Heavenly Li Tian

Heavenly Li Tian
Chapter 2 : Ketidakberuntungan


__ADS_3

Pagi hari yang cerah menyinari Klan Li, banyak orang berjalan membawa banyak barang ramuan,senjata,hewan,dan pill. Melihat sinar matahari menyinari Klan Li membuat banyak orang berseru kagum akan kemegahannya.


“Seandainya aku bisa memiliki rumah seperti ini, bahkan jika hidupku cuman 10 tahun.” Seorang Pria berseru.


“Bodoh kamu ingin rumah seperti ini? Hidupmu itu tidak sebanding dengan harga rumah seperti ini, Bodoh sekali.” Seseorang mendengus, tetapi di kedalaman matanya juga ingin rumah seperti itu.


“Heheheee..” Orang itu tertawa malu dan kabur dengan cepat.


……..


“Oi-oi Nona Miss Chen Lin Xuan bisakah kamu tenang sedikit!” Seseorang berteriak dengan kesal.


Mendegar suara ini, banyak orang berjalan melihat sepasang muda dengan penasaran.


“Bukankah itu Tuan Muda Li, mengapa dia berteriak.” Seseorang bertanya kepada orang di sebelah.


“Ssshhtt! Diam, apakah kamu tidak tahu perempuan dengan Tuan Muda Li?” Orang itu menjawab dengan suara kecil,Pria yang bertanya itu menggelengkan kepalanya.


“Wanita Muda itu adalah Nona Muda Chen Lin Xuan Putri dari Partiak Chen, sebaiknya kita melihat saja.”


…..


“Apa maksudmu? Bukankah aku bertindak dengan tenang.” Chen Lin Xuan dengan angkuh dan dingin.


“Fvckk! Tenang ibumu, kamu telah menghabiskan uang tabunganku. Ini tidak sesuai dengan perjanjian.” Li Tian dengan marah dan kesal.


‘Sialan uang yang aku kumpulkan tinggal 5 tembaga’


“Bukankah kamu sendiri akan mengikuti apa yang aku minta.” Chen Lin Xuan mendengus dengan dingin.


“Jika kamu tidak mau, aku akan mengatakan masalah ini kepada Ayahmu.” Chen Lin Xuan dengan tersenyum.


Li Tia merasakan hawa dingin merembes kedalam tubuh. Melihat senyuman dan ekspresinya membuat sedikit menyesal membuat keputusan ceroboh.

__ADS_1


‘Sigh! Kenapa aku menyetujui perjanjian itu’ Li Tian dengan pahit meratap. Dengan menabungkan uang seseorang akan bisa menaikkan kondisi mental dan menaikkan pemahaman pikiran anda sendiri, manfaat ini sungguh luar biasa bagi para bijak kuno.


‘menghela nafas’ Li Tian hanya bisa menerima keadaannya saat ini, karena untuk permintaan maafnya aku harus berjanji menuruti permintaannya. Mendengarkan ini Li Tian dengan pahit tersenyum dengan dalam, baiklah bagaimanapun juga itu hanya sedikit uang. Dengan statusku aku bisa memiliki uang yang banyak dari yang aku kumpulkan.


“Baiklah Miss Chen Lin Xuan, tolong lupakan yang aku ucapkan.”Li Tian tersenyum sedih.


“Hmph! Kalau begitu ikuti aku, aku ingin membeli beberapa peralatan.” Chen Lin Xuan dengan suara es dingin.


Chen Lin Xuan berjalan dengan cepat dan menghilang dari kerumunan, dan Li Tian dia mengejar Chen Lin Xuan. Chen Lin Xuan berjalan sambil melihat bangunan yang dia lewati, lalu melihat bangunan tokoh yang tinggi megah dan berlantai di depannya. Chen Lin Xuan menuju bangunan dan tertarik apa saja peralatan yang bagus di bangunan mewah itu.


Li Tian melihat Chen Lin Xuan memasuki Pavilion Sun Sky, melihat ini Li Tian memiliki wajah suram. Li Tian melihat sekitar dan melihat penjaga patroli sedang berbicara satu sama lain. Segera Li Tian menghampirinya.


Whoooshh!!


Kedua penjaga patroli kaget melihat orang di depan muncul seperti hantu, melihat orang di depannya adalah Tuan Muda Li segera mereka bangun.


“Hormat Tuan Muda Li!” Kedua penjaga menangkupkan tangan dan membungkuk.


“Kalian berdua kembali ke Keluarga Li dan ambil uang 100.000 Emas kepadaku sekarang juga.” Li Tian.


Li Tian menggosok pelipis, sebaiknya jangan salahkan aku Ayah. Lalu berjalan memasuki Pavilion Sun Sky. Li Tian memasuki Pavilion Sun Sky segera melihat pemandangan menakjubkan banyak orang, pedang yag memberi aura keras yang bisa membuat banyak orang untuk memotong orang seperti tahu, baju besi juga memberikan aura dominasi. Banyak orang di dalam mengeklik lidah mereka dan kagum.


Li Ti mencari di sekitar, melihat Chen Lin Xuan tidak ada di lantai satu. Li Tian segera naik ke tingkat dua, pemandangan di lantai kedua sungguh menakjubkan bahkan melebihi lantai satu. Aura yang diberikan itu menindas banyak orang sekitar dan juga orang di lantai kedua hanya sedikit, karena orang yang bisa memasuki lantai kedua hanya orang bangsawan atau orang tertentu.


