Halalin Aku, Sayang

Halalin Aku, Sayang
38


__ADS_3

Sementara itu di kediaman Zainal Pramudya. Tampak persiapan yang sudah matang dilakukan untuk pesta pernikahan Rolan Handoko dan juga Bella Anastasya. Sebenarnya pihak Rolan hendak membatalkan acara pernikahan itu karena terbukti Bella sedang tidak hamil anak Rolan akan tetapi Bella mengancam bahwa dirinya akan menyebarkan video mesra antara dia dengan Rolan. Hal itulah yang membuat Rolan beserta keluarganya dengan sangat terpaksa melamar Bella untuk dijadikan istri dari Rolan.


"Tata bunga di sebelah sana ya, lebih bagus pemandangannya dan tampak terlihat estetik. Ya ampun kenapa ini warnanya putih semuanya. Kan aku sudah bilang bunganya yang lebih segar lagi. Ini sudah terlalu lagi. Ya ampun," omel Clara yang sedari tadi sibuk mengatur sana sini persiapan untuk pesta pernikahan putrinya. Dia merasa begitu bahagia dan bangga karena putrinya akan dipersunting oleh pria yang sukses dan juga dari keluarga terpandang.


Ini adalah impian yang sudah lama di nanti-nantikan oleh Clara. Selain menjadi seorang istri dari pengusaha yang sukses dan ternama. Kini putrinya juga akan menjadi nyonya dari keluarga terpandang. Bukankah ini adalah jackpot yang bagus untuk Clara dan juga Bella. Cukup menyingkirkan anak tirinya yang merepotkan itu. Maka kehidupan mereka akan jauh lebih baik. Semua ini adalah hasil dari kesabaran dan kecerdasan mereka memperdayai lelaki-lelaki lemah seperti Rolan dan juga Zainal. Pria yang akan tunduk di hadapan wanita dengan bujuk rayu dan pelukan hangat di ranjangnya.


Clara terkekeh kecil membayangkan betapa sempurna hidup dirinya dan juga akan putri sebentar lagi. Menjadi orang yang mampu dan tak lagi dipandang sebelah mata. Mendapatkan cinta, perhatian dan juga harta dari pria yang sudah berhasil mereka takhlukkan. Sungguh suatu kebanggaan tersendiri tentunya bagi mereka.


"Aku harus bisa membuatnya semakin jauh dari anak sialan itu. Karena dia suka sekali mengganggu kebahagiaanku dan juga Bella," lirih Clara teringat akan Zeina. Dia tidak akan membiarkan zeina mengacaukan kebahagiaan mereka berdua.

__ADS_1


"Security! Security!" panggil Clara dengan cepat kepada para petugas keamanan yang sudah berjaga-jaga di sekitar tempat tinggal mereka.


"Iya nyonya, ada apa?" tanya kepala keamanan yang ditugaskan Zainal Pramudya untuk menjaga acara pernikahan yang dilangsungkan besok tersebut.


"Lihat baik-baik wanita ini," ujar Clara kepada kepala keamanan sambil menunjukkan sebuah foto yaitu foto Zeina.


"Baik nyonya, saya mengerti," sahut si pria tersebut.


"Baguslah kalau begitu. Aku bisa merasa tenang dengan pesta pernikahan anakku besok," jawab Clara sambil tersenyum tipis. Dia sudah tidak sabar melihat putrinya sah di nikahi oleh Rolan.

__ADS_1


"Percuma kamu datang kemari Zeina. Yang ada kamu akan diusir dari acara ini. Hahahaha....dasar anak sialan," decih lirih Clara kemudian dia berlalu dan kembali mengecek persiapan yang sedang dilakukan oleh para pekerja dari WO yang sudah mereka sewa sebelumnya.


Di lain tempat tampak kedua anak manusia yang salin bercanda gurau. Keduanya menikmati masa-masa bulan madu dengan begitu indahnya. Mereka sudah tidak memikirkan apa yang dunia luar sana sedang perdebatkan. Yang ada di pikiran mereka hanya saling mencintai dan berbagi. Entah itu berbagi kebahagiaan maupun kehangatan di atas ranjang. Ups.....


❤️❤️❤️


TBC


Maafkan lama nggak update. Tetapi mulai besok akan update rutin kembali. Semoga kalian masih tetap setia di sini.

__ADS_1


__ADS_2