Heavenly Li Tian

Heavenly Li Tian
Chapter 25 : Mengolah Teknik Nafas Naga


__ADS_3

Chapter 25 : Mengolah Teknik Nafas Naga


Li Tian kembali ke guanya dia tempati sebelum. Dia mengeluarkan kendi yang berisi Anggur Monyet pada cincin spasialnya, aroma mulai keluar dari dalam kendi. Bau yang memabukkan dan juga langka untuk meningkatkan kekuatan cultivator.


“Tuan Muda..Bolehkah aku mendapat sedikit?” Guo Ye yang berada di sampingnya meneguk angin, aroma bau yang dikeluarkan membuatnya menetes.


Li Tian yang sedang senang, mendengar ucapan Guo Ye, digantikan menyipit matanya. Lalu kembali normal.


“Baiklah, kamu sudah berjuang untuk menahan serangan Raja Kera. Ini minumlah.” Li Tian mengambil mangkuk kecil pada cincin spasialnya, kemudian mengambil Anggur Monyet.


“Terima kasih Tuan Muda.” Guo Ye dengan senang menerima.


“Sebaiknya kamu jangan menyiakan kesempatan ini, salurkan kekuatanmu dan bernapas sesuai metode kultivasi biarkan Anggur Monyet ini terserap semuanya.” Kata Li Tian dengan tenang.


Dia tidak ingin hal berharga ini di minum hanya sekedar mabuk dan meningkatkan kekuatan, tapi kekuatan yang di serap akan kecil. Karena itu dia memberitahu Guo Ye, agar tidak asalan meminumnya. Guo Ye juga adalah bawahan Ayahnya, Klan Li. Hal ini baik untuknya dan Klan Li.


Li Tian mengambil mangkuk lainnya, kemudian mengambil Anggur Monyet, lalu menenggaknya. Dia menutup kedua matanya, lalu bernapas. Sekarang dia terlahir kembali, dia memiliki banyak kultivasi dalam pikirannya. Li Tian mencari buku teknik yang sesuai dengan jalan kultivasi pedangnya. Mencari dan mencari. keadaan jiwa pada diri Li Tian berbeda, setelah dia dilahirkan kembali. Tapi dengan Anggur Monyet ini, dia bisa sedikit melihat kedalaman jiwanya yang terkumpul dalam segala ingatan kehidupan masa lalunya.


Anggur Monyet bisa meningkatkan kekuatan jiwa pada tubuh seseorang, oleh itu dia tidak ingin membuang banyak Anggur Monyet.


Li Tian membuka kedua matanya, dia mengerut, lalu membuang napas.


“Teknik apa yang cocok untuk jalan kultivasiku sekarang?” Memikirkan ini, dia merasa kepalanya pusing.


Li Tian mengeluarkan Pedang Qi Dragon Divine Heaven, dia memandang pedang terlarang ini pada genggamannya.


“Tajam, hitam, kuat, menindas, tabu!” Dia berkata dalam dirinya sambil memandang Pedang Qi Dragon Divine Heaven.


Sekarang dia memiliki banyak pengalaman dalam pertarungan, memiliki banyak pengalaman hidup. Dia telah membasuh tangan dan pedangnya dengan darah musuh-musuhnya untuk menjadi kuat, kekuatan yang mengatur segalanya.


Dia harus memilih tekniknya dengan hati-hati, senjata Pedang Qi Dragon Divine Heaven ada padanya. Dia akan memiliki banyak musuh kuat masa depan, semakin dia kuat semakin kuat juga musuhnya, dan semakin musuh tahu tentang asa-usul pedang ini.


Li Tian yang sedang termenung dalam kondisi meditasinya, tidak tahu ada kabut mengitarinya.

__ADS_1


“Apa kamu memikirkan Teknik bocah?” Suara tua terdengar di samping Li Tian.


“Siapa?” Li Tian terbangun dari kondisi meditasinya.


Li Tian berbalik dan melihat bayangan tua melihatnya.


“Kamu adalah Jiwa Pedang Qi Dragon Divine Heaven.”


“Ingatan bagus bocah, kamu tidak melupakanku.” Bayangan Tua tersenyum mengelus jenggot putihnya.


“Tampaknya kamu terbangun.” Li Tian bertanya.


“Aku sangat bosan berada di tempat Alam Pedang.”


“Apa Kamu menginginkan Teknik kuat bocah?.” Bayangan Tua menggoda.


“Teknik apa itu?” Penasaran.


“Kamu memiliki jiwa pedang kuat yang tertanam, dan satunya hal yang kurang adalah tubuh.” Bayangan Tua memandang Li Tian, mengelus jenggot.


“Jiwa dalam tubuhmu berbeda dengan yang orang lain, jiwa kamu yang sekarang seharusnya tidak dimiliki orang seperti kamu bocah. Jiwa yang terlalu besar akan menghancurkan dirinya sendiri, dengan tubuh itu. Aku terkesan bagaimana kamu bisa bertahan sampai sekarang.”


“Yang artinya kamu tidak cukup untuk menahan Jiwa pada tubuh, jadi yang kamu harus pikirkan adalah mencari teknik tubuh yang kuat untuk menahan Jiwa itu.”


