God Of Dragon

God Of Dragon
Chap.25 Ferdin VS Alicia (Fix)


__ADS_3

★★★


“Aku mengenainya. Apa aku berhasil mengeluarkan dan memurnikan rohnya dengan [Flame Punishment]?”


Aku mengeluarkan tanganku dari tubuh Alicia. dan tubuhnya kembali semula. Tapi, Revis berteriak dan memberitahukan aku sesuatu.


“Tuan, menjauhlah dari dia sekarang, Tuan”


Tiba-tiba, terdengar suara tusukan yang sangat begitu dekat denganku. Seharusnya aku tau siapa yang terkena tusukkan itu.


[Jleb]


Mulai tetesan darah tersebut jatuh ke lantai. Menggenangi seluruh lantai yang ku pijak. Layaknya air hujan yang turun dari langit ke darat. Lalu mengenang dibeberapa tempat. Aku menyadari jika seranganku tadi gagal dan aku membuat keputusan salah dalam memilih Teknik yang akan kugunakan untuk mengeluarkan Destiana dari tubuhnya Alicia. Jika aku bisa membalikkan waktu. Maka aku akan memakai teknik yang sudah pasti berhasil. Aku menyesali telah ceroboh seperti ini. Tapi, untuk sekarang. Dia menertawakanku menggunakan tubuh Alicia yaitu temanku. Aku tak bisa membiarkannya tetap menguasai tubuhnya.


“Tuuaaaan!!!”


“Hahahahah, Kau lengah, Ferdin. Gimana rasanya ditusuk sama temanmu sendiri. Apa rasanya enak?”


“Uhukk.. Tentu, Tapi, asalkan kamu tau. Aku takkan pernah menyerah”


“Takkan pernah menyerah? jangan bercanda, kau itu sudah sekarat. Mau berlagak sombong. Sombong itu juga ada batasnya”


“Hoo.. benar begitu. Kali ini, aku takkan melepaskanmu”


“Apa maksudmu? Hei!!! tunggu. Kenapa tanganku tidak bisa aku keluarkan? Jangan Bilang kau menahan tanganku, Ferdin”


“Benar, Uhukk... Aku takkan membiarkan tanganmu keluar. Saatnya aku berbalik dan melawanmu”


Aku berbalik mengeserkan badanku sambil menahan rasa sakit dari tusukan yang mengenai bagian tengah dadaku. Agar aku bisa berhadapan muka dengan Alicia yang dikuasai.


“Apa kau gila, Hah? Kau rela mengorbankan dirimu untuk cewek ini”


“Ya, Memang aku gila. Tapi, aku ingin membuat dia bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik dan membuat hidup dia bahagia. Jadi, karna itu aku akan mengeluarkanmu dari tubuh itu uhukk...”


“Uhuk..Terima seranganku ini”


[Holy Flame Punishment]


“Tidak, aaaahh”


Tiba-tiba tubuhnya Alicia berubah jadi daun yang beterbangan, Itu adalah satu kemampuan Alicia. Aku sadar bahwa dia sekarang telah menjadi Alicia yang asli seluruh ingatan, kemampuan dan lain-lain milik Alicia sudah menjadi milik dia sepenuhnya. Aku juga bakalan sulit melawannya. Apalagi dia mempunyai kekuataan sebagai [Dewi Naga].


“Aku disini, Ferdin. heheheh, kamu tak akan pernah bisa mengenai aku dengan seranganmu seperti itu”


“Uhuk...(Sial, Aku semakin melemah. Aku harus bisa mencari kelemahannya dan teknik itu, hanya bisa dipakai satu kali lagi. Selesai itu aku...Gak perlu, aku pikirkan. Aku sudah berjanji pada diriku sendiri akan menyelamatkan Alicia. Aku tak boleh ingkar janji)”


[Beep...Beep..][Selamat kepada pengguna Mata Kebenaran Dewa Naga. Sistem telah mengkonfirmasi kalau Penggunaan mata anda telah mencapai lvl2. apakah anda mau mengaktifkan fitur baru dari Mata Kebenaran Dewa Naga? Fitur ini akan membantu anda melawan musuh saat ini selama 5 menit dan menemukan kelemahan mereka. Tak lupa juga menambah segala aspek kepada pengguna yang telah mencapai kondisi gawat dan menghilangkan rasa sakit. Fitur ini bernama Blood of Dragon. Apa pengguna ingin mengaktifkan fitur yang telah dijelaskan?]


