
★★★
“Siapa kamu? kenapa kamu menyamar sebagai Endo?”
“Tidak, Fer. ini aku, Endo temanmu sejak kecil. Masa gak kenal aku sih”
“Memang, aku temannya Endo. Tapi, kamu bukan Endo. namamu adalah Natasya. Aku bisa melihat semuanya sekarang. Jadi percuma saja, kau membohongiku sekarang”
“J-Jadi, kamu sudah mempunyai [Mata Kebenaran Dewa Naga]”
“Ya, Emangnya kenapa? Apa kamu berharap. Kalau aku tidak akan mendapatkan [Mata Kebenaran Dewa Naga]ini. Dengan itu, kamu takkan pernah ketahuan. Kalau kamu bukanlah Endo. Apa tujuanmu menyamar sebagai Endo? dan Kau sembunyikan Endo dimana? Jawab aku!! Dimana Endo!!!!”
“Fer, Akulah Endo dan dari awal orang yang bernama Endo. Gak pernah ada didunia ini. Kalau kamu gak percaya. Kamu bisa melihat semua detail biografi dari statusku menggunakan matamu itu. Kalau kamu gak percaya”
“Baiklah, Aku akan melihat statusmu. Melihat katamu benar atau tidak?”
“Silahkan, periksa saja sepuasmu. Lagian, Aku ini memang Endo. Dan orang yang Endo kamu pikir selama ini ada. Sebenarnya, dia itu gak pernah ada”
Aku memeriksa biografi dari statusnya. Aku terkejut, Dimana dia dari awal sudah menipuku sejak kecil. Dengan merubah dirinya menjadi Anak yang tak pernah ada yang bernama Endo.
“Kamu sudah percayakan. Kalau, aku ini Endo yang kamu kenal. Jadi,apa yang harus aku lakukan? setelah perubahan diriku ketahuan, Fer”
“Ya, Jadilah dirimu sendiri. Bukan menjadi orang lain.Bahkan orang yang belum ada didunia sama sekali”
“Kalau itu maumu. Aku akan menurutinya”
“Jangan buat itu sebagai keinginan aku. Tapi buatlah itu sebagai keinginanmu dari sekarang”
“Baiklah, Dari sekarang. Aku akan menjadi diriku sendiri dan memilih keinginanku sendiri”
Endo yang tak lain adalah Natasya merubah kembali wujudnya ke bentuk aslinya. Dia ditutupi oleh sinar dari perubahan yang dia pakai. Seolah-Olah tubuhnya dipenuhi kekuataan cahaya yang kuat.
[Syuu...syuu]
Perubahan diri dia kebentuk aslinya pun selesai.
[Twiink]
Muncullah sosok perempuan dengan rambut pirang yang cantik dengan mata berwarna kuning keemasan dengan parasnya yang cantik. Dia juga dipenuhi cahaya dan kesejukan dalam dirinya. Apabila Si Natasya ini masuk ke sekolah kami. Maka tidak diragukan lagi. Dia akan jadi salah satu dari Bunga idola favorit para murid. Baik itu laki-laki maupun perempuan. Saat itu, aku melihat statusnya dan ada perubahan di statusnya yaitu dimana [Class]nya pun berubah menjadi [Dewi Gaia] yang merupakan salah satu Dewa yang dianggap sebagai pembentukkan alam atau sebut saja sebagai pencipta kehidupan alam dibumi.
“T-Tunggu dulu, kamu [Dewi Gaia]!? Apa yang kamu lakukan disini?Kenapa kamu turun kebumi ini? bukannya, [Dewi Gaia] harus memantau kondisi bumi ya?”
“Ya, Aku diusir. Tapi, tenang saja. Tugasku sudah diurus sama adikku. Dia yang menggantikan diriku sebagai [Dewi Gaia] sekarang”
“(😑)Kabur dari tanggung jawab”
“Aku bukannya kabur. Tapi A-Aku....”
“A-Aku, Apa?”
