Heavenly Li Tian

Heavenly Li Tian
Chapter 15 : Darah Mendidih


__ADS_3

Part 15 : Darah Mendidih


Di Hutan Sungai Dalam.


Dua orang berlarian bersama, berjalan keliling mengutari Hutan Sungai.


“Tuan Muda kekuatanmu mengapa menurun Realm Xuanyuan 1 Menengah?”


“Ohh, Kekuatanku mengalami penurunan sedikit, tapi tidak-apa-apa dengan kekuatanku sekarang mengalahkan Realm Xuanyuan 3 sudah cukup, dan juga di ingat-ingat itu semua gara-gara kamu bodoh, jika bukan karena keberadaanmu yang mengendap di balik gelap, aku tidak akan berhati-hati dengan lebih saat bertarung sekawanan anjing serakah.”


Li Tian dengan tenang berkata lalu mengutuk bawahannya.


Guo Ye berkedut, dia benar-benar ingin mencekik Tuan Mudanya sekarang. Aku ditugaskan oleh Partiak Li untuk melindungi kamu dari gelap, dan sekarang kamu mengutuk, jika bukan pemuda di depannya bukan anak Partiak Li, dia akan melempar ke kawanan binatang buas.


Dia mengabdi kepada Klan Li, karena dia berhutang besar kepada Partiak Li yang telah mengubah jalan masa depannya. Dan menjadikan dirinya memiliki kekuatan Realm Xuanyuan Violet.

__ADS_1


Dulu dia diselamatkan Partiak Li pada saat dia bertarung dengan binatang buas Realm Xuanyuan 9 dengan teman-temannya di Hutan Sungai Dalam ini. Pertarungan itu sengit mengorbankan banyak temannya, di saat kami melihat bahwa binatang buas itu kelelahan akibat pertarungan, kami bersemangat dan mencurahkan seluruh kekuatan untuk membunuhnya dengan cepat.


Namun kami di sergap oleh binatang buas lainnya yang memiliki kekuatan sama Realm Xuanyuan 9 di bagian belakang, karena serangan binatang buas di belakangnya terlalu mendadak. Membuat semua orang tidak bisa merespon dengan baik karena mereka juga kelelahan dengan pertarungan membunuh Realm Xuanyuan 9.


Semua teman-temannya berjuang melawan dua binatang buas Realm Xuanyuan 9, kekuatan semua orang dengan cepat menipis membuat semua orang putus asa. Segera setelah itu binatang buas yang kelelahan mati, harga kematian juga di bayar dengan kematian teman mereka.


Semua orang bersatu melawan binatang buas yang muncul di belakang mereka yaitu Leopard Red Blaze, kekuatan binatang buas itu terlalu kuat untuk di lawan. Salah satu orang berteriak.


“Guo Ye, Kamu adalah yang terlemah di kelompok ini. Sebaiknya kamu pergi dari pertarungan ini dan selamatkan dirimu, kamu masih memiliki masa depan cerah.”


Guo Ye melihat pemandangan ini dengan mata memerah, di sudut kecil matanya keluar tetes air mata kecil. Dia mengepal tangannya lalu menghirup udara dengan banyak sehingga dada naik, dia berteriak kepada pemimpinnya.


“Pemimpin!! Aa..ku Aku pasti akan membalaskan dendammu, Aku pasti akan datang kembali dengan kekuatan tinggi.”


Guo Ye berbalik dan lari tanpa memandang bagian belakangnya, karena jika dia memandang itu hanya membuat dia sangat bersedih.

__ADS_1


Pemimpin itu melihat kepergian Guo Ye dengan senyum kecil menggantung.


“Bodoh sebaiknya kamu tidak kembali, tapi aku suka itu.” Gumam.


Lalu dengan cepat senyum itu menghilang dan digantikan dingin memandang musuh di depannya.


“Semuanya tunjukkan kekuatanmu! Biarkan macan kecil ini tahu bahwa membunuh kita semua tidaklah mudah!” Pemimpin berteriak keras dan mengacungkan senjatanya ke atas, teriakan itu membangkitkan semangat semua orang. Segera semua orang mengaum dengan marah dan maju tanpa takut akan kematian.


Dengan cepat suara dentingan pedang terdengar beserta teriakan membunuh.


Pertarungan itu memanas, darah menyipratkan ke tanah mengubah tanah menjadi warna merah, bau darah tercium. Semua orang mengalami luka parah, beban besar memberatkan mereka untuk terus bertarung. Walaupun begitu teriakan pemimpin mereka menyulutkan api semangat semua orang, mendengar teriakan pemimpin mereka membuat darah semua orang mendidih dan beban besar menghilang di gantikan semangat besar.


“Semuanya keluarkan semua kekuatanmu, panaskan darah dalam tubuhmu, keluarkan semua potensi dalam kekuatanmu untuk titik habis!!.”


Semua orang mengaum dan menerjang lagi musuh di depan mereka.

__ADS_1


__ADS_2