Heavenly Li Tian

Heavenly Li Tian
Chapter 29 : Tampilan Li Tian


__ADS_3

Chapter 29 : Tampilan Li Tian


Dongfang He tidak tahu bagaimana bereaksi, tangannya gemetar dan wajahnya berkedut. Merasakan dirinya di abaikan, apalagi itu di hadapan semua orang, dia kehilangan muka di depan umum. Di Kota Dong Lu, dia bisa menjemput banyak wanita, dan bahkan para wanita itu dengan senang hati melempar ke arahnya. Rasa sombong dan bangga muncul, dia juga melakukan tindakan onar di Kota Dong Lu. Sehingga membuat banyak warga marah, karena siapapun anak perempuan berjalan, malam berikutnya dia akan menghilang.


Semua warga kemudian berkumpul dan memberontak pada Klan Dongfang. Meskipun banyak warga memberontak Klan Dongfang, Partiak Klan Dongfang tetap memanjakan Putranya. Karena dia memiliki bakat jenius di bandingkan anggota Klan lain, dan membiarkannya saja. Dia membubarkan semua orang dengan pasukan Klan Dongfang. Para warga tidak bisa melakukan apa-apa, Klan Dongfang adalah Klan Besar di Kota Dong Lu, kekuatan mereka tidak cukup untuk mengalahkan Klan Dongfang. Namun ada satu orang memberontak dengan keras, sehingga keesokan harinya dia mati dan satu keluarga di gantung, dan mayatnya di area umum dengan tiang menjulang.


Semua orang memandang hal ini merinding, sekujur tubuhnya bergetar ketakutan. Lambat laun orang-orang menutup dan tidak membicarakan tentang pemberontakan lagi.


Dongfang He yang di tahan di Klannya, mulai bebas dan berkeliaran. Matanya menunjukkan tatapan nafsu, melihat sekeliling.


Orang-orang yang berjalan mengabaikan, mereka tidak ingin berurusan dengan bandit mesum. Mereka juga ketakutan, menyimpan anak mereka jauh di dalam rumah.


Namun kali ini dia mendapatkan hal berbeda, di Kota Danau Hijau. Dia melihat wanita cantik berjalan di depannya, tubuhnya berjalan membuat irama tertentu, kakinya yang panjang putih cantik.


Tubuh bagian bawahnya mulai panas, matanya segera menujukkan tampilan nafsu. Seolah-olah dia ingin memakan angsa yang enak.


Dongfang He juga melihat tampilan kekuatan wanita cantik itu, dan kemudian dia mendengar namanya.


“Chen Lin Xuan…” tersenyum mesum.


Dongfang He tidak sabar lagi, kemudian dia maju dengan pelayannya membentuk jalan. Dia memperkenalkan dirinya dengan baik, kepercayaan dirinya tersikap. Seakan kejadian berikutnya sesuai dengan yang di inginkan.


“Kenapa kamu diam saja, cepat maju dan mari kita pergi dari sini.”


“…..” Dongfang He berdiri diam patung.


Dia melirik orang di samping Chen Lin Xuan, disitu dia melihat pemuda dengan pakaian biasa. Tapi jika dilihat baik-baik, orang bisa menemukan hal berbeda. Bahan dari pakaian itu sangat bagus dan lembut. Pakaiannya hitam kasual, membuat seluruh orang menjadi misterius.

__ADS_1


Pemuda itu sama seperti dia, namun aura yang di pancarkan berbeda. Dia merasakan kedalaman jurang saat dia menatap pemuda.


Li Tian yang menonton mendengar suara dingin, dia maju. Dia tidak ingin berlama-lama disini, banyak orang menatap ke arahnya dengan kebencian dan iri, membuatnya tidak nyaman. Dia juga pernah merasakan hal ini, pada saat itu dia memiliki kekuatan Kaisar Pedang, orang-orang menghormatinya, musuh-musuhnya ketakutan. Dimana orang memiliki kekuatan besar, di saat itulah pandangan orang mulai berubah, menjadikan hal baik dan menjadikan hal buruk.


Kecantikan itu berjalan mengarahnya, semua orang membenci, mereka juga penasaran, kekuatan apa yang dia miliki, agar bisa berhubungan dengan kecantikan es ini.


