Glaceis Archon: Ruler Of Blizzard

Glaceis Archon: Ruler Of Blizzard
Chapter 08 : Musuh Pahlawan Yang Tidak Takut Dengan Dewa


__ADS_3

(POV Orang Ketiga)


Namanya Rougine. Dia adalah seorang mantan Adventurer yang akibat dari nasib buruknya, dirinya harus menjalani sisa hidupnya di tempat mengerikan ini.


The Cursed Land Not Blessed By The Gods, Erimos.


Itu adalah sebuah wilayah yang kata banyak orang, di tinggalkan oleh para Dewa, akibat orang-orang yang ada di sana mencoba untuk menentang mereka.


Sangat berbeda sekali dengan wilayah mana pun yang ada di Benua itu, meskipun masih sama dengan wilayah dari Beast Kingdom of Wildore, sama-sama sebagian besarnya merupakan daerah tandus, alias gurun pasir. Tapi, tingkat kehidupan yang dimiliki oleh kedua wilayah itu sangat berbeda jauh, dengan Beas Kingdom of Wildore masih layak untuk di huni, tapi hal yang sama tidak dapat dikatakan untuk tempat itu.


Wilayah tersebut tidak memiliki lahan hijau sedikit pun, bahkan lahan yang subur pun tidak ada, di mana wilayah itu benar-benar hanya di isi oleh padang gurun dan pegunungan yang curam nan mematikan saja.


Bagi banyak orang, wilayah itu adalah tempat paling buruk untuk di tinggali, tapi bagi para penduduk yang tinggal di sana, mereka tidak memiliki pilihan lain, karena wilayah mana pun yang ada di luar sana benar-benar menolak mereka, sebab orang-orang luar selalu memandang mereka sebagai para bidat yang tidak layak untuk di selamatkan dan sangat pantas untuk menderita.


Dan, sekitar tiga puluh tahun yang lalu, Rougine berhasil menemukan sebuah fakta mengejutkan, bahwa sebenarnya orang-orang yang tinggal di sana itu, tidak berbeda jauh dari mereka yang tinggal di luar tempat itu.


Bahkan, yang lebih mengejutkannya lagi, hanya ada nol koma satu persen orang saja yang memiliki Curse, dengan pemilik Blessing pun sama sedikitnya dengan hal tersebut.


Tapi, akibat dari rasa kasihan dan sifat kekanak-kanakan yang dirinya miliki di masa itu, Rougine dengan bodohnya menceritakan hal tersebut, hingga meembuat orang-orang dari Holy Kingdom of Agios dan Empire of Aeternus, menyatakan bahwa dirinya telah terpapar oleh para penduduk dari wilayah itu, yang artinya dia pun segera di anggap sebagai bidat.


Dimana, tidak perlu waktu lama setelah hal itu menyebar, sebuah pasukan khusus yang di kirim oleh Empire of Aeternus pergi untuk menangkap dirinya dan dengan paksa, melemparnya ke wilayah itu, dengan sebuah kutukan aneh yang tidak memungkinkan dirinya untuk keluar dari wilayah itu.


Meskipun pada awalnya Rougine selalu menyalahkan segala hal kepada penduduk yang tinggal di wilayah itu, tapi seiring berjalannya waktu, dia sadar kalau itu hanya alasan kekanak-kanakan yang dirinya buat saja, untuk menutupi kesalahan yang dirinya telah perbuat.


Dan dengan begitu, dengan tujuan untuk menebus kesalahannya itu, terutama setelah dirinya secara tidak sengaja menyebabkan seorang anak laki-laki dari wilayah itu yang sudah sangat baik terhadapnya meninggal, Rougine bersumpah untuk membuat, setidaknya, satu kota yang ada di wilayah itu menjadi layak huni.

__ADS_1


Namun, walaupun usahanya itu memang awalnya berjalan dengan sangat lancar, tapi berkat kehadiran mendadak dari Baron Porcus, yang datang setelah Kaisar dari Empire of Aeternus memutuskan untuk mencoba mereformasi wilayah tersebut, seluruh usahanya itu segera hancur berkeping-keping dengan sangat mudah di depan matanya sendiri.


Baron Porcus, orang itu dengan sangat sepihaknya, memaksa seluruh warga yang ada di sana untuk bekerja tanpa di beri makan sama sekali, dan meskipun di beri makan, itu pun hanyalah makanan sisa ataupun yang sudah sangat lama membusuk, di mana hal itu semakin memperburuk kondisi orang-orang yang ada di wilayah itu.


Untuk memperburuk hal tersebut, dana yang seharusnya digunakan untuk memperbaiki kota dan membangun berbagai macam fasilitas di sana, seluruh dana itu malah digunakan oleh Baron Porcus untuk dirinya sendiri, tanpa menyisahkan sepersen pun untuk warga.


Rougine yang tidak bisa berbuat apapun, dia hanya bisa menyimpan dendam itu selama hampir dua dekade saja, tanpa bisa melampiaskan amarahnya.