“Teknik tubuh?” Li Tian berkata sendiri, dia melihat sekilas cahaya meneranginya. Dalam tubuh dia memiliki jiwa yang kuat yang seharus orang tidak miliki, namun karena aku terlahir kembali dengan jiwa kehidupan sebelumnya. Tubuhnya yang sekarang tidak bisa menanggungnya, sebab itulah. Pada saat dia pertama kembali dia merasa bingung, tidak bisa mengakses ingatannya dengan baik.


Dia tidak memiliki fondasi yang cukup kuat untuk menanggung beban besar itu. Masalah tersembuyinya sekarang terpecahkan. Sekarang dia harus memikirkan teknik penguatan tubuh, tapi dimana dia bisa menemukan teknik tubuh yang kuat.


Tapi sayangnya dia tidak menemukan sesuatu yang bagus untuk melatik teknik tubuh, di masa kehidupannya. Dia hanya mefokuskan untuk menaikkan kekuatan dan membalas dendam.


“Tenang bocah, aku memiliki teknik tubuh yang kuat.” Sambil mengelus jenggot.


“Meskipun aku hanya sisa jiwa yang terpendam dalam pedang ini, aku memiliki banyak teknik. Tapi itu tidak mudah mendapatkan teknik dari saya.” Terkekeh.

__ADS_1


“Karena kamu adalah pemilik kontrak Pedang Qi Dragon Divine Heaven sudah sewajarnya, aku harus memberi sesuatu.” Bayangan tua tersenyum, lalu menjentikkan jarinya. Keluar seberkas cahaya menembak dahi Li Tian.


Li Tian merasakan aliran aneh pada pikirannya, kemudian muncul seberkas garis tulisan kuno memasuki kedalaman jiwanya. Garis tulisan kuno itu dia tidak mengenal, atau melihatnya saja dia belum pernah.


“Tubuh Nafas Naga!” Li Tian gemetar, mendengar nama Teknik ini. Jiwa Li Tian tiba-tiba di tarik oleh sesuatu yang kuat.


Setelah dia Tarik oleh sesuatu yang kuat, dia tiba di sebuah dunia aneh. Lautan hijau rumput terlihat olehnya, semuanya dipenuhi hijau. Mungkin seseorang bisa menyebutnya padang rumput.


Suara angin mengepak terdengar di telinganya. Li Tian melihat ke atas, dia sangat terkejut dengan pemandangan yang dia lihat. Itu adalah pemandangan hitam besar, seekor Naga Hitam.


BANG!!


Naga Hitam turun dengan gaya keagungannya sendiri, melihat Naga Hitam itu memiliki sayap yang sangat panjang, bahkan dia sendiri tidak bisa melihat ujungnya. Tubuhnya yang penuh hitam, memancarkan aura kegelapan abadi. Aura Kematian. Naga Hitam itu melirik manusia di sampingnya, segera tekanan memberat pada tubuh Li Tian. Seolah-olah dia timpah dua gunung besar, darah kemudian keluar dari hidung dan matanya.


“Tekanan yang sangat kuat!”


Tekanan ini melebihi Realm Immortal, dia tidak tahu lagi apa itu. Mungkin tekanan seperti itu hampir mirip tekanan guntur ilahi surga, pada saat naik Alam Trascendent. Tak lama kemudian tekanan itu menghilang dari tubuh Li Tian, menghilangnya tekanan mengerikan, dia bernafas legah. Naga Hitam kemudian mengabaikan manusia semut di sampingnya lalu menutup matanya.


Suara nafas terdengar pada hidung Naga Hitam, segera Naga Hitam di kelilingi banyak energy spiritual. Li Tian yang hanya mendengar nafasnya saja, dia seperti bisa di serap oleh jurang maut lagi. Nafas Naga Hitam sebanding dengan Nafas Kehidupan, dimana nafas itu bisa menyerap semua energy spiritual dunia kecil menjadi habis tak tersisa.


Jika semua energy spiritual kehidupan terkuras, semuanya akan mati atau bisa dikatakan dunia itu menjadi Dunia Mati. Karena tidak memiliki energy sedikitpun yang ada.


Li Tian melihat ingin lebih dekat, tapi segera pandangan di sekelilingnya menjadi kabur dan digantikan pemadangan tempat gua semula.


“Bagaimana bocah?”Bayangan tua tersenyum misterius sambil mengelus jenggot putihnya.


“Kuat… Tidak , itu benar-benar sangat kuat, bahkan melebihi imajinasi aku.” Li Tian berkata tanpa disengaja atau sengaja.


“Kamu sebaiknya mengolah dengan cepat Teknik Nafas Naga. Kamu harus kembali bukan?.”


Li Tian yang diam mendiri, terbangun lalu mengolah Teknik Nafas Naganya. Setelah dia menyerap segala semua informasi tentang Teknik Nafas Naga, dia bisa mengerti dengan cepat dan langsung mempraktekkannya, dia mempunyai otak yang berbeda dengan orang lain, sehingga dia dengan mudah menangkap isi Teknik Nafas Naga.


Bayangan Tua yang memandang Li Tian dari samping, berkata. “Bakat baik.”

__ADS_1


Waktu dengan cepat berubah, siang menjadi malam, dan malam menjadi pagi.


………..........


__ADS_2