
Setelah kejadian tadi Jihan masih saja terdiam masih tidak menyangka dengan apa yang baru saja di lihatnya Tuan Putrinya yang dulunya tidak bisa apa-apa menjadi bisa berkelahi dengan cukup hebat. "Jihan kamu kenapa dari tadi diam saja, apa kamu masih takut dengan kejadian tadi" tanya Tuan Putri Seo Young melihat Jihan yang diam saja sedari tadi "saya hanya tidak menyangka saja Tuan Putri bisa melawan orang itu tadi, sejak kapan Tuan Putri bisa bela diri kenapa saya tidak tahu" Jihan mengungkapkan apa yang sedari tadi dia pikirkan "oh itu, sebenarnya saya dari dulu sudah bisa Jihan hanya saja saya tidak pernah bilang pada kamu. menurut saya itu tidak terlalu penting sehingga saya tidak memberi tahu kamu" jawab Tuan Putri Seo Young berbohong kepada Jihan "kenapa Tuan Putri merahasiakan itu dari saya menurut saya itu sangat penting Tuan Putri jika Tuan Putri bilang saya tidak akan merasa khawatir dengan Tuan Putri" Jihan percaya saja dengan apa yang dikatakan oleh Tuan Putri Seo Young *jelas lah Lo baru tahu sekarang Jihan, Lo pikir Tuan Putri Lo itu bisa bela diri apa kalo bukan karena gue mungkin Tuan Putri Lo itu udah beneran mati tadi*batinnya sedikit merasa kesal "iya sudahlah tidak usah diperpanjang lagi toh saya sama kamu tidak kenapa-kenapa Jihan" Tuan Putri Seo Young sudah tidak mau membahasnya lagi "sebenarnya mereka siapa kenapa mau menyelakai Tuan Putri tadi dan siapa yang menyuruh mereka" Jihan merasa sangat penasaran dengan orang yang menyerang mereka tadi "siapa lagi kalo bukan Selir Moon Hee dan Putri Jin Soo selain mereka siapa lagi yang berniat membunuh saya Jihan. hanya mereka berdua saja yang benci dengan saya dan berani untuk melakukan itu" jawab Tuan Putri Seo Young dengan sedikit emosi dan kesal
"benar apa yang dikatakan Tuan Putri pasti mereka berdua yang merencanakan ini semua. kenapa mereka itu selalu saya ingin menyingkirkan Tuan Putri apa salah Tuan Putri sama mereka" Jihan sungguh tidak habis pikir dengan apa yang dilakukan oleh selir Moon Hee dan Putri Jin Soo "iya kamu tahu sendiri kan bagaimana perbuatan mereka selama ini sama saya Jihan, saya tahu alasan mereka melakukan ini dengan saya Jihan" Tuan Putri Seo Young sudah sangat mengerti apa tujuan dari Selir Moon Hee dan Putri Jin Soo "tapi kenapa selama ini Tuan Putri hanya diam saja jika sudah mengetahui apa tujuan mereka melakukan itu dengan Tuan Putri. kenapa Tuan Putri tidak melawan mereka dan membalas perbuatan mereka" Jihan merasa kesal dan emosi saat mengatakannya "kamu tenang saja Jihan sekarang saya tidak akan diam saja saya akan membalas perbuatan mereka selama ini dengan saya. saya akan membuat mereka merasakan apa yang saya rasakan selama ini Jihan dan saya akan pastikan bahwa mereka akan lebih menderita daripada saya" Tuan Putri Seo Young tersenyum smrik namun tidak disadari oleh Jihan "baguslah saya akan mendukung apapun yang akan Tuan Putri lakukan. apa rencana Tuan Putri untuk membalas perbuatan mereka" Jihan penasaran apa yang akan dilakukan oleh Tuan Putri Seo Young "saya akan memberikan mereka makanan dan minuman yang mengandung tanaman beracun yang akan saya cari hari ini. kamu mau kan membantu rencana saya karena saya memerlukan bantuan kamu" Tuan Putri Seo Young mengatakan rencananya kepada Jihan "saya dengan senang hati akan membantu Tuan Putri, Tuan Putri tinggal bilang saja apa yang perlu saya lakukan maka saya akan lakukan apa yang Tuan Putri perintahkan. saya juga ingin melihat mereka merasakan apa yang sudah Tuan Putri rasakan selama ini" Jihan tersenyum menatap Tuan Putri Seo Young "ya sudah kamu bantu saya mencari tanaman beracun itu ya Jihan. soalnya lumayan banyak juga yang mau saya cari" Tuan Putri Seo Young meminta agar Jihan membantunya "baik Tuan Putri, saya akan membantu" jawab Jihan dengan tulus. Tuan Putri Seo Young memberi tahu kepada Jihan apa saja tanaman beracun yang akan dan mereka cari setelah itu mereka berpencar mencarinya agar cepat ketemu.