Tapi, dirinya tidak pernah menyangka, kalau di hari-hari menjelang tuanya ini, cahaya harapan akhirnya tiba di tanah terkutuk itu. Karena...


*Slash!*


"Lihatlah! Inilah yang akan kalian dapatkan, jika saja ada di antara kalian yang berani untuk menipuku ataupun bekerja sama dengan orang luar untuk semakin memperburuk wilayah ini. Aku tidak akan mentoler hal tersebut. Tidak peduli siapa pun itu, aku akan membunuh mereka tanpa ragu sedikit pun!"


Bahkan, jika itu datang dari seseorang yang di anggap sampah oleh seluruh orang dan dijauhi akibat menjadi musuh yang ditakdirkan bagi seorang Hero...


Rougine sama sekali tidak peduli dengan hal itu. Karena baginya, dia lebih memilih untuk menyembah orang tersebut sebagai Dewa, ketimbang menyembah para Dewa yang bahkan tidak membantu sama sekali, ketika mereka semua menderita.


"Di bawah kepemimpinanku, semua orang akan di bayar sesuai dengan kerja keras mereka! Tidak ada yang akan kelaparan lagi di sini, ketika aku memimpin. Semua hal yang ada di kota ini, tidak, semua hal yang ada di seluruh kota-kota yang ada di dalan wilayah ini, mereka semua akan di renovasi ulang."


"Aku tidak meminta kalian untuk mengikuti ku ataupun menyembahku. Tapi aku hanya meminta kerja sama dari kalian semua untuk membangun wilayah ini."


"Mari kita bangun ulang Tanah Terkutuk ini menjadi tempat paling indah yang ada di Dunia ini! Mari kita tunjukan kepada orang-orang itu, dan kepada para Dewa sialan itu, kalau bahkan tanpa bantuan mereka pun, kita akan dapat mewujudkan hal tersebut!"


"Dan, untuk memulainya, mari kita mulai dengan mengembalikan kesehatan kalian ke titik prima kalian."

__ADS_1


Setelah kata-kata yang terakhir itu, sebuah lingkaran sihir yang sangat besar, segera dapat terlihat menutupi langit yang ada di kota ini, sebelum lingkaran sihir itu menyala dalam warna ungu kebiruan dengan sangat cepat, ketika dalam waktu singkat, lingkaran sihir itu hancur dan berubah menjadi partikel-partikel kecil yang berwarna ungu kebiruan, yang ketika partikel itu bersentuhan dengan kulit orang-orang yang ada di sana, mereka segera terlihat berubah dengan sangat drastis.


Dari orang sakit yang hampir menemui ajalnya, berubah menjadi seseorang yang dipenuhi oleh energi. Bahkan, orang tua yang sudah lanjut usia pun terlihat mulai agak kembali muda lagi, ketika mereka semua tampak seperti berada di kesehatan penuh mereka.


Semua orang yang merasakan hal itu, bahkan Rougine pun tidak terkecuali, mulai meneteskan air mata penuh kebahagiaan.


Namun, tangisan penuh kebahagiaan Rougine tidak berlangsung lama, karena setelah matanya tanpa sadar kembali menatap penyebab dari seluruh hal itu, sang Pangeran Kesembilan dari Empire of Aeternus - Arch Nixice Aeternus, dirinya segera tersadar akan sesuatu hal yang perlu dirinya lakukan.


"Hidup Lord Arch! Hidup Lord Arch! Hidup Lord Arch!..."


Meskipun awalnya hanya Rougine seorang saja yang meneriakan hal tersebut, tapi lama kelamaan, tidak perlu waktu yang lama, bagi seluruh orang yang ada di sana secara serempak meneriakan hal tersebut, hingga membuat kota itu serasa sedang mengalami sebuah gempa.


""Hidup Lord Arch! Hidup Lord Arch! Hidup Lord Arch! Hidup Lord Arch!...""


Teriak-teriakkan itu terus berlanjut, dan bukannya tampak semakin pelan, teriakan itu malah menjadi semakin kuat.


Dan, orang yang menjadi penyebab seluruh hal tersebut, dia hanya menatapi kerumunan dengan senyum kecil yang tumbuh di wajahnya saja, ketika api balas dendam terlihat berkobar dengan sangat besar di matanya.


'Kefufufu... Bagian pertama dari rencana "Hancurkan Naga Arogan yang Disebut Dengan Empire of Aeternus" berhasil dengan sangat baik...'


Senyum yang dimiliki oleh pria itu terlihat menjadi sangat terdistorsi, ketika dia terlihat mulai menutupinya menggunakan tangan kanannya.


'Sudah waktunya bagiku untuk lanjut ke rencana yang selanjutnya.'


(A/N : Bagi kalian yang bingung dengan kenapa hal itu sangat mudah sekali untuk dilakukan oleh MC. Hal tersebut dapat terjadi akibat dari salah satu Unique Skill baru yang dimiliki olehnya, dan hal itu akan dijelaskan dengan perlahan di chapter-chapter mendatang, jadi silakan di tunggu aja)

__ADS_1


__ADS_2