
Di hamparan pegunungan menjulang tinggi, ribuan-jutaan pohon berdiri tegak menjulang langit. Hutan pohon menjulang tinggi dengan sangat indah membentuk kontras bumi dan langit, Sungai mengalir seputih cermin.
Baam!
Tiba-tiba tanah bergetar dengan besar debu mengepul, pohon menjulang langit dan sungai putih hilang hancur sekejap menghilang.
Di jauh puluhan ribu juta mill ada seorang pria memegang sebuah pedang dan memandang langit dengan serius, langit itu membentuk sebuah pusaran besar menutup semua pegunungan tinggi dan pohon langit.
Seekor Naga Emas muncul dari langit memutar pusaran itu dan memandang manusia dengan jijik dan menghina, lalu mengaum.
‘Roarr!’
Adapun pria di bawah langit itu memandang Naga Emas dengan ekpresi serius, perasaan ini sungguh akan datang. Perasaan akan kematian, emosi, keinginan, semangat, membunuh semuanya tercampur menjadi satu membentuk tekad hati dan keinginan mejadi sangat kuat.
Naga Emas itu menyerang dengan petirnya.
Sssshhhtttt!!!
Bang!!
Serangan Naga Emas merobek ruang hampa menciptakan suara menggelegar dan menghancurkan manusia di bawah. Debu besar mengepul bertebangan ke atas, dibalik debu itu sebuah jurang membentuk puluhan ribuan mill, gunung tinggi hancur lebur begitu saja semua dibawah langit.
‘pufft!’
Manusia dibawah itu meludahkan seteguk darah ke tanah lalu memandang langit dengan kemarahan besar, aku tidak pernah menyangka bahwa serangan pamungkasku tidak bisa menandingi serangannya.
Aku adalah Kasiar Pedang, dengan pedangku aku telah membunuh pakar dewa dengan tebasanku tak terhitung, pedangku membelah langit puluhan ribuan mill, pedangku membelah laut jutaan mill, pedangku membelah bumi puluhan ribuan mill membentuk jurang, pedangku adalah hatiku,jantungku,dao-ku,kultivasiku,tekadku,keinginanku.
Tetapi kenapa seranganku tidak bisa melawannya, manusia itu berteriak dengan keras bersama dengan hatinya ke arah langit, tangannya bergetar memegang pedang. Darah menetes dalam gengamannya ke tanah.
‘Manusia fana hatimu lemah,keinginan dalam dirimu menghilang. Hatimu hanya kosong keinginanmu itu kosong pada akhirnya kamu mati oleh dirimu sendiri’
Suara datang menggelegar dari langit, membuat riak besar tanah di bumi hancur menjadi debu, suara itu diisi dengan ejekan,cemohan,jijik,menghina. Seperti membuat manusia jatuh lebih dalam kejurangan yang dalam nan gelap.
Manusia itu mendengar ejekan suara dari langit dengan mata kosong putus asa, hatiku lemah? Hatiku kosong? Keinginanku kosong dan hilang?. Manusia itu bersuara dengan serak, kekuatan hidup manusia itu menghilang sedikit demi sedikit akibat serangan Naga Emas dan menghancurkan daonya.
Manusia itu melihat sekitarnya menjadi buram dan hitam sedikit demi sedikit, apakah aku akan mati? Kupikir dengan yang aku punya aku bisa bertahan dan berdiri di puncak dunia, tapi kenapa?.
‘Apakah..?’
Manusia itu melihat wajah perempuan tersenyum ke arahnya dan berkata “Li Tian!”.
’bang!’
Mendengar suara yang di rindukan, suara lembut yang tak pernah lupakan dan melihat senyumannya, manusia itu menetaskan air mata dan menangis terjatuh.
Bahkan orang itu kuat, bahkan jika orang itu berdiri di puncak, dia tidak bisa menahan kesedihannya dalam hatinya yang dalam.
Penyesalan yang dia punya, tidak bisa melindunginya dan berakhir kematian. Manusia itu adalah Li Tian Kaisar Pedang yang memerangi langit surga untuk menerobos tahap kultivasi, dia terjatuh dalam benih kebencian dirinya dan tidak bisa melupakannya akan kematian pasangannya, walaupun dia sudah kuat dan membunuh orang yang membunuh pasangannya. Tetapi tetap saja dia tidak bisa menerima akan kehilangannya dan meninggalkan benih kebencian dalam dirinya tertanam jauh dalam hatinya.
Bang!!