__ADS_1
...****************...
Sementara itu Selir Moon Hee diam-diam sedang bertemu dengan orang-orang yang dia suruh untuk membunuh Tuan Putri Seo Young. "bagaimana mudah kan untuk menghabisi dia, Putri lemah seperti dia bisa apa" tanya Selir Moon Hee sedikit merasa senang "mudah katamu, apa anda sudah gila selir dia itu sangat kuat sekali satu teman kami meninggal di tangan Putri Seo Young. dia bisa berkelahi dengan sangat baik sampai kami takut di buatnya, apa sebelumnya anda tidak mengetahui itu Selir" jawab salah satu dari mereka dengan kesal dan emosi "apa!, apa kalian sedang bercanda dengan saya Putri sialan itu mana bisa bela diri. selama ini saya tidak pernah lihat ataupun tahu dia berlatih bela diri, kalian saja yang kerjaannya tidak becus melawan satu Putri lemah saja tidak bisa" Selir Moon Hee memarahi mereka karena kesal dan emosi "anda tidak tahu bagaimana kemampuan Putri Seo Young sekali lagi saya katakan dia tidak lemah seperti apa yang Selir katakan. jika anda tidak percaya anda bisa membuktikannya sendiri nanti setelahnya anda pasti mengerti apa yang kami rasakan tadi" mereka tidak terima Selir Moon Hee memarahi mereka "sudah tidak perlu saya buktikan lagi apa yang saya perlu buktikan, saya tidak akan pernah lagi memakai jasa kalian karena kalian tidak bisa diandalkan. sudah pergi sana saya tidak mau lagi melihat wajah kalian" Selir Moon Hee tidak percaya dengan apa yang mereka katakan padanya "terserah anda Selir jika anda tidak percaya dengan kami, jika suatu saat anda tahu pasti anda akan menyesal karena tidak mendengarkan perkataan kami" mereka langsung pergi setelah mengatakannya mereka merasa jengkel dan kesal dengan Selir Moon Hee yang tidak mempercayai perkataan mereka. "sialan gagal lagi rencana ku untuk membunuh Putri sialan itu mereka memang tidak bisa diandalkan melawan satu orang saja tidak bisa. aku harus cari cara yang lain untuk membunuh Putri sialan itu" Selir Moon Hee merasa sangat kesal karena lagi-lagi rencana untuk membunuh Tuan Putri Seo Young gagal "Bunda bagaimana mereka berhasil membunuh Putri sialan itu" Putri Jin Soo menghampiri ibunya "tidak rencana Bunda gagal lagi mereka benar-benar tidak bisa diandalkan melawan satu orang saja mereka tidak mampu" jawab Selir Moon Hee dengan emosi "bagaimana mungkin Bunda dia hanya sendirian kenapa mereka tidak bisa melawannya" Putri Jin Soo terkejut mendengar perkataan ibunya "mereka bilang kalau Putri sialan itu bisa berkelahi dengan cukup baik sampai satu teman mereka meninggal di tangan Tuan Putri Seo Young. apa kamu percaya dengan perkataan mereka" jawab Selir Moon Hee "apa!, tidak mungkin sekali jika dia bisa berkelahi mereka pasti berbohong kan Bunda mana mungkin Putri lemah seperti dia bisa berkelahi" Putri Jin Soo juga tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh suruhan ibunya "sudahlah tidak usah dibahas lagi Bunda semakin emosi memikirkannya, sekarang kita pulang dan pikiran bagaimana caranya agar kita bisa membunuh Putri sialan itu" Selir Moon Hee mengajak Putrinya untuk pulang "baiklah Bunda kita pikirkan bagaimana lagi caranya"
__ADS_1
...****************...