“(Sistem? Apa ini sebuah game?)”


[Sistem tidak bisa menjawab. Dalam waktu 30 detik silahkan pilih, apa pengguna mau mengaktifkannya? jika tidak memilih. maka, fitur ini akan menghilang selama-lamanya. Jadi silahkan pengguna pilih dari sekarang, Yes or No?]


[30]


[29]


[28]


“(Mungkin, Fitur ini bisa membantuku untuk melawan kekuataan Alicia yang kuat. Kalau gak pilih fitur ini. Takutnya, saat aku dalam bahaya nanti gak bisa pakai fitur ini lagi)”


[27]

__ADS_1


[26]


“Ya”


[***Selamat kepada pengguna. Sekarang Anda sudah mendapatkan fitur yang merupakan sebuah Skill yang bernama Blood Of Dragon]


[Beep..Beep, Sekarang anda memenuhi syarat untuk mengaktifkan Skill Blood of Dragon. Skill ini akan aktif sendiri. Selamat pengguna, anda mendapatkan bantuan dari sistem. Sistem akan membukakan skill yang bisa membantu anda mengalahkan si musuh dan menyelamatkan temanmu. Sistem memproses membukakan skill untuk pengguna 0% , 10%, 50%, 90%, 100%. Sistem berhasil membukakan skill terbaru untuk membantu anda. Count down Blood of Dragon dimulai***]


[00:04:59]


[00:04:58]


“(Aku tak boleh menghabiskan waktu. Saatnya aku menyerang, pertama-tama aku harus bertanya sama sistem. Skill apa yang harus digunakan agar kekuataan penghindar seperti saat terkena serangan dia berganti menjadi daun atau semacamnya. Selain itu Skill pasif ini gak buruk juga, karna, skill ini menghilangkan rasa sakit. jadi rasa sakitnya berkurang dibandingkan sebelumnya, aku harus menahan rasa sakitnya)”


“Sistem, skill apa yang bisa menghentikan kekuataan yang membuat penggunanya menghilang langsung ketika diserang?”


[Sistem mencari skill yang sesuai dengan deskripsi dari pengguna. Sistem menemukan skill yang cocok yaitu Double Taker. Jangkauan dari skill ini adalah seluruh area. Tidak hanya itu skill ini adalah skill yang bisa memberikan kita mengambil kemampuan musuh yang merepotkan bagi pengguna. Skill ini menargetkan apa yang diincar oleh pengguna dan sangat direkomendasi digunakan bersamaan dengan Mata Kebenaran Dewa Naga]


“Setelah itu ada Skill apa yang bisa membuat musuh gak bisa bergerak sama sekali. Walaupun orang itu seorang dewa atau semacamnya, sistem?”


[Sistem merekomendasikan menggunakan Skill sihir yang bernama Fire Time Bind Chain. Karna skill ini tanpa merapalkan mantra dan memiliki banyak kegunaan. maka sistem rekomendasikan skill ini pakai banget untuk pengguna. Dan disarankan agar pengguna menggunakan Double Taker untuk mengambil Semua skill pasif menghindarnya dulu. Setelah mengambilnyw pengguna harus membuat dia kewalahan lalu membuat dia lengah. setelah itu gunakan skill kedua dan skill finish milik pengguna]


“Baik, kita ikuti caramu, sistem”


[Double Taker]


“Ambil semua skill menghindar secara otomatis milik Alicia”


“Apa yang kau lakukan bakalan percuma, Ferdin?Kau sudah kalah. Jadi, lepaskan anakku sekarang. Kalau tidak, aku akan menghabisimu. Lagian, kau itu sudah gak bisa mengalahkanku. Bahkan menyentuh aku pun gak bisa. Jadi menyerah lah dan serahkan anakku kepadaku”


“Kalau aku tak mau gimana?”


“Kalau begitu aku juga. keluarlah Red Crimson!!”


“Pedang sebesar itu. Apa kamu sanggup mengayunkannya, Ferdin. hahahah, pasti gak mungkin bisa”


“Banyak Bacot Lu”


Akupun dengan sekejap didepannya lalu menebasnya. Tapi, dia bisa menghindarinya dan terkena luka goresan dari pedangku di bagian perut.


