Giok Berdarah

Giok Berdarah
Bab 49.


__ADS_3

Cahaya yang mengelilingi arwah yang baru saja datang ke alam akhirat perlahan-lahan meredup dan mendatangkan aura negatifnya yang sangat besar dan menakutkan bagi seluruh arwah lain yang berada di alam akhirat.


Arwah itu adalah Yang Xi Xi yang berjalan di atas jalanan yang sangat panjang, kosong, gersang dan penuh kebisingan dari arwah-arwah yang menjerit-jerit di sekitarnya.Ia menengok ke arah barat untuk pergi ke sebuah bangunan yang luar biasa suram dan gelap sekali auranya sehingga tak ada satu arwahpun yang berani untuk datang ke bangunan itu.


"Rumahmu ada disini juga, Xi Xi?" tanya arwah pria tampan yang menunggunya di pintu masuk ke bangunan itu.


"Ya,eh Dan Dan bukannya kamu seharusnya ada di jembatan untuk reinkarnasi?" tanya Yang Xi Xi dengan kebingungan diwajahnya melihat Liu Dan ada di sana.


"Aku dilempar kembali ke sini oleh Nenek Sun si pedagang arak pelupa di jembatan reinkarnasi karena Raja Neraka bilang aku masih ada rasa penasaran di hatiku yang menghalangi jalanku ke dunia baruku." jawab Liu Dan menghela napas dalam-dalam tanpa udara dari kerongkongan.


"Emm,karena kamu masih memikirkan Ase dan keluargamu yang lain di dunia manusia,Dan Dan. Aku juga memikirkannya meskipun Aku tahu di sana ada Aseng yang akan melindunginya dari marabahaya apapun." kata Yang Xi Xi mengajak Liu Dan untuk masuk ke bangunan itu.


Di dalam bangunan itu terdapat banyak hantu- hantu pelayan dan pengawal yang disebut Lei Hua dan Lei Ko.Mereka melayang-layang dengan senyuman dingin dan menakutkan bagi manusia yang melihat rupa asli mereka.Liu Dan yang baru saja masuk ke alam akhirat terperanjat ngeri luar biasa melihat hantu-hantu itu.


"Hallo, selamat datang di rumah alam akhiratku, kawan." sapa hantu wanita yang berpakaian ala Dinasti Tang yang melayang ke arah Liu Dan di dekat Yang Xi Xi.


Yang Xi Xi menepis hantu itu dengan lambaian tangannya saja sampai hantu wanita itu mundur dan terjengkang ke belakang sehingga tubuh si hantu wanita itu menabrak dinding dan cahaya di dunia manusia terlihat jelas oleh Yang Xi Xi di dekat Liu Dan.


"Dan Dan,kita kembali ke dunia manusia.." kata Yang Xi Xi nada terkejut melihat bangunan- bangunan di depannya adalah bangunan dimasa lampau nya.

__ADS_1


"Kita kembali ke era kita masih hidup sebagai orang-orang yang diburu oleh keluarga Gong." kata Liu Dan yang mengenali kamar tidur dimasa lampau.


"Hmm, rupanya masih ada musuh yang belum bisa melepaskan kita dari rasa dendamnya dan ia mengincar jiwa kita di masa ini." kata Yang Xi Xi cepat berbalik ke belakang dan menemukan arwah yang memiliki kemampuan besar berada di depannya.


"Ayahmu sendiri, Xi Xi.Lihat arwah itu luarbiasa mirip denganmu." kata Liu Dan yang menggigil ketakutan melihat arwah itu berubah menjadi sosok lain dari Yang Xi Xi.


"Dia bukan ayahku melainkan jiwaku yang penuh kebencian dan dendam terhadap diriku sendiri yang mencintai dua orang pria sekaligus di masa lampau ku yaitu kamu dan Gong Ju suamiku sendiri karena kamu adalah cinta pertamaku dan ayah kandung dari anakku yaitu Ase yang lahir di masa sekarang atau masa globalisasi.Dan, Gong Ju atau Aseng adalah cinta keduaku." kata Yang Xi Xi memberikan penjelasan mengenai arwah di depan mereka kepada Liu Dan.


"Hmm,kau sangat serakah, Xi Xi." kata Liu Dan di sampingnya menggeleng kepala.


"Aku tahu bahwa Aku sangat serakah karena aku mencintaimu dan mencintai Aseng namun Aku tahu siapa sesungguhnya yang paling aku cintai dan ku inginkan di seluruh alam semesta ini." kata Yang Xi Xi menghadapi Liu Dan di depannya dengan tatapan matanya begitu menghanyutkan kalbu Liu Dan.


"A.. Apaa? " tanya Liu Dan kaget mendengarnya.


