God Of Dragon

God Of Dragon
Chap.04 Simulasi Pertarungan (Bagian 2)


__ADS_3

****


Pertarungan antara Ferdin dan Kani Ou pun dimulai. kebanyakan murid pun yang berada ditempat duduk mulai bergosip. termasuk kelima murid yang ingin bertaruhan pertandingan pertama. yang bakalan berlangsung sebentar lagi.


"oi teman-teman, bukannya itu orang yang hasil bakatnya gak diketahui".


"iya tuh, kenapa dia melawan Kani Ou? padahal udah tau perbedaan kekuatannya jauh amat".


"aku percaya dia gak bisa bertahan melawan 3 serangan Kani Ou".


1 murid yang bertaruhan mulai mengajukan hukuman.


"udah-udah, kita lihat pertarungannya. yang kalah taruhan harus jadi pembantu buat beli makanan dan minuman selama 1 bulan ya".


keempat siswapun yang ikut bertaruhan dengan kompak.


"oke".


"siapa takut".


"ya".


"baiklah"


"kalian pilih siapa? kalo aku pilih Ferdin".


"kami berempat pilih Kani Ou. jangan nyesal lo kalo kalah"


mereka pun melihat pertandingan pertama tersebut.


dilapangan dimana pertarungan Ferdin dan Kani Ou mau dimulai. kedua peserta terlihat menuju ke tengah lapangan.


Kani Ou pun berbicara kepada Ferdin.


"Hei!! manusia gak berguna, akan kukalahkan kau dengan menggunakan 5 teknik saja".


"o ya, kalo kamu bisa buat aku nyerah atau pingsan. aku akan mengakuimu hebat dan aku tak akan pernah mengusikmu lagi, sepakat ?".


"ya".


lalu wasitpun datang dan memberi aba-aba. dengan menembakan sihir keatas sebagai tanda dimulainya pertandingan.


pertandingan dimulai. Ferdin dan Kani Ou mengeluarkan senjata mereka.

__ADS_1


Kani Ou pun melihat senjata dan mulai mengejek Ferdin lagi.


"oi oi Ferdin, apa segitunya elu gak berbakat. sampai pedang kayu yang dilapisi sihir pemberian dari sekolah, hah?".


"emangnya ada yang salah, ayo cepat bertarung".


"sombong sekali kamu".


"kan ku hajar kau".


"terimalah, Flame wind burst".


Ferdin berkata dalam hati


"aku harus menghindari serangan ini".


Ferdin mulai mencoba menghindari serangan Kani Ou. karna serangan yang cepat Ferdin pun gak bisa menghindar dan akhirnya terkena serang


"arghhhh......."


Ferdin pun mulai kehilangan kesadaran. karna serangan yang diberikan oleh Kani Ou.


"Hei, hanya segitukah kemampuanmu? mengecewakan sekali".


"Ferdin!!!! aku gak tahan lagi melihat ini Do. aku harus pergi ke tempat Ferdin".


"tapi do, Ferdin bangun-bangun lagi".


"tenang Cia, aku juga khawatir sama Ferdin".


"Percayalah sama Ferdin, Cia".


"iya, Do".


disebuah ruang yang gelap.


"sepertinya dia gak sekuat dulu. mungkin, aku harus membuka sedikit gerbang cakranya. kan kubuka 10% saja. takutnya dia lepas kendali jika lebih dari ini".


sesuatu itu pun mulai mendorong gerbang cakra sedikit dan membiarkan energinya keluar.


tiba-tiba tubuh Ferdin diselimuti api. matanya pun berubah bentuk menjadi mata naga dan karna kekuatan yang terus keluar. muncullah GreatSword yang terbentuk dari kekuataannya. Ferdinpun meraih GreatSwordnya.


"Kenapa aku merasakan hal mengerikan dari orang ini,aku hampir tak bisa bergerak karna auranya yang mengerikan itu". kata Kani Ou dalam hati

__ADS_1


kepala sekolah pun yang heran juga bertanya-tanya hal yang terjadi pada Ferdin


"apa yang terjadi pada murid itu?perubahan dari mata, kekuataan dan lain-lainnya meningkat dengan pesat". kata kepala sekolah.


Ferdin yang telah meraih GreatSwordnyapun. mulai menyerang secara ganas dengan kecepatan yang sangat cepat.


"hat....hat..... hat.....".


"apa-apaan ini kenapa kecepatannku bisa ditandingi sama orang ini".


"ini tak mungkin, tak mungkin!!!!".


"mati kau sekarang".


Ferdin pun menghindar dari serangan Kani Ou. lalu mulai memusatkan seluruh energi pada satu titik yaitu Greatswordnya.


"arggghhhhhh. terima ini".


"apa ini? kenapa aku gak bisa menggerakan seluruh badanku? apa aku akan mati?".


"a....ak....aku....me....nye...rah"


"pemenangnya adalah Ferdin".


lalu Kani Ou pun pingsan dan gelombang dari tebasan yg mengarah ke Kani Ou pun berubah arah keatas dan memecahkan penghalang. beserta menimbulkan retakan dimensi ruang dan waktu retak.


dimensi itupun mulai memperbaiki dirinya dan lalu menghilang.


semua penonton pun kaget melihat hasil pertandingannya.


"ini mimpi kan do, kalo Ferdin menang".


"bukan mimpi Cia, ini nyata".


"yeee...Ferdin menang".


[ngiiing....ngiiing....ngiiing...]


Ferdin pun mulai sakit kepala dan jatuh pingsan


[brukkkkk.....]


"Ferdin!!!!!".

__ADS_1


kedua sahabatnya pergi menuju ketempat Ferdin jatuh pingsan.


****


__ADS_2