Petir melesat kebawah menuju manusia dalam pedih. Inilah dunia kultivasi dunia bela diri dimana yang terkuat selalu hidup dimana yang lemah akan mati, yang kuat akan memakan yang lemah. Jika orang itu tidak mempunyai hati yang kuat dan tekad yang kuat, kematian akan mendekati dengan perlahan dan terjaring dalam kegelapan untuk selamanya.
Li Tian perlahan menutup kedua matanya untuk pertama kalinya dia menerima kematiannya.
‘Aku datang Xi’er’
Sebuah batu bersinar merah dalam tubuhnya, ‘shing!’ batu itu mengambang di depan Li Tian. ‘krakl!’ batu retak itu menyebar dan mengelilingi tubuh Li Tian berputar.
Adapun Naga Emas di langit masih mengelilingi langit, namun Naga Emas merasakan aura misterius menekan pada dirinya. Naga Emas menyingkat mata ilahinya mencari keberadaan menekannya ini.
Naga Emas tidak tahu dimana hal aura misterius itu menekannya terus menerus tanpa di ketahui dan mulai gelisah.
‘Roarr!’
Naga Emas itu terus berputar langit, lalu melihat keanehan sinar merah di bawah, tempat dimana manusia menyedihkan itu mati.
Naga Emas melihat sinar kemerahan mengelilingi manusia mati itu, semakin dalam melihatnya Naga Emas merasakan gelisah, siapa dia? Dia adalah Naga Emas, Naga Emas Guntur Surgawi . namun sebuah sinar merah menekan auranya membuat dia takut dalam kedalaman jiwanya.
Sinar kemerahan itu terus berputar mengelilingi Li Tian, tubuh Li Tian lalu mengambang di udara lalu menuju Naga Emas surgawi.
Naga Emas melihat manusia yang dikelilingi cahaya merah mendekatinya, menjadi takut karena jiwanya terus ditekan oleh sinar merah.
‘Roarr!’
Sshhttt!
Bang!!
Petir turun mengenai manusia itu, tak lama kemudian sosok manusia itu terus terbang menuju ke arahnya. Naga Emas melihat serangannya tidak mampu terus melancarkan serangannya.
__ADS_1
Ledakan! Ledakan!
Bangg!!
Li Tian yang tak sadarkan diri mulai membuka mata dengan perlahan dan berdiri tegak dengan lambat, mata Li Tian menjadi merah seperti dia dalam keadaan marah besar, tubuh postur berdiri tegak memandang rendah semua makhluk hidup.
Namun melihat ada orang berdiri di atasnya, Li Tian mengulurkan tangan kanannya dan menunjuk Naga Emas dengan jari telunjuknya. Muncul bola kecil cahaya merah berputar di atas jari telunjuknya.
Naga Emas melihat manusia di bawahnya akan menyerang dirinya.
‘Roarr!’
Sebuah petir muncul menuju Li Tian, serangan petir ini lebih kuat dari sebelumnya. Bahkan jika pejuang kuno melihat serangan ini, pejuang itu pasti akan mati. Li Tian sebaliknya tetap tenang melihat serangan petir ini mengarahnya.
‘Menembus Surga!’
Li Tian dengan tenang, telunjuk Li Tian menembak sangat cepat seperti laser merobek ruang spasial dan waktu, merobek semua angin dan dao.
Cahaya merah itu menembak dengan cepat dan bertemu serangan petir Naga Emas, kekuatan petir itu seakan memiliki hidup ia mengaum dengan keras.
‘Roarr!’
Bang!!
Whusss!
Cahaya merah itu menghacurkan petir dengan sekejap dan menembus ke arah Naga Emas di langit. Dengan sangat cepat cahaya merah tiba di depan Naga Emas.
Naga Emas membentuk penghalang emas untuk melindungi dirinya dari serangan cahaya merah.
Bang!
Shinggg!
Kekuatan cahaya merah itu tersebar dan menghancurkan gunung,tanah,pohon,hewan hancur menjadi debu menghilang dalam kehampaan dan membentuk jurang sangat dalam.
‘Roarr!’
Naga Emas mengaum akan bisa menahan serangan cahaya merah ini, namun tak lama cahaya emas yang membentuk penghalang untuk melindungi Naga Emas menjadi retak sedikit dan menjadi besar.
‘Krak! Kraak! Krraaak!! Crangg!’
Penghalang Naga Emas itu hancur lebur, cahaya merah menembus dan melebar cahaya merahnya melahap semua bagian tubuh Naga Emas. Tubuh Naga Emas itu hancur menghilang sedikit demi sedikit dan menembus langit.
Li Tian dengan matanya melihat Naga Emas telah hancur lalu melihat kejauhan seperti dia melihat semua isi dunia dengan matanya, tak lama kemudian Li Tian menarik pandangannya.