Tentu saja jika untuk melewati lantai kedua, seseorang harus melewati penjaga yang mengatur masuk dan keluar pelanggan. Melihat pemuda ingin masuk lantai kedua, penjaga itu langsung menyipitkan matanya dan melihat orang di depannya adalah Tuan Muda Li segera mereka menarik pandangan mereka dan membiarkannya masuk.


Li Tian melihat ekspresi orang melihat peralatan maupun perhiasan meneteskan air liur, tentu saja mereka tidak berani membeli barang ini karena harganya sangat mahal. Li Tian berjalan lagi, dan melihat Chen Lin Xuan tidak ada. Sialan wanita terkutuk itu, Li Tian memasangkan ekpresi suram yang melebihi pertama. Li Tian masuk ke Lantai ketiga yang dimana tidak ada orang sama sekali, bahkan bisa menyebutkan sangat berbeda suasana lantai kesatu dan kedua.


“Aku ingin membeli pedang ini, berapa harganya?” Mendengar suara wanita dingin. Li Tian segera menuju arah suara itu, melihat wanita muda sedang berbicara dengan pemuda baju merah.


“Hehehe.. Untuk harganya adalah 12.000 Emas, karena untuk mendapatkan Pedang ini membuat banyak korban dari Klan saya dan juga pedang ini diambil dari gunung es di utara.” Pemuda baju merah tersenyum dengan ceria.


Melihat ada pelanggan membeli barang di lantai ketiga, tentu saja membuat dia berseri-seri ceria. Karena sungguh sangat jarang orang bisa membeli di lantai tiga.

__ADS_1


“Baiklah aku ingin membeli pedang ini, aku akan mengambil uangnya.” Wanita muda dingin berbalik dan melihat orang yang dibutuhkan ada di depannya.


“Li Tian aku ingin membeli pedang ini, siapkan uangnya dan juga harganya adalah 12.000 emas.” Wanita dingin itu adalah Chen Lin Xuan.


“Baiklah, tunggu sebentar.” Li Tian berkata acuh tak acuh.


Tak lama kemudian kedua penjaga patroli itu datang, dan memberi penghormatan setelah itu memberikan cincin spasial. Siapa tahu apa yang di dalamnya membuat orang biasa hidup tanpa kesulitan selama akhir.


Li Tian melihat isi cincin spasial setelah benar dia mengangguk, lalu dia mengeluarkan uang 12.000 emas dan memberikan kepada pria baju merah. Pria baju merah itu tersenyum sangat ceria, melihat uang yang dia pegang semuanya emas apalagi itu bahkan banyak.


“Ini pedangnya Nona Muda.” Pria berbaju merah itu memberi sebuah kotak panjang yang berisi pedang.


Chen Lin Xuan mengulurkan tangannya dan kotak panjang itu menghilang, setelah itu berbalik dan melihat Li Tian menghilang. Chen Lin Xuan mengerutkan kening, lalu berjalan mencari Li Tian. Tak lama kemudian, dia melihat Li Tian memandang pedang hitam atau bisa dikatakan pedang yang sudah retak tapi memiliki aura mendominasi di area sekitar.


Li Tian melihat pedang ini dengan tidak percaya bahkan dalam hidupnya. Pedang ini adalah Pedang Qi Dragon Divine Heaven. Li Tian pernah membaca gulungan kuno di waktu masa lalunya dan melihat gambar pedang yang ditakuti oleh para dewa kuno dan iblis kuno, yang bisa membunuh dewa kuno dan iblis kuno tak terhitung. Pedang yang menyerap darah dari para dewa kuno dan iblis kuno dan menjadikan kekuatannya meningkat.


Li Tian juga kekurangan informasi karena gulungan itu sangat kabur atau bisa di katakan menghilang seperti tidak ada pernah mendengar pedang itu. Li Tian merasakan darahnya mendidih kembali, bahkan setelah dia menjadi Kaisar Pedang dia tidak menahannya. Kesalahan yang dia lakukan dulu, membuat dia menderita. Dan sekarang dia hidup kembali dia ingin menebus kesalahan yang dia lakukan menerobos Realm Immortal, dengan bantuan pedang ini Li Tian menghilangkan kabut dalam dirinya.


‘Fuihhh!!’


Li Tian menghembuskan nafasnya dengan menutup matanya, lalu membuka matanya. Mata yang melihat masa lalu dan masa depan.


“Aku ingin pedang ini, berapa harganya?” Li Tian dengan tegas.


Pria berbaju merah itu mengejar ketinggalan Wanita muda yang baru membeli, siapa tau dia akan membeli barang lagi membuat dia sangat senang. Setelah tiba dia mendengar suara seseorang ingin membeli barang, mendengar ini membuat dia tertawa bahagia. Pria baju merah itu melihat bahwa pemuda yang dia lihat bersama Wanita Muda itu ingin membeli sebuah pedang hitam bahkan retak, ini membuatnya bertanya-tanya. Tapi bagaimanapun juga dia adalah pelanggan dan bebas membeli.


“Uhk uhuk.! “Pria baju merah itu berdeham, dan mengatakan.


“Harganya adalah 15.000 emas.” Pria baju merah itu berkata seperti orang bijak, dia tidak tahu siapa yang menaruh pedang ini dan hanya tahu harga pedang ini adapun untuk asal-usulnya dia juga tidak tahu tetapi untungnya pelanggan ini tidak bertanya.


“Baik! Ini uangnya.” Li Tian awalnya siap-siap untuk harga pedang ini, bahkan jika itu sangat mahal dia akan tetap membelinya.


Mendengar harga disebutkan Li Tian terkejut, sangat-sangat murah sekali. Li Tian mengulurkan tangannya dan setumpuk emas keluar.

__ADS_1


‘Baam’


__ADS_2