“(Bagaimana bisa kemampuan pasif tubuh ini gak Aktif? Apa yang terjadi? kenapa juga dia bisa lebih cepat dibandingkan, sebelumnya? padahal dia sudah terluka parah begitu)


tanpa memberinya jeda istirahat. aku datang menghampirinya kedua pedang kami saling bergesekan dan menimbulkan bunyi. Kamipun berdua beradu kemampuan pedang dengan gerakan yang sangat cepat


[Ting ting ting]


[Boom]


Serangan kami membuat seluruh bangunan gereja mulai hancur.


[Wusss... Wusss...]


“Terima ini, Ferdin, [Aero thrust]


[Boom]


Aku terdorong kebawah dan menabrak dinding gereja sampai hancur


“Sial, dia masih saja kuat”


Aku berdiri lalu Alicia sudah berada didepanku. Aku menahan serangannya dengan menggunakan [Greatsword]ku

__ADS_1


[Wuss...Wuss..]


[Ting... ting... ting]


[Wusss... Wusss..]


[Ting sriing sriing]


“(Kenapa dia bertambah kuat saja. Apa yang sebenarnya terjadi padanya)”


[Sriing... wusss..]


[Sistem memberitahukan waktu penggunaan skill Blood of Dragon akan berakhir dalam satu menit lagi. Silahkan anda selesaikan pertarungan anda sekarang]


[00:01:00]


[Wusss... Tiing...Sriing...Sriing]


Aku yang beradu pedang dengan Alicia(Destiana). Akhirnya kami ingin mengakhirinya dan aku mulai menggunakan skill sihir keduaku.


[Fire Time Bind Chain, Belenggulah, musuhku yang ada didepanku tanpa henti]


“Kau licik, kau membelengguku. Tapi, walaupun aku terbelenggu. Aku pasti akan bisa lolos. Karna skill dari penghindaran otomatis serangan akan bekerja. Karna itu kau kalah, Ferdin”


“Benarkah? tapi kau takkan pernah bisa merasakan skill itu lagi. Semenjak aku mulai beradu pedang denganmu,Benarkan? Karna, sebelumnya. Aku sudah mengambil semua kemampuan menghindar otomatis itu. Karna itu, kau bisa terluka untuk pertama kalinya olehku”


“Tapi, tenang saja kamu akan menemani teman-temanmu keneraka sekarang”


“Makan ini[Holy Flame Punishment]"


Seranganku menembus tubuh Alicia yang dikendalikan oleh ibunya Kani Ou.


“Aaahhh...Tidakkkkk..... Aku tak mau kehilangan tubuh baruku aku baru saja mendapatkannya. Aku tak boleh kehilangannya. Aku harus menyegel jiwaku lebih dalam kedalam jiwa tubuh ini”


[00:00:10]


“(Sial, dia masih aja keras kepala. Kalau begitu, aku akan menambahkan kekuatan Fire dragon ku untuk membuat penghalang kuat kedalam jiwanya Alicia. Sehingga ibunya kani Ou tidak bisa masuk kedalam jiwanya lagi. Setelah itu, aku hanya perlu menarik jiwa ibunya Kani Ou keluar dari tubuhnya Alicia. Bahkan [Gerbang Neraka] sudah terbuka. Aku harus meminta bantuan [Raja Yama] untuk menarik jiwa ini keluar dari tubuhnya Alicia. Lalu menyegel pergerakan jiwanya ibunya Kani Ou. dan membawanya ke neraka)”


[00:00:09]


[00:00:08]


“[Raja Yama] Cepat datang dan bantu aku, menarik roh sialan ini”


“Baik”


[Raja Yama] pun ikut menarik dan berhasil dikeluarkan dari tubuh Alicia. [Raja Yama]pun Akhirnya membuat roh itu ingatannya terhapus agar tak memberontak dan membawa dia ke [Gerbang Neraka]. Saat mereka masuk. Tak lama, gerbangnya tertutup dan menghilang.


[Dag Dig Dug Dag Dig Dug]


Saat itupun, aku merasa mataku seperti mata ikan yang telah mati. perlahan suara jantungku terdengar jelas sekali. Bahkan suaranya makin kecil dan semakin kecil.


[Bruak]


Revis, yang melihat aku terjatuh. Dengan segera, dia membawaku ketempat dia menjaga orang-orang. Sambil menanggis.


“TUUAAAN, Tidak, Jangan mati, Tuan. Ku mohon”


★★★


***To Be Continue ***

__ADS_1


__ADS_2