“Sepertinya jiwa dalam tubuh ini tidak bisa bertahan lebih lama, karena kamu membangunkanku dan memberiku kesempatan melihat dunia ini.”
“Aku akan membantumu untuk hidup lagi, adapun untuk kehidupanmu ke depannya. Kamulah yang akan memilih jalan Kultivasi dirimu.”
Li Tian berbicara pada dirinya sendiri, namun Li Tian adalah orang yang berbeda. Kesadarannya telah diambil oleh keberadaan misterius dalam batu.
Li Tian menepuk tangan bersamaan di tengah dada.
“Roda Takdir!”
Sebuah kabut terbentuk dengan sendirinya, kabut itu semakin padat dan melebar aliran sungai yang membentuk roda emas yang terus berputar dalam langit, roda sungai itu memancarkan cahaya ilahi menerangi dunia itu sendiri.
“Membalik Reincarnation Heaven!”
‘Hongg!!’
Roda Sungai emas itu mengeluarkan suara menggelegar, suara nyanyian surga. Peri-peri yang sedang menyanyi, membuat tanah yang hancur menjadi tumbuh seperti keadaan semula begitu juga dengan pohon mulai tumbuh dengan cepat.
Bang!!
Tiba-tiba sebuah riak besar muncul menghancurkan semua dao menjadi setumpuk kertas.
‘Siapa itu melanggar tata surga’
Sebuah mata besar muncul dalam kehampaan di langit, mata besar itu melihat seluruh isi dunia dengan sekajap dalam matanya. Lalu melihat ada manusia melanggar tata surga.
“Kau adalah..”
Mata besar itu terkejut melihat manusia ini, walaupun berbeda dari sebelumnya tetapi dia tahu manusia ini.
“Hahahaa! Lama tak jumpa Old Bangka.”
Li Tian tertawa terbahak-bahak.
“Beraninya kamu merusak dan melanggar tata surga lagi!”
__ADS_1
Mata Besar itu dengan kemarahan besar, suara itu sangat besar merusak semua dao. Orang-orang pada dunia mendengar suara ini meludah seteguk darah baik pakar manusia biasa dan puncak kultivasi dalam dunia ini.
Semua orang meludahkan seteguk darah dan hanya bayi yang baru lahir tidak terkena serangan dao karena surga memiliki tata dan batasan. Formasi tingkat tinggi itu akan hancur dengan suara.
Semua manusia di dunia berteriak, bahkan para kuno yang telah melangkah alam tinggi semua bangkit dari tidur dalam waktu tak terhitung terbang ke langit.
“Siapa yang menyebabkan surga marah di dunia ini?” Seorang Tua terbang di langit dan memandang kejauhan. Basis budidaya orang tua itu sangat tinggi, bahkan para murid untuk melihat orang tua ini tidak bisa melihatnya begitu juga kaisar dari sebuah negara tidak bisa melihatnya hanya orang tertentu untuk melihatnya.
“Apa yang terjadi sebenarnya!” Semua manusia berteriak ke arah langit.
“Apakah Harta Karun Dewa muncul?” Seseorang berteriak histeris, orang-orang di sekitar mendengar ini menjadi serakah bahkan pakar kuno juga memberikan pandangan lebih serakah.
“Apakah Dewa turun didunia ini!” Orang-orang berteriak dengan penuh semangat menimbulkan kekacauan lebih besar.
…….
“Old Fog, beraninya kamu merusak tatanan Surga!”
Mata Besar itu marah besar melihat ini, manusia ini merusak tatanan Surga yang tidak seseorang pun berani. Bahkan jika orang para bijak kuno tidak ada yang berani menantang tatanan Surga, melawan tatanan Surga yang berarti sama saja dengan mempermainkan hidup sendiri.
“Lalu apa? Takdirku adalah Keinginanku!” Old Fog berbicara dengan angkuh.
“Hmph!Kau hanyalah jiwa sisa, aku akan menghancurkan jiwa sisamu dan biarkan dunia mengetahuinya.”
Ledakan! Ledakan! Ledakan!!
Sebuah pusaran besar muncul kembali dan petir bergumuruh menyebar, suara menggocang dunia menciptakan riak ruang spasial.
‘Roarr!!’
Petir bergemuruh membentuk puluhan Naga petir, petir itu bekali-kali lipat kekuatan dari sebelumnya. Naga petir menuju kebawah ke arah manusia degan ganas.
Old Fog melihat ini tersenyum tipis, dengan melepaskan aura dan kehendak niatnya dia membentuk formasi pertahanan dan menyerang. Naga petir itu meraung.