“Aku mengintip seseorang saat itu. Karena itu aku turun didunia ini untuk melihat dia dari kejauhan. Tapi, orang tuaku mengetahui hal itu semua. Lalu aku diperingatkan untuk tidak turun kebumi hanya buat melihat orang itu. Jika aku melanggar janji. Aku akan diturunkan ke dunia manusia dan dicabut dari tugas sebagai [Dewi Gaia]. Selain itu, aku juga punya dosa besar yaitu mencintai orang itu”
“Emangnya seseorang itu siapa sih? sampai bisa membuat [Dewi Gaia] jatuh cinta padanya”
“Orang itu adalah Kamu, Ferdin”
“Aku?Bagaimana bisa seorang Dewi jatuh cinta denganku”
“Memang keliatannya sepele. Tapi aku sudah menyukaimu pada pandangan pertama. Sejak kamu masih kecil. Saat aku diusir dan diturunkan. aku mencarimu ditempat biasa. Lalu mengubah penampilanku sebagai Endo. Untuk mendekatimu sebagai seorang teman. Itu saat pertama kali, kita bertemu ditaman. Tapi, adikku mendukung kok. Jadi gak apa-apa. Kalau aku mencintai kamu, Ferdin”
“Jadi, kamu sudah jadi temanku dari awal sebagai Endo. Ya, gak usah diurus lagi”
“Oh ya, Endo. tidak maksudku [Dewi Gaia]. Apa kamu bisa mengeluarkan, memisahkan jiwa-jiwa orang yang mengambil alih tubuh-tubuh itu dan mengembalikan lagi jiwa-jiwa pemilik itu kedalam tubuh mereka?”
“Tentu saja, Bisa. Lagian Aku memang mau mengeluarkan mereka yang main paksa masuk dan mengendalikan jiwa pemilik aslinya. Tapi, sebelum itu. Jangan panggil aku dengan nama [Dewi Gaia] lagi, Fer. Tapi panggil aku dengan namaku Natasya”
“Ya, Makasih ya, Natasya”
__ADS_1
“(😄)Gak apa-apa, Fer. Aku juga ikhlas membantumu dan aku sangat bahagia sekarang. Karna mulai hari ini. Aku gak perlu menyembunyikan identitasku lagi(😆) didepanmu, Fer. Sekarang, aku akan mengeluarkan dan menghilangkan mereka dari tubuh orang-orang itu. Sekalian, selesai itu. Aku akan merestore kembali jiwa pemilik tubuh aslinya. Aku mulai ya”
[Banish]
[Wuss]
Tiba-tiba ada pemberontakan tubuh yang mirip kesurupan. Dimana jiwa yang masuk dengan paksa dan menghuni didalamnya terbakar. Gara-gara terkenal sihir cahaya yaitu [Banish]. Setelah semua jiwa-jiwa itu lenyap. Natasha menggunakan Sihir [Restore] kepada semuanya yang jiwanya rusak. Karna jiwa yang memasuki jiwa mereka.
[Restore]
[Twiing]
“Aah, Apa yang terjadi padaku? Kepalaku sakit sekali, Aaah”
“Ui, Alicia. Kamu sudah sadar ya?Apa kamu baik-baik saja, Alicia?”
“Aaah”
“Apa yang terjadi padamu, Alicia?”
“Aaah, sakit”
Dalam kesakitannya Alicia dia melihat ingatannya saat dikendalikan oleh ibunya Kani Ou. Dari mulai dia hampir menikahi Kani Ou. Sampai Alicia menusuk Ferdin dengan tangannya sendiri dan bertarung dengan Ferdin. Dia mengingat semuanya.
“Maafkan aku, Fer. Aku hampir membuatmu meninggal dunia. Bahkan yang memalukan adakah dimana tubuhku dikendalikan oleh mamanya Kani Ou. Kalau saja, Aku tidak dikendalikan oleh ibunya. Kejadiaan ini, tak mungkin terjadi”
“Alicia, Kamu tak perlu merasa bersalah. Lagian, aku tak kenapa-napa kok! Jadi, Cerialah seperti dulu, Alicia”
“Makasih ya, Fer”
“Mana senyumnya, Alicia”
“(😂)”
Eru dan ibunya Alicia pun sadar. Mereka berdua ingat apa yang terjadi mereka.
“Tante baik-baik saja. Hanya sedikit pusing”
“Kalau Eru, gimana ada yang sakit?”
“Eru, baik-baik saja, kak. Hanya merasa pusing sama seperti tante”
“Kalau gak ada apa-apa. Aku pamit dulu”
Tiba-tiba ibunya Alicia memegang kedua tanganku.
“Tunggu dulu, Fer. Aku punya hadiah untukmu yang telah menyelamatkanku”
“Gak perlu,tante. Lagian, aku ngelakuiin ini dengan ikhlas”
“Tidak, kau harus menerimanya”
Tiba-tiba dia menarikku. Akhirnya, ibunya Alicia menciumi aku. Bukan, di pipi. tapi, bibir dengan bibir.
“Fe-Ferdin, Apa yang kau lakukan? kenapa kau mencium,mamaku?”
