
★★★
“Baik, kau sudah memberi nama pada senjatamu. Sekarang paman akan beritau padamu. Sebenarnya paman berencana untuk menjadi guru di sekolahmu nanti. Untuk Melindungimu dan juga meningkatkan kekuataan para murid. Agar mereka bisa melindungi mereka dari organisasi jahat seperti [GHOST].
“Fer, pasti kamu tau organisasi [GHOST]. Mereka mempunyai teknik terlarang yang dimana bisa memindahkan jiwa pengambil alih kedalam jiwa korban. Lalu jiwa pengambil alih itu melebur dan mengambil alih jiwa si korban”
“Iya, aku sudah pernah dengar dari mulut salah satu orang dari organisasi itu yang bernama Andre”
“Jadi, kamu tau apa yang terjadi pada korban yang jiwanya diambil alih kan, Fer? Aku yang bekerja sebagai detektif di kepolisian menemukan korban yang sepenuhnya sudah bukan korban itu lagi. Lalu kami pun meminta izin pada ketua kepolisian untuk mengecek jiwa dari korban itu. Tapi saat kami mengetahui hasilnya kami terkejut”
“Bahwa yang berada didalamnya. Hanya ada jiwa si korban. Tak ada keanehan apapun termasuk tak ada tanda titik hitam pada jiwanya. Titik hitam biasanya muncul ketika seseorang diambil alih. Titik hitam itu juga menandakan energi dari makhluk yang mengambil alih tubuh seseorang”
“Tapi kenyataan dari itu semua gak berguna. Apalagi itu adalah teknik terlarang yang diluar nalar. Bahkan untuk hantu sekalipun masih bisa diusir atau dimurnikan. Tapi ini tidak bisa. Bahkan lebih parahnya lagi dia bisa menguasai seluruh kemampuan yang dimiliki tubuh tersebut secara sempurna seperti orang yang sebelumnya”
“Kalo begitu, gak ada yang bisa kita lakukan dong untuk mengeluarkan jiwa orang yang sudah sepenuhnya diambil alih”
“Gak juga, Fer. Sebenarnya ada 2 teknik yang bisa mengalahkan teknik itu. Walaupun Teknik pengambil alih jiwa ini Teknik terlarang pasti akan selalu ada kelemahan pada teknik terlarang tersebut. Setiap sejarah tidak akan pernah ada teknik yang tidak bisa dipatahkan didunia ini, Fer”
“Begitu ya, ada gak ya. Orang yang mempunyai teknik ini dan bisa membantu ku mempelajarinya”
“Kalau kau mau. Paman bisa memberikan buku teknik itu padamu. Lagian paman gak bisa pakai Teknik ini”
“(😮)Sungguh? Kenapa paman gak bisa pakai teknik ini?”
“Karna, aku tidak memiliki syarat untuk menggunakan teknik itu”
“Emangnya syaratnya apa, paman?”
“Tentu saja mempunyai Kekuataan Api itu saja. gak usah dipikirkan syarat yang lain”
“(😠)Gak usah dipikirkan!!! Bagaimana bisa aku tak memikirkan konsekuensinya!!!”
“Fer. Saat ada orang yang berharga bagimu dalam bahaya. Kamu pasti akan mencoba menyelamatkannya walaupun harus mengorbankan nyawamu. iyakan, Fer?
“T-Tapi, apa gak apa-apa mempelajari teknik ini. Jika hanya memenuhi satu syarat saja”
“Gak apa-apa kok. Lagian syarat lain itu hanya tambahan saja. Jika syarat pertama tidak bisa dipenuhi. Maka syarat kedua yang bertindak atau sebaliknya”
“Oh begitu, jadi mana buku tekniknya?”
“Ini buku tekniknya, Kamu pelajari ya,nanti. saat kau sudah kembali ke asrama. Lalu paman mau tidur lagi”
“(😑)Eeh~, Ini kah teknik tersebut. 2 teknik ya yaitu [Flame Punishment] dan [Holy Flame Punishment] kah!? padahal namanya sama hanya menambahkan kata Holy didepannya”
“Baiklah, aku akan mempelajarinya saat pulang nanti. Aku pamit dulu ya paman”
“Umm~~”
“Sepertinya, Dia tidur dengan bahagia sekarang”
__ADS_1
“Baiklah, aku harus keluar dan pergi menemui Endo yang sudah lama menungguku”
Aku keluar dari kamar paman yang ada dilantai-2. Lalu berjalan menuruni tangga untuk ke lantai-1. Lalu aku pergi ke ruang tamu dimana Endo sedang menunggu.
“Yo, Endo. Maaf ya, telah membuatmu menunggu?”
“Ya, Kau telah membuatku menunggu begitu lama, bahkan saking lamanya. Mungkin bisa membuat orang jadi bodoh”
“Maaf ya, Do. Aku lama karna, banyak hal yang aku bicarakan kepada pamanku. Maaf ya, Do”
“Ya, gak apa-apa. Yang penting pamanmu sudah gak depresi ataupun sedihkan?”