‘Roar!’
Bangg!
Naga petir itu langsung lenyap saat mengenai penghalang formasi, adapun formasi masih berdiri kokoh. Formasi itu mengambil kekuatan Naga petir dan menyebar kekuatan itu ke seluruh formasi, agar formasi tetap kokoh dan tidak mudah hancur.
‘Formasi Sungai Langit Bumi’
Mata besar itu dengan melotot dan suara gemuruh bergetar, Mata besar itu tahu formasi ini. Formasi ini sangat luar biasa dimana kekuatan serangan akan diserap dan menyebar ke seluruh formasi itu, semakin bertambah kekuatan semakin kuat formasi itu.
Tentu saja formasi ini juga harus sejajar dengan kekuatan pengguna, dengan pengguna dia tidak bisa mengontrol kekuatan formasi ini. Namun itu cerita lain jika seorang puncak kuno kultivasi dunia menggunakan formasi ini, dengan jiwa dan pengalaman dia bisa menahan control formasi seperti Old Fog.
Naga petir itu terus terbentuk dari pusaran dan menerjang ke arah manusia di bawah, namun itu semua sia-sia. Setiap kali Naga petir mengenai formasi itu dia langsung menghilang dan kekuatannya juga hilang.
Mata besar sangat marah, kekuatannya tidak bisa melukai sedikitpun manusia dibawah dan formasi di bawah.
Hong!
Sebuah telapak tangan besar muncul dari langit, telapak itu seakan menghakim seluruh dunia. Keberadaan tak terhitung bijak kuno melihat ini sangat dingin menyebar seluruh tubuh, dihadapan kekuatan ini semua keberadaan bijak kuno hanya bisa berlutut dan tidak bisa menaikkan kepala mereka.
Old Fog melihat serangan ini hanya mencibir, Old Fog mengendalikan kekuatan formasi. Tak terhitung petir menyebar di seluruh formasi membentuk Naga, Naga petir formasi itu terbang menuju telapak tangan besar itu dan melilitkan menekan ke atas. Dan menghancurkan kekuatan telapak tangan besar itu.
Ledakan!!
Telapak tangan besar itu di tekan keatas dan hancur berkeping, Mata besar itu sangat marah. Bagaimana mungkin teknik serangannya hancur jika orang lain menahan serangan ini orang itu hanya bisa kentut dan langsung mati menjadi debu menghilang dalam angin.
“Old Fog! Aku akan membunuhmu!.”
“Penghakiman Surga!”
Hongg!!
Suara bell berbunyi sangat besar, manusia didunia itu merasa sangat lemas mendengar suara ini berkali lipat dari tekanan serangan telapak besar itu.
Old Fog melihat ke langit dengan sangat serius, sialan orang tua itu melancarkan serangan mematikan. Old Fog menempelkan tangan kanan ke dadanya lalu menariknya sebuah cahaya bulat terang, bocah jangan kecewakan orang tua ini. Old Fog mengirim bola terang itu ke Roda Takdir, cahaya bulat terang itu terserap oleh Roda Takdir dan bergabung dengan aliran lainnya seperti sungai.
Old Fog melihat ini menghela nafasnya, apapun itu ini adalah Takdirku. Old Fog melihat ke atas melihat serangan akan cepat menghantamnya.
Fist Heaven Immortal!!
Old Fog mumukul tangan kanannya ke arah serangan langit, kepalan itu bergemuruh menghancurkan semua dao dunia itu dan kekuatan formasi yang di bentuk tergabung menjadi satu dalam serangan kepalan itu.
Hong! Hongg!!
Ledakan!!
Sinar putih menerangi dunia, semuanya menjadi putih dan hitam seakan lenyap dari dunia dengan bertahap sedikit demi sedikit.
__ADS_1
Tx : Novel ini menceritakan dunia kultivasi yang dimana manusia menggunakan teknik mereka sendiri menciptakan keajaiban, membuat sesuatu dengan lambaian tangan. Membuat dunia milik mereka sendiri, yang membuat mereka menjadi dewa dengan pengalaman kultivasi kekuatan mereka saat menaikkan dan menjadikan diri mereka menjadi dewa. Dan juga jangan samakan dunia dalam novel jepang, karena novel ini berbeda jauh seperti kebanyakan komik,anime,dll.
Sekian dan terima kasih, semoga para agan suka dengan novel ini. Kasih bintang 5, like & comment. Dan juga votenya. Author akan membaca setiap comment, apalagi jika para pembaca ingin novel ini update 2 chapter. sebagai Author dengan senang hati tiap harinya update 2 chapter.