
Yang Xi Xi dan Liu Dan menoleh ke arah samping kanan mereka yang terdapat jembatan yang luar biasa terang benderang dan disana ada Nenek penjual arak pelupa.
"Jembatan reinkarnasi ada di sana." kata Liu Dan mengajak Yang Xi Xi berdiri dan berjalan maju ke tengah-tengah jembatan untuk meminta gelas berisi arak pelupa dari nenek penjaga pintu di jembatan reinkarnasi.
"Kata siapa kalian berdua bisa reinkarnasi tanpa harus menjalani hukuman atas dosa-dosa kalian di masa hidup kalian." kata nenek itu yang telah memanggil sepasang Dewa penjaga pintu alam akhirat untuk menangkap mereka berdua.
"Hei, kami sudah bertobat dengan setulus hati kami." kata Yang Xi Xi lembut.
"Ya, kami bukan lagi hantu penasaran."kata Liu Dan segera.
" Tapi, kalian harus tetap mengikuti peraturan di alam akhirat jika kalian ingin reinkarnasi menjadi manusia baru."kata Dewa penjaga pintu ke alam reinkarnasi dengan senyuman welas asih.
"Ah, baiklah. Lalu apa yang harus kami lakukan untuk kami bisa reinkarnasi?" tanya Yang Xi Xi nada sopan.
"Mengumpulkan jasa kebaikan sebanyak- banyaknya dan mempelajari tentang sutra- sutra Buddha di kelas Dharma di alam akhirat sampai batas waktu kalian reinkarnasi tiba." jawab Dewa tersebut kepada Yang Xi Xi dan Liu Dan.
Mereka pun pergi ke kelas Dharma untuk mereka berdua dapat mempelajari tentang sutra- sutra Buddha dan hal ini memakan waktu begitu lama sekali sampai datangnya sebuah cahaya cinta menerangi diri mereka berdua yang berasal dari do'a dan sumbangan kebaikan yang dilakukan oleh Ase dan Aseng di dunia manusia.
"Ase, dia tak pernah tahu siapa kita berdua yang sebenarnya namun ia selalu menyumbangkan cinta kasihnya melalui dana kemanusiaannya di seluruh panti sosial yang di datanginya dan ia juga rajin sembahyang di vihara dan mendoakan agar semua makhluk hidup di dunia tenang dan bahagia."kata Liu Dan terharu dengan kebaikan putranya melalui cermin kehidupan yang berada di alam akhirat.
" Ya, Aseng juga lihatlah dia sudah tak pernah bisa melihat hal- hal ghaib lagi semenjak mata batinnya ditutup oleh Qiao Qiao atas perintah dari Bibi Xu,tetapi ia tetap mengunjungi makam ku di dekat makam neneknya dan ia juga selalu ingat kamu dengan membakar dupa di laut yang merupakan tempat dirimu di larung setelah kau di kremasi oleh keluarga manusia mu di masa sekarang ini."kata Yang Xi Xi menangis bahagia tanpa airmata yang jatuh dari kedua matanya.
__ADS_1
Liu Dan meraih jemarinya dengan lembut lalu ia pun menjatuhkan dirinya di pelukan hangat Liu Dan selama beberapa menit sebelum suara yang lembut dari Dewa penjaga pintu reinkarnasi telah memanggilnya untuk melewati pintu masuk ke alam manusia usai minum arak pelupa.
"Selamat jalan, Xi Xi." kata Liu Dan tulus kepada Yang Xi Xi yang menembus ratusan ribu awan di langit dan masuk ke dalam kehidupan baru dari sepasang suami-istri di alam manusia.
Suara tangisan lembut seorang bayi perempuan di sebuah tempat di alam manusia terdengar oleh Liu Dan sebelum pria tampan ini menerima gelas berisi air pelupa.
"Baiklah,sekarang giliranku untuk masuk ke alam manusia."kata Liu Dan yang sudah bersiap untuk menembus ratusan ribu awan di langit seperti yang dilakukan oleh Yang Xi Xi tiba-tiba sebuah awan mendung menutup dirinya dan menyeret dirinya masuk ke alam lain.