Tuan Putri Seo Young sudah mendapatkan 2 tanaman beracun yang dicarinya dia tinggal mencari 4 tanaman beracun lainnya sedangkan Jihan dia sudah mendapatkan 3 tanaman beracun tinggal 2 lagi yang harus dia cari. "hah, baru dapat dua lagi masih ada 4 lagi yang harus gue cari. gue harus sabar mencarinya demi rencana gue untuk balas dendam sama tuh nenek lampir dan Putri sialannya itu" Tuan Putri Seo Young melihat sekitar dengan sangat teliti dan seksama "kayaknya itu deh gue lihat dulu takutnya bukan lagi" Tuan Putri Seo Young berjalan mendekati tanaman itu "lah iya ini dia, yah cuman satu tapi nggak papa deh daripada enggak sama sekali. gue tinggal cari 3 lagi setelah itu gue tinggal nunggu Jihan" Tuan Putri Seo Young mencabut tanaman beracun itu "gue jalan kesana aja deh siapa tahu ada disana, semoga aja langsung 3 sekaligus jadi gue nggak perlu repot-repot cari lagi" Tuan Putri Seo Young berjalan mencari lagi sisanya "Tuan Putri saya sudah mendapatkan semuanya" Jihan berlari mendekati Tuan Putri Seo Young sambil tersenyum senang "wah, mana coba saya lihat Jihan. wah kamu hebat sekali Jihan saya saja baru mendapatkan 3 sedangkan kamu sudah mendapatkan semua yang saya minta" Tuan Putri Seo Young memuji Jihan yang sudah mendapatkan semuanya "Tuan Putri bisa saja, apa perlu saya bantu Tuan Putri agar cepat selesai" Jihan menawarkan bantuan "nah ide bagus itu Jihan, ya sudah ayo biar cepat selesai Jihan" Tuan Putri Seo Young mengandeng lengan Jihan membuat Jihan sedikit tersentak namun tidak bisa menolaknya. "Jihan kamu nanti bisa pulang duluan tidak setelah ini soalnya saya ingin bertemu dengan seseorang" Tuan Putri Seo Young tidak ingin Jihan menganggunya ketika bertemu dengan Pangeran nanti "Tuan Putri mau bertemu sama siapa kenapa saya tidak boleh ikut" Jihan penasaran Tuan Putri Seo Young ingin bertemu dengan siapa "ada deh, kamu tidak perlu tahu kamu mau ya pulang duluan. jangan khawatir sama saya Jihan saya bisa jaga diri saya baik-baik" Tuan Putri Seo Young tidak mau memberi tahu kepada Jihan "ya sudahlah jika itu keinginan Tuan Putri, saya akan pulang setelah ini tapi Tuan Putri tidak lama kan hanya sebentar" Jihan terpaksa menuruti keinginan Tuan Putri Seo Young "iya tidak tahu sih Jihan mungkin juga bisa lama tergantung nanti bagaimana" Tuan Putri Seo Young tidak mau memberi tahu Jihan apa sebenarnya yang ingin dia lakukan nanti "ya sudahlah Tuan Putri, yang penting Tuan Putri bisa pulang dengan selamat dan tidak terjadi apa-apa sama Tuan Putri" Jihan tidak bisa memaksa Tuan Putri Seo Young untuk memberitahu. Setelah mereka berjalan cukup lama mereka tidak kunjung menemukan sisa tanaman beracun yang Tuan Putri Seo Young inginkan "Jihan sepertinya yang kita cari tidak ada, kita sudah cari kemana-mana tapi tidak ada" Tuan Putri Seo Young sudah menyerah mencarinya "terus bagaimana Tuan Putri apa kita masih mau mencarinya lagi" tanya Jihan memastikan kembali "tidak usah lah Jihan sebenarnya tanaman yang kita cari itu cukup langka dan sepertinya disini tidak ada jadi sudah ini saja Jihan ini saja sudah cukup kok" Tuan Putri Seo Young sudah tidak mau lagi mencarinya "ya sudahlah Tuan Putri, lalu saya bagaimana Tuan Putri apa saya harus kembali sekarang" tanya Jihan berhenti berjalan "oh iya Jihan kamu kembali sekarang dan nanti kamu bilang saja saya ingin berjalan-jalan sendirian tanpa di temani kamu bisa kan" jawab Tuan Putri Seo Young "bisa Tuan Putri, kalo begitu saya pamit dulu Tuan Putri hati-hati ya saya tunggu Tuan Putri nanti" Jihan memberikan hormat pada Tuan Putri Seo Young setelah itu pergi kembali ke istana "hah, gue harus ketemu sama dia disana dan gue akan minta apa yang gue udah pikiran semalam" Tuan Putri Seo Young melihat Jihan yang sudah mulai menjauh. Melihat Jihan sudah tidak kelihatan lagi Tuan Putri Seo Young segera berjalan untuk menemui Pangeran di tepi sungai tempat mereka berdua kemarin janjian bertemu.
__ADS_1