"Aku ingat aku mengucapkan janji suci untukmu dengan mengatakan bahwa Aku akan menanti kedatanganmu sampai kapanpun juga meskipun di hari itu kita dipisahkan namun di masa depan kita pasti akan bersatu untuk selamanya." jawab Liu Dan menggenggam tangan Yang Xi Xi namun ia tidak pernah lagi merasakan cinta untuk Yang Xi Xi karena dirinya yang sekarang ini mencintai Liana istri masa sekarang.


Yang Xi Xi meneteskan airmata mengetahui isi hati dari Liu Dan pria sepanjang masa hidupnya itu tak pernah lagi mencintainya seperti dirinya yang selalu mencintai Liu Dan meskipun ia tahu dia juga sempat terlena oleh Aseng atau Gong Ju yang membuat Liu Dan atau Gong Lang harus menghentikan perasaan cinta terhadapnya.


"Dan Dan kau bukan lagi Gong Lang atau Liang Yu Chien-ku yang selama seribu tahun lamanya ku cari." kata Yang Xi Xi yang membuat arwah di depannya itu terlihat semakin membencinya dan ingin merusak jiwa kebaikannya sendiri.

__ADS_1


"Xi Xi, kau juga bukan lagi Wu Yin Yin atau Putri Qing Er-ku yang selama beribu-ribu kali jiwaku reinkarnasi di sejumlah era manapun di seluruh alam semesta ini dapat terukir kokoh di jiwaku." kata Liu Dan berusaha untuk menyadarkan Yang Xi Xi untuk tidak terpengaruh oleh arwah jahat di depan mereka berdua saat ini.


"Apakah kalian sudah cukup untuk bicara soal cinta di depanku?" tanya arwah jahat Yang Xi Xi dengan senyuman bengis kepada keduanya.


"Siapa yang bicara soal cinta di depanmu, kami bicara soal mengakhiri cinta." bantah Liu Dan.


"Laki-laki jahanam kau yang telah menyebabkan kematian jiwaku sehingga Aku menderita karena kamu dan janji sucimu itu..! Sekarang Aku akan menghukummu lebih dahulu sebelum Aku bisa menghukum diriku sendiri..!" bentak arwah jahat Yang Xi Xi kepada Liu Dan.


"Silakan saja kau menghukumku!" tantang Liu Dan dengan sikap tegas sekali.


Arwah jahat Yang Xi Xi mengeluarkan kebencian dan dendam kepada Liu Dan yang mengurung arwah Liu Dan dengan api hitam yang luar biasa besar sehingga Liu Dan luar biasa tersiksa oleh amarah dari arwah itu.


"Aku tidak akan pernah takut kepadamu,Qing Er. Aku justru sangat kasihan karena kamu seorang putri yang selalu diabaikan oleh keluargamu dan impianmu menjadi seorang Ratu telah gagal oleh dirimu sendiri." kata Liu Dan yang membuat api hitam semakin besar mengurungnya.


Yang Xi Xi yang baik hati melompat masuk ke api hitam yang mengurung Liu Dan lalu memeluk Liu Dan dengan senyuman yang membuat hati Liu Dan terenyuh sehingga Liu Dan memutuskan untuk menyelamatkan Yang Xi Xi daripada diri Liu Dan sendiri.


"Xi Xi, cinta adalah ilusi yang membuat jiwa kita tak pernah bisa tenang karena itulah lepaskanlah segala ikatan yang mengganggu ketenanganmu dan ketenanganku untuk jalan yang kita lalui di alam akhirat dapat berjalan dengan lancar dan kita bisa reinkarnasi bersama-sama." kata Liu Dan dengan kelembutannya membalas pelukan hangat Yang Xi Xi.


Cahaya api hitam yang mengurungnya perlahan- lahan menghilang dan ia pun jatuh ke tanah yang merupakan alam akhirat bersama Yang Xi Xi di dekatnya. Ia bangun dan merengkuh wajah Yang Xi Xi dengan kedua tangannya dan mendekatkan dirinya pada Yang Xi Xi.

__ADS_1


"Dan Dan, kau bilang dirimu tak lagi mencintaiku tapi kelakuanmu itu selalu membuktikan bahwa kau masih mencintaiku dengan jiwa aslimu yang tak pernah melupakan janji sucimu kepadaku meskipun reinkarnasi berulang-ulang yang telah kamu lakukan untuk melupakanku namun kamu selalu mengingat kenangan indah diantara kita berdua." kata Yang Xi Xi merengkuh wajah Liu Dan dengan kedua tangannya lalu mencium bibir Liu Dan yang basah oleh airmata yang turun dari sepasang mata pria tampan itu.


Bersambung!!


__ADS_2