
★★★
Ferdin dan Hime pun pergi ke kantin untuk makan siang. ditengah perjalanan mereka, Ferdin bertemu dengan Alicia dan Endo yang juga ingin pergi ke kantin.
“Hoi!!!! Cia, Endo sebelah sini”
“Ooh Ferdin, ternyata kamu sudah selesai ya. belajar sama Ibu Kepala Sekolah”
“Iya, kalian mau ke kantin ya? ayo sama-sama perginya”
“Tunggu dulu, kok rasanya ada satu orang baru disini. hei!!! kamu siapa kenapa kamu dekat-dekat sama Ferdin”
“Hai semuanya, namaku Hime Suzuki. Aku adalah calon istri masa depannya Ferdin, Tee-hee😜”
“Tee-hee, kepalamu 😡”
Ferdinpun menjitak kepala Hime Suzuki
“Ayo kita pergi ke kantin dulu nanti ramai”
Endo pun mendekati Ferdin lalu berbisik
“Fer, sebaiknya kamu hilangkan kesalahpahamannya, si Cia”
“Emangnya ada apa?”
“Coba aja, kamu liat dibelakang”
“Emang cia lagi apa?”
“Ee..😨”
Ferdin yang melihat aura yang keluar dari tubuh Cia seperti mengatakan tanda kematiaan yang membuatnya terkejut.
“👹”
“a-ah Ci-Cia ka-kamu ma-marah kah?”
“Si-siapa yang marah?aku gak marah kok!!!!”
“Beneran?”
“iya”
“Ayo pergi ke kantin!!!”
Merekapun berjalan menuju kantin.
sesampai dikantin merekapun melihat banyak sekali menu makanan yang disajikan oleh ibu kantin.
“Wah banyak sekali menunya”
“Ui Fer, air liurmu netes tuh”
“Ahhh...lupa nutup keran”
“Umm aku mau makan Nasgor plus telur sama minumannya lemon tea”
__ADS_1
“Kamu mau makan apa Cia? lagian si Endo kan ulang tahun jadi dia traktir kita”
“Oh benarkah? Makasih ya, Do. kamu memang sahabat yang baik banget”
“Aku mau Otak-otak 20 buah, Pempek telur 2, puding 10 buah”
“Hei!!! udah cukup!!! hentikan candaannya. aku sudah muak liat candaan ini saat kita masih SMP. lalu ulang tahunku juga sudah lewat 3 bulan lalu!!!”
“ya-ya, kami minta maaf atas candaannya nanti elu nanggis lagi”
“Selanjutnya Endo mau makan apa?”
“Aku sih ayam panggang sama minumnya Cola aja. Fer, Cia”
“Memang anak orang kaya. tiap hari makan daging terusss”
“Dibandingkan elu, Fer. makan nasi melulu jarang makan daging”
“Diam!!!! tinggal kamu Hime.kamu mau pilih makanan apa sama minumannya?”
“Mmm, aku sama aja ama Ferdin. aku penasaran rasa makanannya kayak gimana?”
“Hoo😠 tapi pedas lo”
“Gak apa-apa, aku bisa tahan rasa pedasnya kok”
“Baiklah, kuantar dulu pesanannya”
“Segera antar, Cia. perut saya mulai keroncongan. karna daritadi diruangan bu kepala sekolah”
Alicia pun membawa kertas pesanan ke bu kantin untuk dimasakiin makanannya. Alicia pun menunggu ditempat orderan. tak lama kemudian makananpun sudah jadi dan dibawa oleh ibu kantin ditempat orderan.
“Nasgor! Nasgor! Nasgor!”
“Ini makanan kalian semua”
“Selamat makan!!!”
“Fer, Kamu udah cuci tangan belum?”
“Udah Cia. emangnya kenapa?”
“Gak kenapa-napa kok”
Merekapun makan dan murid lain yang sekelas mereka pun bicara dari belakang.
“Ei ei ei, kudengar-dengar. nanti selesai istirahat ini kita punya pelajaran untuk membuat kontrak dengan binatang spiritual lo”
“Beneran lu, nanti hoaks lagi”
“Beneran!!! katanya ada kemungkinan nanti ada orang yang bakalan kontrakiin binatang spiritual rank dewa”
“Kalo benar, aku gak sabar lagi. aku pengen ikut buat kontrak sama binatang spiritual. siapa tau aku bisa dapat binatang spiritual rank dewa!?”
Grup Ferdin yang lagi makan sambil dengar obrolan kedua orang tadi.
“Eh, beneran nih. setelah ini, bakalan belajar buat kontrak sama binatang spiritual”
__ADS_1
“Mana aku tau, do”
“Jadwal tetapnya aja, belum ada”
Ferdin yang mulutnya dipenuhi nasigoreng dan telur pun berbicara
“Emwang apwa itwu binatwang spiritwual?”
“Udah jangan bicara, Fer. mulutmu aja dipenuhi makanan gitu. mau maksa bicara.(tapi lucu juga sih😆)”
“Okwe-okwe”.
Tak lama bel istrihat berbunyi
[Tet.. tet.. tet..]
“Ahh kenyang. sekarang pelajaran apa ya Cia?”
“Gak tau, Fer. mungkin bisa jadi pelajaran yang dikatakan murid lain yang sekelas dengan kita”
“Ayo pergi ke kelas dulu semuanya”
Semuanya pun pergi menuju kelas
“Akhirnya, sampai ke kelas juga. Fer, ini Kelasmu ingat-ingat ya”
“ya”
“iya, aku duduk dimana, Cia?”
“Ka-kamu tentu saja duduk disebelahku”
Endo dalam hati berkata
“Kayak gini nih orang kasmaran. aku pun masih jomblo. walaupun Ferdin punya calon tetap aja belum peka. kalo gitu ya sama aja dia jomblo juga”
“Aku tunjukkin tempat duduk aku. jadi kamu tau mana tempat dudukmu”
“Oh"
“Ini tempat dudukku dan disebelah sini tempat dudukmu”
“Ini ya tempat dudukku kah?”
Tiba-tiba Hime menghampiri laki-laki yang ada duduk disebelah Ferdin.
“Kak boleh gak kita tukar tempat duduk. aku bakalan kasih kamu No.Hp temen aku yang cewek dia cantik lo. ini fotonya, mau?”
“Mau mau mau”
Dengan godaan No.hp cewek dari Hime. laki-laki itupun bersedia bertukar tempat duduk dengan Hime.
“Ferdin, kita duduk bersebelahan”
Ferdin tak menanggapinya.
Tak lama setelah itu datang seorang guru. lalu guru itupun mengajak pergi Kelapangan Spiritual.
__ADS_1
“Semua murid kalian pergi kelapangan spiritual. hari ini kita akan langsung belajar mensummon dan membuat kontrak dengan binatang spiritual”
★★★