“Ya, Dia sudah agak baik kan”
Datang Albert dengan membawa 3 piring makan ke ruang tamu.
“Ini makanannya sudah datang. Ini Mi Goreng. Rasanya enak, pasti kalian suka”
“Ahh~~(😄) Kami pulang aja. Iyakan, Do~(😨). Kenapa kamu makan disini?”
“Ya, gak apa-apakan. Lagian aku sudah menunggumu cukup lama. Tentu saja, aku lapar”
“Ya, mau gimana lagi. Aku makan juga(😩)”
Akhirnya mereka bertiga makan bersama-sama. Setelah selesai makan. Aku dan Endo pamitan untuk pulang ke Asrama. Kami berjalan dari rumah teman pamanku dan mulai teringat kalau kami harus membeli baju yang dipakai setiap hari olehku. Kami pergi ke supermarket dengan menggunakan langkah cepat kami sendiri. Akhirnya kami sampai ke supermarket dan berhasil membeli pakaian lengkap dengan pakaian dalam untuk 7 hari. Setelah kami berhasil membeli pakaiaan kami pun pulang ke asrama.
“Ahh, berlari menggunakan kekuataan saat malam-malam gini, benar-benar melelahkan. Benarkan, Fer?”
“Ya, hahahaha(😄). Tapi aku percaya. Aku yang menang”
“Tidak, Aku yang menang!”
“Tidak, Aku yang menang!, kamu yang kalah!”
“Ada Apa sih berisik banget? suara itu berasal dari gerbang asrama. Aku harus cek sekarang”
“Kalian!!! bukannya kalian siswa yang meminta izin keluar tadi kan. Kalian udah balik. Jadi,cepat masuk. Sebelum kalian masuk. Kalian harus dihukuman. Karna kalian sudah berisik Rasakan ini!!! [Tampolan Kayu Pemukul]. ”
“Auw.... Maaf pak, Kami takkan ribut lagi. Benarkan, Do”
“Auw... iya maafkan kami pak, kami gak akan ribut lagi kok. janji! iyakan, Fer”
“Baiklah, kalo kalian bilang begitu. Tapi kalian masih harus dihukum satu kali lagi sama skillku. Rasakan ini!!![Tampolan Kayu Pemukul]
“Auwww”(Ferdin & Endo)
Akhirnya Aku dan Endo pun terbebas dari penjaga asrama yang memukul pantat mereka dengan kayu pemukul. Aku dan Endo pergi ke ruangan kami dengan saling bahu membahu dikarnakan pantat kami yang masih sakit karna dipukul sama penjaga asrama.
[Ceklek] [Bunyi pintu]
__ADS_1
“Parah dah tuh penjaga asrama. Main pukul pantat orang gitu aja. Gimana jadinya kalo pantatku jadi bisul. Benarkan, Fer?”
“Iya, Parah benar tuh penjaga. Emang dia pikir pantat kita itu pantat besi sama seperti Pitrack star. gila tuh, penjaga asrama”
“Lebih baik kita obati dulu pantat kita,Fer”
“Ya”
Sementara itu di Asrama Perempuan.
Kamar Alicia dan Temannya
[Ringing.....]
“Ahhh ahhh Apa mama sudah selamat? ahh. jadi, mama mau aku pulang sekarang untuk bicara sesuatu. Baiklah, aku akan pulang kerumah malam ini,ma”
“Ada apa,Cia?” Apa kamu mau pulang malam ini?”
“Iya, Malam ini. aku mau pulang kerumah, Vera ”
“ohh, Hati-hati ya, Cia”
“Ya, Aku berangkat dulu”
Alicia pun sampai kerumah dan masuk kerumahnya.
“Ma, Aku sudah pulang. Mama....Aku takut terjadi sesuatu pada mama. Ketika mendengar mama menghilang.(😭)”
“Gak perlu khawatir, Cia. Mama takkan pernah meninggalkanmu, kok(😄). Mama akan selalu disampingmu”
“Oh ya, mama masakiin makanan kesukaanmu,lo. Beefsteak”
“Beneran, ma. Asyik, mama masakiin makanan kesukaanku. Thanks ya mama”
“Ya, sama-sama sayangku, Cia”
lalu Alicia pun pergi kedapur bersama ibunya untuk memakan masakan ibunya.
“Selamat makan!!! Umm, ini enak sekali mama. Aku suka sekali masakan mama”
“Ya, sama-sama anakku tersayang”
“(Ughhh. Kenapa kepalaku pusing? Mama, kenapa kamu tersenyum begitu?)”
★★★
Penasarankan Apa yang terjadi pada Alicia kan?
pantengin terus updatetan novel ini ya
__ADS_1
To Be Continue