
Chapter 20 : Raja Kera dan Anggur Monyet
Setelah menghabisi beberapa monyet, akhirnya sekawanan monyet mulai mundur dan berteriak pada Li Tian. Sekawanan Monyet marah, melihat tubuh teman mereka. Tetapi mereka tidak berani maju untuk menyerang Li Tian, melawannya hanya akan membuat mereka mati.
Awooo! Aooo!
Merekapun mundur menuju kegelapan. Li Tian melihat ini tersenyum lalu mengikuti sekawanan monyet kabur, setelah beberapa perjalanan, sekawanan monyet berhenti kemudian memasuki gua dengan kegirangan, seperti ada sesuatu hal membuat mereka senang.
Li Tian berhenti, lalu dia mencium bau anggur. Mengikuti bau anggur dia melihat gua di depannya.
“Anggur Monyet! Ini sangat bagus, aku tidak menyangka akan menemukan harta” Li Tian tersenyum senang.
Anggur Monyet sangatlah langka, untuk mendapatkannya, mereka harus berburu tempat monyet. Tetapi untuk mendapatkannya orang-orang harus memiliki kekuatan yang cukup agar bisa mendapatkannya, karena dimana ada harta langka disitu ada penjaga yang menjaga harta itu. Anggur monyet bisa meningkatkan kekuatan jiwa praktisi dan meningkatkan tubuh mereka dengan murni yang bahkan bisa sebagai penembus alam kultivasi cultivator, tetapi tidak semua gua monyet memiliki anggur monyet, hanya raja kera yang bisa membuat anggur monyet.
__ADS_1
Kekuatan Raja Kera sangat tinggi, karena memiliki garis keturunan kuat. Kemarahan Raja Kera bisa menghancurkan tanah dan meratakan gunung.
Walaupun anggur monyet sangatlah langka, semua orang hanya bisa menjual informasi kepada Klan Besar. Karena mereka sendiri tidak memiliki kekuatan untuk mengambil anggur monyet,dan harga informasi anggur monyet juga besar.
Karena ada anggur monyet di gua, maka Raja Kera ada di dalam gua. Dia harus membuat rencana bagus untuk mendapatkan anggur monyet, anggur monyet juga bisa menyembuhkan sedikit luka retak pada Dantiannya. Li Tian tidak bisa mundur, anggur monyet adalah hal yang baik untuknya. Tapi dia tidak bisa mendapatkannya dengan mudah, dia harus memberi harga untuk mendapat anggur monyet.
“Guo Ye!”
Cepat, pria berjubah hitam tiba di samping Li Tian.
“Kamu mengalihkan perhatian Raja Kera luar, dan memberi aku waktu untuk masuk ke dalam gua.” Li Tian mengerut sedikit.
“Raja Kera?” Guo Ye memandang gua di depannya, dia juga melihat sekawanan monyet masuk ke dalam gua. Tapi mengapa Tuan Mudanya meminta untuk menahan serangan Raja Kera?. Meskipun begitu Guo Ye mematuhinya, di depan guanya ada Raja Kera, sebagai tugasnya dia harus melindungi Tuan Mudanya.
__ADS_1
“Apakah ada Raja Kera di dalamnya Tuan Muda?” Guo Ye bertanya.
“Yah, di dalam ada Raja Kera yang menjaga Anggur Monyet.” Li Tian berkata tenang.
“Anggur Monyet!” Guo Ye terkesiap mendengar ini, apa itu anggur monyet. Anggur monyet adalah harta praktisi cultivator, yang bisa meningkatkan kekuatan dan memurnikan tubuh yang bisa bahkan menguatkan tubuh secara permanen.
“Tapi Tuan Muda, itu sangat berbahaya untuk melawan Raja Kera. Bahkan jika saya memiliki kekuatan Realm Xuanyuan Violet, aku sendiri tidak bisa melawannya dengan mudah Tuan Muda.” Berkata sedih.
“Tenang! Kamu hanya perlu menahan serangan dan membelikan waktu untuk saya, aku akan masuk ke dalam gua dan mengambil anggur monyet.”
“Aku akan keluar secepat mungkin dan membantu kamu kabur dari Raja Kera.”
Guo Ye mendengar rencana ini meneguk udara dingin. Raja Kera memiliki kekuatan Realm Xuanyuan Violet, bahka jika berbeda tingkatan. Dia masih tidak bisa menandingi fisik dan kekuatan bawaan darah Raja Kera. Fisik manusia dan binatang sangatlah berbeda, dara binatang buas bisa membuat wasiat atau warisan sendiri dan turun pada setiap garis keturunannya, yang sehingga bisa memiliki teknik bawaan yang sudah di berikan nenek moyang mereka sendiri. Sedang manusia itu berbeda, mereka harus memiliki teknik dari dalam buku atau yang lain, yang membuat mereka bisa menurunkan warisan teknik mereka sendiri pada garis keturunan mereka.
__ADS_1
Tentu hal ini juga beresiko karena waktu bisa menelan semuanya, sehingga tak selamanya teknik yang dimiliki manusia bisa di jaga dengan baik dan kemudian menghilang dalam arus waktu.