
***
Ayah dan ibuku, mulai memasuki bangunan dari Klan Dewa naga, dan mereka disambut oleh banyak sekali orang-orang dari klan mereka sendiri disetiap jalan yang mereka jalani.
“Mereka siapa, ya!? Kenapa, kita semua harus menyambutnya!?”
“heh...kamu belum tau, ya. Siapa mereka!?”
“Emangnya, siapa mereka!?”
“Mereka itu adalah pewaris dari darah leluhur pertama untuk perempuannya. Sedangkan, yang laki-laki itu pewaris dari darah leluhur kedua”
Hingga akhirnya, mereka bertemu sekretaris dari Ketua Klan, dan Wakil ketua itu, memandu mereka keruangan Ketua Klan
“Ketua, saya sudah membawa Ken dan Silvie, kesini. mereka sedang menunggu anda diluar, Ketua Klan”
“Baiklah.... suruh mereka, masuk keruangan ku!”
“Baik, Ketua!!!”
“Tuan Ken dan Nyonya Silvie. Ketua Klan memanggil kalian, untuk masuk ke ruangannya”
“Baiklah. Yuk, kita masuk keruangan Ketua Klan, Silvie”
“Silahkan masuk. Ketua Klan, sudah menunggu kalian diruangan ini”
Ken dan Silvie memasuki ruangan Ketua Klan, dan berjalan secara perlahan, saat mendekat merekapun memberikan hormat kepada Ketua Klan.
__ADS_1
“Ketua Klan, Kami berdua datang, memberi Hormat!!” sambil bersujud memberi hormat kepada Ketua Klan
“Aah...Kalian. tidak perlu bersujud begitu. Lagian, Ken adalah kakak iparku dan Silvie adalah Kakak perempuanku, mana bisa aku, membiarkan keluargaku bersujud kepadaku”
“Ayo berdiri kak Ken, kak Silvie. Tidak perlu, sampai bersujud, ketika menemuiku diruanganku sendiri”
Lalu Ketua Klan, menyuruh mereka untuk berdiri. Kemudian, memanggil salah satu pelayan untuk membawakan makanan buat tamunya di ruangannya.
Tak lama, pelayan yang mengantar makananpun datang. lalu, pelayan itu menaruh makanan-makanan itu dimeja diruangan itu. Setelah mengantar makanan, merekapun pergi.
“Silahkan dimakan, Kak”
“Ya...Sil ini makan. Aaa...”
“[Munch...munch...]”
“Ya, ini enak sekali, Ken”
“Kamu coba deh, Ken”
“Ya...ya, Aku akan makan kok. Tapi, ada satu orang yang gak makan. Padahal ini makanannya. Ayolah... makan sama kakak iparmu ini. Kalau kamu mau, ikut makan.... aku akan memberikanmu [berbisk-bisik sambil menunjukkan sesuatu diHp]”
“Apa sih yang kalian bicaraiin, sampai perlu berbisik-bisik gitu”
“Gak ada apa-apa, kok. Iyakan, Lein!?”
“Ya, gak ada apa-apa kok, kak. Oh ya, aku lapar, aku mau makan nih sekarang”
__ADS_1
“Ciihhhh.... Mencurigakan banget, gerak-gerik kalian. Kalian ini, pasti menyembunyikan sesuatu dariku. Iyakan”
“Mana mungkin, kami menyembunyikan sesuatu darimu, Sil”
“Iya, kak. Mana mungkin, kami menyembunyikan sesuatu darimu, Saudaraku!”
“Udah- udah, kita makan dulu”
Mereka makan dengan lahap, Keluarga yang tidak berkumpul selama beberapa tahun. Akhirnya, mendapatkan kebahagiaan. Karna, bisa saling bertemu, berkumpul, dan makan bersama-sama.
Setelah selesai makan. Ken dan Lein pergi ke kamar mandi dalam waktu bersama. Ibuku, yang tak lain adalah Silvie mulai curiga.
Dengan kelakuan aneh, Ken dan Lein. Setelah mereka berbicara secara berbisik-bisik. saat mau makan tadi.
Silvie mengikuti mereka dari belakang, dan menemukan mereka mengeluarkan Hp mereka. didepan pintu kamar mandi.
“(Apa yang mereka lakukan!? kenapa mereka mengeluarkan Hp mereka!? jangan-jangan... mereka lagi bisnis video itu)”
“(Aku akan mendekati mereka, dan mengambil Hp mereka, untuk melihat transaksi apa yang mereka lakukan. sampai harus bertindak begitu mencurigakan)”
Silvie mendekati mereka secara cepat, tanpa bisa disadari oleh keduanya, dan mengambil hp kedua orang itu.
“Eeh..... Silvie, jangan dibukaaaaa!!!”
“Emangnya ada apa? Lagian, Aku ini, istrimu. Jadi, wajar saja. aku ingin melihat apa isi dari dalam hpmu ini”
Silvie membuka data dari hpnya dan kaget melihat Isi yang ada didalamnya.
__ADS_1
***