
★★★
“Baiklah, tinggal Kalian bertiga ayo kalian bertiga maju sini”
“Hei!!! JANGAN LUPAIIN AKU, AKU MASIH DISINI”
“Aa....aku lupa ada kamu disini, Kani Ou”
“K-Kamu memang sialan, Fer. Melupakan aku selama ini. Walau itu hanya 4 menit”
“4 menit doang, kok baper. Lo cewek apa cowok, sih?”
“Aaahhh. Diam Kau, Fer. Kau tak berhak bicara disini”
Tak lama, setelah itu. Revis memberitahukan kepadaku bahwa penjaranya sudah selesai dibuat dan siap digunakan kapanpun aku mau.
[Swuss...]
“Tuan, Aku sudah menyelesaikan penjaranya. Silahkan gunakan dan masukan penjahatnya kedalam”
“Sekarang kita lempar para penjahat pencuri tubuh ini kedalam sel mereka, Revis”
“Baik, Tuan”
Aku dan Revis mulai memasukkan mereka yaitu anggota [GHOST] ke dalam penjara buatan, Revis.
“Aku takkan membiarkan kau memasukkan teman-temanku. Pasukan-Pasukan boneka, serang dia!!!”
“Loli Om-om, sangat agresif banget. Jadi takyut akyu wkwkwkwk”
“Namaku Eru. bukan, Loli om-om”
“Sungguh? Tapi namamu yang asli adalah Kurniawan Gunawan. Umurmu 55 tahun. Kemudian aku tau juga. Kalau nama Eru itu. nama dari tubuh loli ini”
__ADS_1
“Diam!!! Aku selama-lamanya, Eru. Benar, aku akan hidup dan mati sebagai Eru dari sekarang. Aku akan menghabisimu sebagai Eru. Boneka-bonekaku, serang dia dengan [Punch Star]”
“Nama jurusmu imutnya sampai penge...gah”
Serangan boneka itu mengenai aku dan Boneka itu menghantam diriku dengan banyak batu besar. sehingga membuat banyak asap debu digereja itu.
“Akhirnya, sampah itu kuhancurkan. Hehehehehehe”
“De-dek Eru. Kamu sangat hebat. Karna bisa menghabisi si sampah itu”
“Ya, Tante”
“Jangan panggil aku tante, Eru. Tapi, panggil tante ini dengan sebutan kak Lina”
“Iya, kak Lina”
“Eru, jangan berkelahi dengan kakak Ferdin. dia itu teman kakak”
“Iya, Tapi dia kan teman kakak juga. Karna itu, kau boleh menyakitinya sepuasmu. Sebab dia menggangu upacara pernikahanku dengan anakku”
“Ya, Bu. habisi dia sekarang juga. Tidak usah diberi ampun. Lagian ketua hanya ingin kekuataan dari tubuh itu”
“Diam, Kani. Aku tau, kau membenci orang itu. Tapi, Tubuh ini masih bisa menolak keinginanku untuk mengendalikan tubuhnya. Padahal setiap kali menggunakan teknik terlarang harusnya tubuh korban akan langsung jadi milik yang masuk tanpa bisa menolak. Walaupun itu masih harus menunggu seharian. Tapi, aku gak tau kenapa? tubuh ini masih melawanku. Seolah-olah tubuh ini, tidak ingin dikendalikan oleh sosok asing. Walaupun begitu tubuh ini sangat kuat. Sebelum itu kita periksa dia sudah tewas atau belum. Setelah asap debu disekitarnya menghilang semua”
muncul bayangan dari asap debu dari serangan bonekanya Eru. Perlahan-lahan asapnya menghilang dan muncul Ferdin dengan tubuh yang dipenuhi luka lecet.
“Hoo, Kalian pikir. Aku bakal meninggal ditangan kalian. Jangan mimpi”
“[chu]”
Membuang seluruh darah yang ada didalam mulutnya. Sambil membersihkan luka lecet. Akibat dari serangan bonekanya Si Eru
“Ba-Bagaimana ka-Kau bisa selamat dari serangan itu? Padahal, Aku sudah memukulmu dengan serangan terkuat”
__ADS_1
“Serangan seperti itu. Mana mungkin, bisa membunuhku atau membuatku kalah. Kalian butuh 10.000 tahun untuk mengalahkanku”
“Ka-Kau, jangan bohong. Pasti, kamu terluka berat karna seranganku tadi. Buktinya, kau memuntahkan darah lewat mulutmu tadi”
“Kamu tau, itu hanya luka kecil dari mulutku saja. Jangan menggangap itu kemenanganmu. Hanya, karna bisa membuat aku terluka sedikit. Bagaimana kalau kita buktikan. Apa aku terluka parah atau tidak?”
“Baiklah, Lagian. Kau itu sudah sekarat”
“Sekarat? Kau lihat ini”
[Langkah Api Kilat]
“D-Dia Menghilang! Dimana dia?”
“AKU DISINI”
[Holy Flame Punishment]
“Aaah, Kenapa Aku merasa jiwaku dipulihkan dan kenapa jiwaku rasanya pengen keluar dari tubuhku ini. Ini tidak mungkin. Aku tak mau keluar dari tubuh ini. Aku tak mau. Aaaah”
“Pemurnian untuk korban pertama selesai. Revis, Jaga tubuh Eru. Jangan sampai diambil oleh mereka”
“Baiklah, Tuan”
“(Apa yang terjadi? Kenapa dia bisa mencapai tempat ini dalam sekejap? Bahkan tanpa menimbulkan suara? Bentuk itu dan energinya juga berbeda dengan terakhir kali aku melawannya saat kemarin sore. Kenapa aku merasa kalau kami semua tidak akan bisa mengalahkannya. Apa aku kabur saja, ya? Tapi, jika aku kabur. Ketua bakalan marah dan menghabisiku)”
Revis yang melihat tuannya masuk mode [Fire Dragon] merasa senang dan juga khawatir yang dimana ada beberapa aura milikku seperti hitam kecoklatan yang merupakan tanda aura negatif yang bercampur dengan aura api dari mode [Fire Dragon].
“Semoga saja, Tuan tidak kenapa-kenapa. Apalagi energi itu sangat membuatku tidak nyaman”
★★★
***To be Continue ***
__ADS_1