
***
Hari itu, merupakan hari yang paling mengerikan bagi pasangan suami istri. Dimana mereka harus melihat bayi mereka dikurung. dan harus berurusan dengan tuhan yang mengincar nyawa bayi mereka.
Setelah, kejadian itu mereka yaitu Ken dan Silvie. Keesokan harinya, mereka pergi ke Klan Dewa Naga.
Sesampainya mereka ditempat itu. Hanya, tersisa puing-puing dengan mayat-mayat yang dimakan oleh burung gagak. Ken dan Silvie perlahan-lahan, melangkah masuk kedalam. Tiap langkah yang diambil oleh mereka. Mereka selalu menemukan mayat dari anggota Klan Dewa Naga.
“I-Ini, sangat mengerikan. apa yang terjadi semalam tadi?”
“Aku tidak tau. Yang pasti, Semua anggota Klan dibantai oleh tuhan”
“Kenapa tuhan tega melakukan itu semua? hanya demi menghabisi bayi kita. Hingga Klan harus mengalami kehancuran seperti ini” kata Silvie, yang mulai menangis
Mereka terus melanjutkan jalan mereka menelusuri puing-puing dari Klan yang pernah mereka tinggali. Tak lama, setelah mereka berjalan. Ken dan Silvie menemukan Dua patung yang terlihat sangat familiar bagi mereka.
Setelah mereka mendekat, terlihat nenek dan Ling-ling yang membeku. Ken dan Silvie, akhirnya membuat api untuk mencairkan Es. Tetapi semua yang dilakukan itu sia-sia.
Es itu tidak mencair sama sekali. Sepertinya, Es ini bukanlah disebabkan oleh skill biasa. Tapi, seperti Teknik Penyegelan dari Seseorang.
Nenek yang merupakan salah satu orang terbaik dalam teknik penyegelan dalam Klan Dewa Naga Selain Leluhur pertama dan Leluhur kedua. Dia juga memiliki Atribut Es unrtuk melakukan Penyegelan kepada makhluk-makhluk atau roh jahat yang tidak bisa diatasi olehnya.
__ADS_1
“Tapi, Kenapa Nenek juga menyegel Ling-ling? Apa dia ingin melindunginya?” Kata Ken, sambil berpikir, apa yang terjadi sama nenek dan pelayan pribadi neneknya itu?
Ken melihat disekitar. Tapi, tak menemukan satupun petunjuk tentang tuhan maupun cara melepaskan segel yang nenek gunakan.
Tak lama, Silvie meminta Ken untuk mengkemasi mayat-mayat anggota Klan Dewa Naga. Merekapun mengumpulkan mayat-mayat tersebut
Setelah, selesai dikumpulkan menjadi satu. Mereka mulai melakukan kremasi kepada orang-orang yang terbunuh oleh tuhan.
Kremasi adalah praktek penghilangan jenazah manusia. Setelah, meninggal dengan cara membakarnya hingga menjadi abu.
Ken dan Silvie melihat mayat-mayat anggota klan yang mati secara mengenaskan dibakar. tak tahan lagi, Silvie ingin meneteskan air matanya untuk kedua kalinya.
“(Semoga kalian tenang dialam sana)” Ken dan Silvie dalam doanya.
Ken dan Silvie akhirnya pergi dari pantai itu dan pulang kerumahnya. Setelah 3 tahun, Aku mulai beranjak menjadi seorang anak-anak. ayah dan ibuku pun mengajariku cara memakai sihir, bahkan mengajarkan teknik Perubahan naga yang disebut [Dragon Form].
Mereka juga tau, kalau aku memiliki [Tujuh Dewa Naga Kembar Kuno] didalam diriku. Karna itu, orangtuaku mengajarkan teknik-tekniknya padaku.
Bersamaan, saat aku belajar sihir diusiaku yang berusia 3 tahun. Segel yang mengekang tuhan akhirnya melemah. Tuhan yang memakai tubuh Ling-ling, Karna efek dari segel,
Tuhan yang memakai tubuh Ling-ling kehilangan ingatan, beserta tubuhnya kembali menjadi anak berusia 3 tahun. Dia mengira patung es wanita itu adalah ibunya.
__ADS_1
“Apakah patung es ini adalah ibuku?” Kata Ling-ling(tuhan) berusia 3 tahun, dengan dipenuhi kebingungan.
Ling-ling, memeluk patung es wanita yang dipikir adalah ibunya sambil menangis.
“Hiks....siapa yang melakukan ini pada ibuku? Siapapun dia aku takkan memaafkannya yang telah melakukan ini pada ibuku” kata Ling-ling(tuhan) berusia 3 tahun. sambil menangis dan memeluk patung es yang dia pikir adalah ibunya.
Ling-ling meninggalkan patung es itu. dengan kehendak hatinya yang memerintahkan dia meninggalkan patung es itu.
Setelah mendapatkan banyak pelajaran dari orangtuaku, yaitu cara menggunakan, serta mengaktifkan sihir dan [Dragon Form]. Tak lama, setelah itu ada seseorang yang tak dikenal yang menyebarkan cara menggunakan dan mengaktifkan sihir mereka. Disitulah awal dunia. Dimana dunia mulai berubah menjadi dunia yang kacau.
Saat dunia berubah adalah dimana aku baru saja, mulai belajar hal itu juga dari orangtuaku.
***
*Maaf, bagi para pembaca. karna author tidak update beberapa hari kemarin. Karna, banyaknya kerjaan didunia nyata.
Bagi para pembaca jangan lupa untuk Like, Komen, favorit, vote ya.
Terimakasih.*
Happy Reading
__ADS_1