Halalin Aku, Sayang

Halalin Aku, Sayang
35


__ADS_3

Ali justru tersenyum melihat respon yang istrinya berikan.


"Sayang, tunggu dulu, aku belum selesai bicara," ucap Ali sambil memegang kedua pipi chubby Zeina dan membelainya dengan lembut.


"Tapi kenapa musti berbohong Al? aku tidak suka dengan orang yang bohong," ucap Zeina masih dengan raut wajah kesalnya.


"Karena aku suka sama kamu dan nggak pengen kehilangan kamu. Itulah kenapa aku ingin kamu jadi milik aku. Kalau kamu tanya apakah aku nggak naf-su saat itu Jawabannya aku naf-su banget tetapi aku menahan diri aku banget buat nggak nyentuh kamu. Karena aku pengen milikin kamu seutuhnya setelah menjadi istriku."


Zeina seketika berubah ekspresinya mendengar ucapan jujur dari Ali. Dia tidak menyangka jika sejak awal Ali sudah menginginkan dirinya menjadi istrinya.


"Lalu bagaimana caramu mengatasi aku yang sedang terkena obat setan itu?" tanya Zeina penasaran dengan apa yang dilakukan oleh Ali kepada dirinya.


"Dengan ini," kata Ali sambil menunjukkan jemari-jemaei tangannya.

__ADS_1


"Jadi maksudnya..." Zeina mulai menyadari apa yang dimaksud oleh suaminya tersebut.


"Aku melakukannya dengan jari-jariku ini," kata Ali sambil tersenyum tipis.


Zeina seketika memerah wajahnya mendengar ucapan dari ali. Dia menangkap maksud suaminya.


"Apa perlu aku melakukan reka adegan agar kamu mengingat kembali kejadian waktu itu?" tanya Ali sambil mengerlingkan sebelah matanya dengan nakal.


"Arrrkkkhh, jangan...." teriak Zeina tetapi ia sudah kalah dengan gerakan cepat dari Ali yang sudah menerkam dirinya.


Zeina benar-benar tak menyangka bahwa permainan Ali membuat dia men-de-sah tidak karuan. Zeina terengah-engah dengan wajah memerah. Ia sudah tidak bisa menahan dirinya lebih jauh lagi. Dia sudah hanyut dalam permainan Ali. Tak lama kemudian Zeina pun telah sampai dipuncaknya. Bahkan dia tidak menyangka hanya dengan jemari tangan Ali saja dia sudah sampai surganya dunia.


Sedangkan Ali justru terkekeh melihat istrinya yang tampak malu-malu dengan apa yang barusan terjadi. Zeina benar-benar malu di depan suaminya. Justru Ali bangga ia bisa membuat istrinya merasa puas dengan apa yang dia lakukan.

__ADS_1


"Jadi sekarang kamu percaya kan dengan apa yang sudah aku lakukan malam itu?" tanya Ali kepada Zeina yang masih merasa canggung.


Zeina hanya menganggukkan kepalanya pelan.


"Jadi aku boleh nambah kan untuk malam ini?" Zeina seketika mengerutkan keningnya bingung.


"Nambah apa?" tanyanya tidak mengerti maksud ucapan Ali.


"Nambah mainnya lagi sayang."


Zeina langsung pasrah saja saat Ali kembali berada di atas tubuhnya dan melakukan apa yang dia ingin lakukan malam ini. Karena ini adalah malam pertama mereka tentu saja dia tidak akan membuat Zeina istirahat barang sejenak. Ali ingin segera menaburkan benihnya di rahim Zeina. Maka ia harus rajin menanamkan benihnya di rahim Zeina.


Semoga kalian segera hadir ya sayang. Papi sangat menginginkan kalian segera hadir di rahim mami kalian, batin Ali setelah ia berhasil membuat Zeina kelelahan akibat ulahnya malam itu.

__ADS_1


❤️❤️❤️


Gaskeuuunnnn terus bang, jangan kasih kendor🤣


__ADS_2