Aku yang terkejut diciumi sama mamanya Alicia. Tanpa sadar, mendorong tubuh mama Alicia menjauh dariku. Wajahku merah merona dan mencoba menjawab pertanyaan Alicia.
[Tuit][sfx: wajah merah merona karna memikirkan tentang ciuman)
“A-Aku ma-mana mu-mungkin me-melakukan itu. Mamamu yang menarikku dan menciumku”
“Mana mungkin, Aku percaya, dasar mesuuummm”
“Ara-ara, Tante. Barusan berpikiran ingin menikah sama kamu Ferdin”
“Eeh(😲)”[Semua orang terkecuali Mama Alicia]
__ADS_1
“Mama, bilang itu hanya bercanda, ma”
“Tidak, Aku serius mengenai pernikahan itu walaupun, dia bakalan mencintai salah satu diantara kalian. Tapi mama juga gak mau kalah sama kalian”
“Jangan begitu, mama. Mama kan sudah nikah sama ayah. Walaupun ayah sudah gak ada. Mama harusnya cari pasangan yang seumuran sama mama. Kalau mama mau punya pasangan hidup(😫)”
“Ara-Ara , Kenapa kamu bersikeras agar mama tidak memilih Ferdin sebagai pendamping hidup mama. Apa jangan-jangan Alicia, kamu!”
Eru meraih tanganku
“Tidak, tante. kak Ferdin ini milik, Eru. Dia penyelamat Eru, dia pahlawannya Eru. Eru akan memberikan hadiah untuk pahlawan Eru”
[Cuuu]
“(Tunggu dulu, Jangan bilang ini Ciuman lagi. Aku harus kabur)”
[Langkah Api Kilat]
“Menghilang? Dimana dia? Disitu. Jangan lari, kak Ferdin. Aku belum memberimu hadiah, Pahlawannya, Eru. Tunggu, kak”
“Aku juga mau meminta hadiah dari tuan. Aku ingin sebuah ciuman dari tuan”
“Eeh(😲) Kamu juga, Revis”
“Iya, tuan. Revis pengen hadiah ciuman dari tuan”
“Aku juga tak mau kalah dari Revis sebagai Endo. tidak tidak tidak maksudku sebagai Natasya. Aku juga mau diberi hadiah oleh Ferdin, Karena telah membantunya”
[Pergerakan Cahaya]
[Wusss]
“E-Endo, tidak maksudku, Natasya.(😑) jangan bilang kamu datang kesini untuk itu juga”
“heheheh, kok kamu tau(😁)”
“Udah jelas dari mukamu, Natasya. bukannya kamu bilang. Kamu ikhlas bantuiin aku. Tapi, kenapa sekarang malah minta imbalan, *****”
“Ya, karna aku pikir gak adil. Hanya mama Alicia yang dapat memberimu hadiah. Kami juga mau. Bahkan Revispun mau hadiah ciuman darimu”
Sedangkan, Alicia yang bengong melihat ini semua. Tak percaya kalau Endo itu sebenarnya adalah Dewi Gaia yang bernama Natasya. Alicia juga bimbang dalam hal memutuskan mau memberi hadiah atau gak kepada Ferdin yang dikejar oleh ketiga cewek barbar yang meminta hadiah. Akhirnya Alicia memutuskan.
“Ya, mau gimana lagi? aku juga akan memberimu hadiah ci-ci-ciuman padamu, Ferdin. Jadi, Aku juga akan mengejarmu. Ta-tapi bukan berarti. Aku suka sama kamu(😣)”
[Wind Speed][Wajah Alicia memerah]
“Aaaa, Siaaaallllll”
★★★
***Extra***
Akhirnya, Ferdin menyerah dan memberikan mereka ciuman.
“(Aku takkan mencuci mulutku untuk selama-lamanya)”[semuanya kecuali mama Alicia]
pada kenyataannya.
setelah pulang dan makan malam diasrama masing-masing terkecuali Natasya dan Mamanya Alicia. Natasya menginap dirumahnya Alicia.
“(Aah... tidak. Bekas tanda ciumanku hilang)”[Keempatnya kehilangan bekas ciuman Ferdin, Sedangkan ibunya mencium sapu tangan disitu ada ciumannya dan Ferdin]
“eeh. ngapaiin dah diketik. gak pantas nih. Mesum itu mamanya Alicia”
***Maaf, ini hanya untuk hiburan semata. Jangan banyak dipikirin. dibawa santuy aja ya***
***Semoga kalian suka dengan cerita kali ini, Bye***
__ADS_1
***To Be Continue***