nih’’ Celetuk Miya yang baru saja datang bersama Lasmi dan duduk di sebrang meja.
‘’Salsa mana?’’ Tanya Layla.
‘’Loh, kenapa tanya aku, bukannya dia bersama kamu?’’ Jawab Lasmi berura-pura.
Lasmi tau kalau Salsa berada di dalam kamar, entah apa yang dilakukan wanita itu sehingga tidak keluar dari kamarnya.
‘’Gak, dari tadi aku sendirian di sini’’ Balas Layla sambil menggelengkan kepala.
‘’Ekhem..mungkin dia ada di kamarnya’’ Celetuk Jenal sambil berdehem.
(Kenapa Jenal tau kalau Salsa ada di kamarnya?) Gumam Lasmi dalam hatinya.
‘’Kok kamu tau Nal?’’ Tanya Miya selidik.
‘’Mmm, itu hanya dugaanku saja, kalau dia tidak ada di kamarnya terus kemana dia?’’ Balas Jenal dan pura-pura bertanya.
‘’Ya, dari tadi aku disini tapi gak lihat Salsa keluar’’ Sahut Layla. ‘’mungkin lagi tidur kali’’ Sambung Layla lagi.
‘’Hei, kapan-kapan kita liburan yuk’’ Celuk Jenal untuk mengalihkan pembicaraan mereka.
*BERSAMBUNG*
__ADS_1