" Tidakkkkkk!" pekik Liu Dan.
"Ah, dia masih ada keresahan di dalam hatinya di kehidupan masa lalunya yang membuatnya tak bisa reinkarnasi seperti kekasihnya." kata Dewa penjaga pintu masuk ke alam manusia.
"Apa yang harus Aku lakukan sekarang setelah ku gagal untuk reinkarnasi seperti Yang Xi Xi?" tanya Liu Dan yang melayang keluar dari rumah sederhana menuju ke rumah mewah milik Ase di daerah lain.
Ase sedang duduk di kursi menghadapi meja di depan pemuda tampan itu sambil menghitung jumlah pendapatan dari toko buku Fan bersama Yu Chen Chen kekasih dari pemuda tampan itu.
"Hhhh, apakah Aku harus menyaksikan anak ini menikah dengan seorang wanita pilihannya lebih dahulu sebelum aku bisa reinkarnasi?" pikir Liu Dan.
Ase tiba-tiba seperti bisa merasakan kehadiran Liu Dan di sekitarnya.Ia menengok ke segala arah untuk melihat teman baiknya di kampusnya dahulu.Dan, ia terkejut melihat Liu Dan dari kaca jam dinding di atas kepala Yu Chen Chen.
"Liu Dan, apa keinginan terakhirmu yang harus ku lakukan untuk kamu bisa reinkarnasi?" tanya Ase dalam hati sambil menatap arwah pria muda yang sangat tampan dan baik hati di kaca jam dinding ruang tamunya.
__ADS_1
"Aku ingin melihatmu bahagia dengan wanitamu itu, Ase." jawab Liu Dan yang suara lembutnya dapat dirasakan oleh Ase.
"Ya, pasti ku akan bahagia dengan Chen Chen." kata Ase menangis tanpa sebab diketahuinya.
Sebuah asap tebal menutupi Ase dan Yu Chen Chen dari pandangan sepasang mata Liu Dan di kaca jam dinding rumah Ase. Rupanya di sana ada sosok arwah Papa kandung Ase di masa sekarang yang berdiri di depan Ase dan halangi dirinya.
"Tuan Fan, apa yang membuat kamu tak iklas untuk meninggalkan anakmu sedangkan kamu bukan lagi seorang manusia melainkan hantu penasaran?" tanya Liu Dan dengan alisnya yang terpaut sedikit kepada arwah pria berkacamata di depannya.
"Aku ingin dia memenjarakan Ibunya yang telah membuat hidupku sengsara sepanjang hidupku di dunia ini." jawab arwah pria berkacamata di depan Liu Dan dengan nada perih.
"Apakah kesalahan yang telah dilakukan oleh ibu Ase terhadapmu?Bukankah kau sendiri yang telah melakukan KDRT terhadap Ibunya Ase?" tanya Liu Dan yang melihat peristiwa yang telah dialami oleh keluarga Fan dari sepasang mata arwah pria berkacamata itu ceritakan kepadanya namun ia bisa melihat lebih jelas dari batin Ase yang menceritakan tentang penderitaan yang di alami Ibunya Ase kepadanya.
"Kau keterlaluan...! " bentak arwah Tuan Fan.
Liu Dan dengan sigap mendorong arwah Tuan Fan keluar dari rumah Ase sebelum arwah Tuan Fan menyakiti Ase dan Yu Chen Chen atau lebih tepatnya ingin balas dendam kepada Ase.
"Heii, lepaskan Akuuuu...! " bentak arwah Tuan Fan yang dibekuk oleh sepasang Dewa penjaga pintu masuk ke alam akhirat dan dikirim ke neraka.
Liu Dan pun berdiri tenang dan bahagia di depan pintu masuk ke alam manusia dengan minum arak pelupa dengan perasaan jiwanya bahagia dan Ia pun dapat reinkarnasi menjadi manusia yang baru.
___________________TAMAT__________________
__ADS_1