
Begitu sampai di perusahaannya. Ali bergegas menuju ke tempat ia bekerja. Ia mengambil peralatan kerjanya berupa sapu, alat pel dan juga ember. Ali akan menuju ke lantai tertinggi di perusahaan. Disanalah terdapat ruangan direktur utama.
Ketika berada di lift karyawan tampak beberapa karyawan menatap kagum kepada si OB karena wajah rupawan yang ia miliki. Akan tetapi tidak ada yang membuat hati Ali tertarik. Hanya Zeina lah yang pertama kali melihatnya langsung membuat aku jatuh hati. Karena zeina adalah sosok yang begitu uni di mata Ali.
Begitu sampai di depan ruangan sang direktur, Ali segera masuk dan melepas semua seragamnya. Di dalam sana sudah ada asisten Jonathan dan seseorang yang menyamar menjadi dirinya agar tidak ada yang tau kalau dirinya yang asli sedang menyamar menjadi OB.
Setelah berganti dengan setelan jas dan celana formal yang disediakan oleh asisten Jonathan. Ali menyuruh orang yang menyerupai dirinya itu segera pergi d ari ruangan tempatnya bekerja.
"Astaga Al, kelakuanmu ada-ada saja ya. Kupikir hanya sementara kamu menyamar begini. Hanya untuk menarik perhatian Zeina. Ini malah jadi keterusan," ucap asisten Jonathan sampai geleng-geleng karena tidak habis pikir dengan kelakuan teman sekaligus atasannya tersebut.
"Kamu kenapa?" tanya Ali dengan santainya. Ia duduk di singgasana kursinya sambil menatap asisten pribadinya.
"Aku nggak nyangka aja kamu segininya mengejar Zeina sampai rela menyamar. Kenapa sih kamu tidak langsung saja bilang sama dia kalau kamu suka. Terus lamar dia kepada ayahnya. Aku dengar dia sudah putus kan dari Rolan. Ini adalah kesempatan bagus buat kamu masuk ke dalam kehidupannya," kata Jonatan dengan bersemangat.
"Aku ada rencana sendiri. Dan itu pasti akan kulakukan sebentar lagi," kata Ali yang sudah mulai mengoreksi beberapa berkas yang ada di meja kerjanya.
"Kenapa harus ribet dengan menyembunyikan identitas segala sih Al?" tanya asisten Jonathan tidak habis pikir.
"Aku melakukannya bukan tanpa alasan Jo, dan aku yakin pilihanku tidaklah salah. Selama ini Zeina tidak mengetahui identitas asliku. Justru ia mengenal diriku hanya sebagai orang biasa. Dengan begini aku bisa mengetahui sifat Zeina yang asli. Aku ingin melihat sosok Zeina yang apa adanya. Aku yakin ia berbeda dengan gadis lainnya. Sejak awal dia itu istimewa Jo," puji Ali dihadapan Jonathan.
"Bagaimana masalah Bella?"
__ADS_1
"Aku sudah mendatanginya kemarin dan memberikan bukti rekaman video tersebut. Mereka tidak bisa berkata-kata lagi. Dan sepertinya Tuan Zainal Pramudya merasa ada sesuatu antara kamu dengan putrinya," lapor Jonathan.
Ali tersenyum kecil.
"Ini bagus jika tuan Pramudya merasa tertarik kepadaku. Permainan semakin seru saja sepertinya."
"Jangan bilang bahwa kamu berencana membuat Zeina bingung nantinya Al?" tebak Jonathan melihat senyum Ali yang misterius tersebut. Sepertinya ada sesuatu yang Ali rencanakan tetapi temannya itu tidak mau mengatakan yang sebenarnya kepada dirinya.
"Oya tunggu sebentar, aku lupa belum mengecek kondisi Zeina," tiba-tiba Ali ingat ia belum mengabari Zeina yang sedang sakit di apartemennya.
Drrttt
Drrttt
"Halo sayang, kamu nggak apa-apa?"
Jonathan segera mendekap mulutnya saat mendengar panggilan yang Ali sematkan kepada Zeina. Astaga....sayang? Seberapa dalam emangnya hubungan keduanya saat ini. Sementara itu Ali tampak cuek saja dengan reaksi yang Jonathan tunjukkan kepadanya.
"Kamu sudah sampai di kantor?"
"Sudah sayang. Kamu tidak tidur, hmmm? Demamnya sudah turunlah?" tanya Ali mencemaskan Zeina. Sepertinya ia nanti harus pulang lebih awal. Kalau kondisi Zeina tidak kunjung membaik maka ia akan membawanya ke rumah sakit saja.
__ADS_1
"Aku sudah mendingan kok Al. Terimakasih ya sudah perhatiin aku. Kamu kerja aja, aku nggak apa-apa," jawab Zeina.
"Ya sudah kalau ada apa-apa segera hubungi aku. Aku akan segera pulang nanti," kata Ali dan Zeina mengiyakannya.
Klik
"Astaga, HAHAHAHAHAHAHA......."
Jonathan langsung pecah ketawanya begitu Ali menutup sambungan teleponnya dengan Zeina. Ali menghela napasnya kasar mendengar tawa teman baiknya itu.
"Apanya yang lucu sih?" tanya Ali cuek sambil melanjutkan kembali mengecek beberapa berkas di depannya.
"Kamu Al, kamu tumben bisa seromantis itu kepada cewek padahal biasanya juga kamu cuek-cuek aja. Ini dengan seorang Zeina kamu bisa manis dan kalem. Dan apa tadi panggilan sayang. Astaga....aku baru tau kamu bisa manggil cewek dengan kata sayang. Tampaknya zeina benar-benar bisa merubah pangeran es menjadi meleleh," kata Jonathan panjang lebar.
Ali hanya menghela napasnya panjang. Ya mau bagaimana lagi kalau dengan Zeina reflek dirinya akan seperti itu. Cinta bisa menjadi sumber kekuatan dan kelemahan seseorang. Sebagai kekuatan, cinta sungguh luar biasa. Banyak hal, bahkan hingga di luar akal sehat, yang dilakukan atas nama cinta.
Cinta bisa mengubah orang yang 'biasa-biasa saja' menjadi orang kuat, yang berani serta penuh percaya diri melakukan apa pun juga demi mereka yang dicintainya.
Bisa jadi, cinta merupakan kekuatan terhebat yang dimiliki manusia dalam menjalani proses kehidupan. Tidak yang mustahil untuk cinta sejati.
❤️❤️❤️
__ADS_1
TBC