
Part 11 : Kebencian, Mata Merah dan Mata Emas
Lei Yan yang ingin mengangkat pedang dan ingin menebasnya kemudian lemas kebawah, mata yang tadinya melotot menjadi hitam tak bernyawa, tubuhnya bergoyang menjadi berhenti. Lei Yan mati.
“Tidak!”
Suara teriakan perempuan terdengar disamping Li Tian. Dia melihat suara itu, muncul bayangan pedang menghampirinya.
Yu Shi yang hanya melihat dari belakang ingin maju, dia bergegas membantu Lei Yan menyerang dari belakang. Namun dia terlambat Lei Yan mati. Padangan mata Yu Shi menjadi marah dan kebencian.
“Sepuluh Tusukan Pedang Bayangan!"
Li Tian hanya mendengus lalu mengambil pedang di tangan Lei Yan, kemudian menebas bawah ke atas.
‘Ding!'
__ADS_1
Suara pedang terdengar dan pedang Yu Shi terbang ke atas.
Tubuh Yu Shi menjadi kaku dan tidak tahu bagaimana merespon, pedangnya terlempat ke atas. Li Tian tidak ingin menghabiskan kekuatannya terlalu lama. Dia menusuk pedangnya tepat di dadanya dimana hati itu terletak.
“….” Yu Shi ingin mengatakan sesuatu tapi dia tidak bisa dan matanya dengan cepat redup.
Li Tian melempar kesamping begitu dengan pedang.
“Yu Shi, Lei Yan!!”
“Aaaahhh!” Feng Hao meraung dengan keras. Dia melompat dengan kuat, tanah yang diinjak kaki Feng Hao mengecap dengan dalam.
Li Tian memandang Feng Hao menerkam kearahnya seperti binatang buas kelaparan yang ingin memakan seluruh tubuhnya. Dia membuang mayat yang masih dia genggam ke arah Feng Hao.
Feng Hao menerkam Li Tian. Tubuh mayat terbang ke arahnya yang menghalangi padangannya membuat dia geram marah, dia tidak bisa membedakan lagi tubuh temannya sendiri.
__ADS_1
“Minggir!” Tangan Feng Hao mencakar dan melemparkannya kesamping dengan keras.
Sebuah bayangan muncul dan memunculkan sosok Li Tian yang mengeksekusi gerakannya. Mata Merah dan Mata Emas saling bertemu satu sama lain, seperti pemandangan pertempuran iblis dengan dewa. Feng Hao menyerang Li Tian, namun dia terlambat karena Li Tian sudah mengeksekusi gerakannya terlebih dahulu sebelumnya.
“Fist Broken Ancient Ape!” Suara Li Tian acuh tak acuh, namun suara itu juga diliputi tak terbantahkan bahwa dia mengerahkan seluruh kekuatannya untuk pertama kalinya dia datang kedunia ini.
Kekuatan pukulan Li Tian memunculkan bayangan Kera Kuno lagi, bayangan Kera Kuno itu berbeda dari sebelumnya. Dia hanya melancarkan serangan Fist Broken Ancient Ape dengan serangan biasa, bahkan jika itu biasa itu masih pukulan penghancur bagi semua orang yang dia lawan.
Lalu dia memunculkan serangan sebagian kekuatan Kera Kuno dan berhasil memanggil bayangan Kera Kuno, sehaingga kekuatannya berkali lipat dari serangan biasa.
Namun sekarang dia mengerahkan seluruh kekuatannya dalam pukulan, dan menampilkan bayangan Kera Kuno yang bayangan itu berbeda dari yang dia eksekusi sebelumnya. Kera Kuno itu sedikit nyata menunjukkan keemasan asli. Walalupun kekuatannya tidak bisa sebanding dengan yang asli, Li Tian hanya bisa mengeksekusi sebagian kekuatan Kera Kuno dan jauh dari kenyataan yang bahkan tidak mendekati dari kekuatan sepersepuluh Kera Kuno.
Bayangan Kera Kuno marah menderu, dan melambaikan tangannya seperti dia meratakan puluhan gunung menjadi tanah dataran, dimana dia menampar pasukan tak terhitung menjadi genangan darah mengalir besar.
Bang!!
__ADS_1
Pukulan Li Tian mengenai perut, pukulan itu memberikan suara organ dalam tubuh pada Feng Hao terluka. Feng Hao membuang seteguk darah, tubuhnya seperti meledak, bahkan menghirup udara membuat dia kesakitan meringis.