Heavenly Li Tian

Heavenly Li Tian
Chapter 24 : Melarikan Diri


__ADS_3

Chapter 24 : Melarikan Diri


Raja Kera melihat serangan batu besarnya ini tidak mengenai targetnya membuat dia menggeram dan memukul dadanya dengan keras.


Awooo! Awooo!


Membantingnya, Raja Kera bergerak melaju menuju Guo Ye.


“Ahhh! Binatang Terkutuk sialan, kamu cukup kesal serangan batu besarmu tidak mengenaiku!.” Guo Ye berteriak kesal, dan tak lupa mengutuknya lagi. Sekarang dia tidak memiliki banyak kekuatanya pada dirinya, dan Raja Kera tak waras ini mengejar ke arahnya. Dimana dia bisa bertahan, kekuatannya saat ini hanya bisa di gunakan untuk melarikan diri pada saat Tuan Mudanya keluar.


*Banting! Membanting!*


Raja Kera berlari kearah Guo Ye, hentakan keras terdengar membuat orang bisa hancur kapan saja jika mengenai bantingan tangan Raja Kera.


“Ayo Maju! Kamu Binatang sialan, aku akan menemani bermain denganmu!” Guo Ye berteriak dengan badas.


Jarak kedua orang itu sebentar lagi dekat. Guo Ye melihat jarak sedekat ini, jantungnya berdegup kencang. Dia tidak memiliki percaya diri lagi setelah mengalami pukulan Raja Kera, dan terlempar dengan kejam.


“Delapan Bilah Pedang Angin!”


Sebuah bilah putih muncul dari dalam gua, mengarah kepada tubuh besar Raja Kera. Bilah itu terbagi pada arah berbeda dan masing-masing mengenai punggung Raja Kera, ada juga bagian kakinya, dan satu laginya mengarah pada pantat.


*Potongan! Potongan!*


Bilah itu mengenai bagian itu. Raja Kera yang tidak tahu bahwa ada satu orang lagi di belakang menyerangnya, dia berbalik siapa yang menyerangnya. Serangan itu memukul pantatnya, sehingga membuat dia marah besar.


Awooo!

__ADS_1


Raja Kera melihat bocah kecil berjalan keluar dari gua, ini bertanya-tanya. Bagaimana bisa ada bocah kecil berjalan keluar dari gua. Wilayah gua adalah tempat wiliyahnya, tapi entah bagaimana bocah kecil itu bisa memasuki area wilayahnya. Bocah kecil itu menyerang sekali lagi.


“Bildah Pedang Angin!”


Kali ini Li Tian hanya melempar satu bilah pedang angin, jika dia terus melempar banyak, dia bisa kehabisan kekuatan sama seperti Guo Ye. kekuatannya sekarang ini untuk melarikan diri dari amukan Raja Kera sebelum dia menyadari Anggur Monyet dan Buah Misterius telah di ambil olehnya.


Bilah angin mengenai tubuh Raja Kera, melihat serangan ini mengenainya. Raja Kera memukul dadanya lalu menuju Li Tian, dengan bantingan.


Raja Kera tidak memperbolehkan satu orang pun memasuki area sekitar guanya, yang bisa memasuki hanyalah para garis keturunan monyet.


Raja Kera dengan cepat tiba dekat dengan Li Tian, dia mengulur tangannya dan menampar.


Bang!


Cetakan tangan, dan kehancuran tanah tercetak. Kehancuran itu gempa yang berasal dari gunung meletus, mengguncang daerah sekitar. Raja Kera menarik tangannya lalu melihat dia tidak mengenai Li Tian. Dia melihat sekitar kemudian seorang bocah kecil berlari menuju bintink hitam dari kejauhan, melaju dengan kencang.


Awooo!


Swoosh!


“Tuan Muda dibelakangmu!” Guo Ye berteriak.


Li Tian melihat kebelakang, bebatuan terbang ke arahnya batu itu berupa meteor menghampirinya untuk menghancurkan.


“Shadow Steps Moon!”


Gerakan kaki Li Tian menjadi buram hitam, dan kecepatannya bertambah. Dia dengan gesit menghindar serangan bebatuan tanpa menengok kepalanya belakang, jika orang tahu tentang ini, mereka bertanya-tanya, apakah dia mempunyai mata di belakang kepalanya?.

__ADS_1


Bam! Baam! Bam!


Batu terus berjatuhan di mana Li Tian berlari, ini hujan meteor bukan hujan air. Tepat pada orang tak terbayangkan, muncul batu tepat di atas Li Tian. Jarak itu begitu cukup dekat, tapi yang lebih mengejutkan lagi. Muncul kilatan putih menebas batu besar di atas Li Tian.


Batu besar itu terbelah menjadi dua bagian. Li Tian memotong batu besar dengan Pedang Qi Dragon Divine Heaven, ketajamannya yang sebanding dengan senjata tingkat Kaisar. Memotong sebuah batu hanyalah masalah kecil, layaknya memotong tahu.


“Delapan Bilah Pedang Angin!”


Li Tian melempar banyak bilah pedang angin, mengarah pada batu besar yang akan sekali berdatangan padanya.


Shing!


*Terpotong*


Li Tian terus melaju dengan cepat untuk kabur secepat mungkin, debu-debu mulai mengumpul dan menganggu pandangan Raja Kera. Kesempatan ini hanya sekali, dia tidak bisa membuang kesempatan berharga ini.


“Guo Ye mundur, kita sudah selesai mengambilnya.” Li Tian tiba di samping Guo Ye, kemudian melanjutkan lagi menuju pepohonan lebat. Agar Raja Kera tidak bisa mengikutinya lagi, pepohanan itu lebat sehingga orang tak begitu tahu arah mana jalan yang benar. Seseorang bisa tersesat kapan saja, dan Li Tian dia sudah mengingat jalan sepetak kecil ini.


Guo Ye mengikuti Tuan Mudanya, misinya telah berhasil. Lalu tentang Anggur Monyet, dia merasa air liur menetes pada mulutnya. Dia tidak bisa tergoda dengan tentang Anggur Monyet, kamu tahu itu, itu sangatlah berharga.


Di kejauhan Raja Kera mengaum memukul dadanya sendiri dengan keras, musuh-musuh telah berhasil kabur. Dia sangat marah, kemarahan itu dia menuju suatu tempat, dan mengacaukan segala tempat itu. Membuat lubang besar, menghancurkan para binatang buas yang lewat.


Awoooo!


Raja Kera kemudian kembali ke wilayahnya, dan memasuki guanya. Setelah memasuki dia di sajikan dengan pemandangan mengerikan, semua bawahannya telah mati, dan mayatnya menumpuk gunung. Raja Kera bergegas menuju kolam Anggur Monyetnya, dia melihat seluruh Anggur Monyetnya telah menghilang, tidak menyisakan setetespun. Dia juga melihat lagi Buah Misterius itu telah menghilang juga.


Kemarahan api menyulutkan Raja Kera sekali lagi, dia membanting tangannya dan menghancurkan kumpulan mayat menumpuk menjadi debu.

__ADS_1


Awooo Aooo!


Raja Kera membanting, sehingga membuat seluruh gua mengalami gempa.


__ADS_2