Halalin Aku, Sayang

Halalin Aku, Sayang
36


__ADS_3

Keesokan harinya matahari sudah bersinar lebih tinggi tetapi kedua anak manusia di atas ranjang itu masih tampak saling memeluk memberikan kehangatan satu sama lainnya.


Ali tampak bergeliat dan merasakan cahaya matahari yang bersinar menerpa wajahnya. Ia menoleh mendapati seseorang yang sedang tertidur pulas dalam dekapan tangannya. Ali tersenyum mendapati wajah cantik Zeina yang masih tampak terlelap. Tentu saja istrinya itu kelelahan setelah apa yang mereka lakukan semalaman.


Cup


Cup


Cup


Ali mengecup puncak kepala sang istri beberapa kali tetapi Zeina juga masih nyaman saja dalam pelukannya. Wanitanya itu tidak merasakan sama sekali gerakan yang sudah ia lakukan. Benar-benar menggemaskan istrinya tersebut.

__ADS_1


"Kalau menggemaskan begini jadi nggak pengen bawa dia keluar-keluar. Pengennya di karungin aja di dalam kamar," ucap Ali yang mana malah membuat dirinya sendiri tertawa dengan pemikiran konyolnya pagi ini.


Sementara di belahan negara yang lainnya. Tampak sepasang suami istri sedang bercakap-cakap cukup serius. Mereka sedang membahas tentang apa yang sudah putra mereka lakukan tanpa memberitahu keduanya. Apalagi berita yang sudah mereka dapatkan cukup membuat mereka syok dibuatnya. Berita ini diberitahukan oleh orang terdekat dengan sang putra.


"Astaga Daddy, kenapa bisa Exel melakukan ini kepada kita? Apa dia sudah tidak menganggap mommy dan Daddy nya ini juga kepingin melihat seperti apa menantu kita itu. Harus merahasiakan acar sesakral itu dari kita semuanya. Maunya apa sih anak kamu itu Daddy?" ucap kesal wanita yang sudah tak muda lagi tersebut. Tetapi masih tampak seperti wanita berusia tiga puluhan. Karena biaya perawatan yang terbilang cukup mahal.


"Tenang dulu mom, seperti ada sesuatu yang disembunyikan oleh Exel sehingga dia tidak memberitahukan hal ini kepada kita. Tetapi menurut ucapan Jonathan karena exel sedang menyamar dan dalam penyamarannya itu cewek inilah yang mau menerima dirinya apa adanya. Daddy mengerti kenapa exel melakukan semua itu mom," jawab suaminya dengan tenang.


"Ya mommy tau dan mommy juga masih merasa bersalah dengan kejadian tersebut. Tetapi bukan berarti dia menyembunyikan pernikahannya dari kita Daddy. Bagaimanapun juga kita adalah orang tuanya. Mommy juga ingin mengenal lebih jauh menantu mommy. Bukankah Daddy tau kalau sedari dulu mommy pengen banget anak cewek tetapi tidak pernah dikabulkan oleh Daddy," keluh sang istri memuat suaminya lagi-lagi harus menelan pil kesabaran dengan ulah sang istri.


"Kenapa jadi bahas masa lalu sih mom," keluh suaminya sambil menghela napasnya panjang mendengar nada cerewet sang istri.

__ADS_1


"Habisnya aku kesel banget Daddy. Punya anak satu tetapi malah diem-diem menikah. Terus kita juga disuruh buat ngikutin alur ceritanya dia. Apalagi maksud anak itu. Mommy pengen nyusulin dia ke Indonesia deh Daddy. Kita nggak bisa diem aja melihat mereka seperti itu," ajak sang istri yang sudah tidak sabar untuk melihat dan berkenalan langsung dengan menantunya tersebut. Selain itu juga ia ingin membuatkan pesta yang meriah tentunya untuk pernikahan putra tunggalnya.


"Nanti dulu mommy, biarkan Axel dengan rencananya. Dia pastinya bertindak dengan pertimbangan yang matang. Kita harus memberikan kepercayaan kepada Axel. Dia pasti tahu mana yang terbaik untuk dirinya," ujar sang Daddy mencoba menenangkan sang istri.


Tampak istrinya menghela napasnya panjang mendengar ucapan suaminya barusan.


"Ya sudahlah, mommy ikut apa kata Daddy saja," ujar sang istri akhirnya menyerah dan mengikuti apa mau suaminya.


❤️❤️❤️


TBC

__ADS_1


__ADS_2