Orang tua yang menjaga di pos, melihat pemuda di depannya dengan dalam. Dia merasaka sesuatu berbeda di bandingkan peserta lain, entah kenapa tekanan tak terlihat menimpa tubuhnya. Dia menatap mata hitam pemuda itu, dia merasa jiwanya tenggelam dalam kegelapan, pusaran air menerpa. Pada saat itu dia berada di sebuah ruang kosong, tidak ada pantulan cahaya. Yang ada hanya kegelapan, untungnya dia masih bisa melihat tubuhnya sendiri.


“Dimana ini?” Orang tua yang menjaga pos, waspada. Dia tidak tahu bagaimana dia bisa sampai ke ruang gelap. Dia hanya tahu kejadian semua ini berkaitan dengan bocah itu, pada saat dia menatap matanya.


Tiba-tiba angin datang dari arah kosong, orang tua merasakan kedinginan, tubuhnya bergetar. Ruang gelap itu bertahap menunjukkan seorang pemuda yang sedang duduk menghadap mengarahnya, pemuda duduk dengan tangan menahan kepala kanannya. Menujukkan suasana raja.


Orang tua itu merasakan tekanan menghampirinya, dia merasa ingin bersujud di hadapan pemuda ini. Meskipun begitu dia tetap melihat kedepan, pemuda itu sama dengan orang sebelumnya.


Pemuda itu adalah Li Tian. Pemuda itu kemudian membuka matanya, kejurangan,keputusasaan,kegelapan. Seluruh ruang gelap mulai berubah, dulunya hanya sebuah ruang gelap kini di gantikan pemandangan mengerikan.


Orang tinggi melihat ada seseorang memandangnya, matanya yang hitam gelap. Membasahi seluruh keringat orang tua. Orang tinggi masih memandang orang tua penjaga pos itu, lalu dia mengangkat pedangnya, dan menusuk.


Niat pedang mulai keluar, angin yang meniup kencang menjadi selembut kertas tisu, merobek menjadi kemudahan.


Orang tua penjaga pos itu melihat serangan mendekatnya, dia tidak bisa menggerakan tubuhnya, atau bahkan tidak bisa mengelak. Adapun dia mengelak juga sia-sia. Dia menutup kedua matanya.


Orang tua itu bergetar keras, dia merasakan kematian menghampirinya cukup dekat. Untuk pertama kalinya dia takut untuk seluruh hidupnya ini.


“Sial… Tua apa kamu diamkan!” seseorang berteriak.


“Kita bisa terlambat mendaftar jika berlama-lama!!”

__ADS_1


….


Orang tua itu membuka matanya, dia melihat seluruh situasi. Semuanya masih tetap sama, tidak ada hal yang berubah. Dia kemudian memandang pemuda di depannya dengan wajah mengerikan dan ketakutan. Mata itu sama seperti yang dia lihat.


Hal mengerikan apa yang sedang terjadi!


Orang tua kemudian terbatuk sebentar, lalu berbicara memberi arahan.


“Letakkan tanganmu di bola cermin, setelah itu kekuatan akan di tampilkan.” Orang tua berkata alami, tapi suaranya bergetar sedikit.


Li Tian maju dan mengulur tangannya.


'Wingg!’


Suara keluar dari bola cermin, lalu muncul kekuatan tertera.


“Li Tian, umur 15, kekuatan Realm Xuanyuan 1 Tinggi.”


Semua orang berkumpul dan tidak sabar menunggu pengumuman, lalu mendengar. Banyak orang kagum, dan ada juga mencibir.


“WTF! Umur 15 kekuatan Realm Xuanyuan 1 Tinggi!” mendecak lidah.


“Jenius Kota Danau Hijau, Tuan Muda Li memang memiliki kekuatan. Dia tidak memalukan nama Kota Danau Hijau, inilah jenius kita.”


“Dia hanya di bantu dengan Pill dan tanaman kultivasi untuk meningkatkan kekuatan, dibandingkan saya yang tanpa bantuan menaikkan kekuatan dari keluarga. Inilah kekuatan sebenarnya!”


Semua orang mulai beradu mulut satu sama lain.

__ADS_1


__ADS_2