
Pangeran Hwang Jung mengajak Tuan Putri Seo Young ke tempat biasanya mereka bertemu karena itu tempat pertama kalinya mereka berdua tidak sengaja bertemu. Pangeran Hwang Jung hanya berjalan kaki dengan Tuan Putri Seo Young tidak menggunakan kudanya karena niat awalnya hanya berjalan-jalan saja tapi siapa sangka mereka malah tidak sengaja bertemu.
"ternyata Pangeran mengajak saya ke tempat ini lagi, saya rasa ini tempat yang cukup spesial dengan kita" ucap Tuan Putri Seo Young yang berdiri disebelah Pangeran Hwang Jung.
"kenapa saya membawa kamu ke tempat ini lagi karena ini tempat ini adalah tempat pertama kalinya kita bertemu jadi saya mengajak kamu ke sini lagi" jawab Pangeran Hwang Jung tersenyum menatap Tuan Putri Seo Young.
"iya sih kita pertama kali bertemu disini, jadi mulai sekarang ini jadi tempat yang cukup spesial untuk kita berdua ya" Tuan Putri Seo Young duduk di bawah pohon diikuti oleh Pangeran Hwang Jung yang juga duduk disebelahnya.
"ya bisa bilang seperti itu lah Nesya, apa kamu bisa membuka cadar kamu lagipula disini tidak ada siapa-siapa hanya kita berdua saja" ucap Pangeran Hwang Jung meminta agar Tuan Putri Seo Young membuka cadarnya dan dengan senang hati dia melepaskan cadarnya tanpa mereka sadari ada seseorang yang tak lain Pangeran dari kerajaan barat yang sedang memperhatikan mereka berdua dengan perasaan yang sangat emosi dan juga kesal melihat keakraban mereka berdua.
"kamu sangat cantik sekali jika melepaskan cadarmu, saya tidak tahu kenapa kamu masih saja menggunakan cadar padahalkan wajah kamu sangat cantik" Pangeran Hwang Jung membelai lembut wajah Tuan Putri Seo Young membuatnya agak tersipu malu.
"saya hanya ingin saja tidak ada alasan lainnya, saya hanya tidak mau orang lain melihat wajah saya terkecuali dengan Pangeran Hwang Jung yang boleh melihatnya" Tuan Putri Seo Young mendekatkan wajahnya ke wajah Pangeran Hwang Jung membuatnya agak sedikit tersentak.
"apa yang kamu akan lakukan Nesya saya tidak mengerti" ucapnya agak sedikit berdebar kencang melihat wajah Tuan Putri Seo Young dari arah dekat sedangkan Tuan Putri Seo Young hanya diam saja tidak menjawab pertanyaan Pangeran Hwang Jung.
"kenapa kamu hanya diam saja tidak menjawab pertanyaan saya" Pangeran Hwang Jung agak sedikit mundur namun Tuan Putri Seo Young semakin mendekati wajahnya entah apa yang ada dipikiran mereka sekarang kemudian sesuatu terjadi diantara mereka berdua. Entah mendapatkan keberanian darimana Pangeran Hwang Jung mencium bibir Tuan Putri Seo Young seolah-olah dia mengerti maksud dari Tuan Putri Seo Young dan akhirnya mereka berciuman di bawah pohon yang mereka duduki. Tapi dari kejauhan Pangeran dari kerajaan barat mengepalkan tangannya merasa di hianati oleh Tuan Putri Seo Young namun dia menahan dirinya dulu setelah sudah cukup sabar dia akan mendekati mereka berdua yang sedang berciuman tanpa ada keraguan sama sekali.
Cukup lama mereka berdua menikmati ciuman pertama bagi Pangeran Hwang Jung namun tidak dengan Tuan Putri Seo Young yang dulu sudah berciuman dengan pacarnya dulu ketika dia masih menjadi Nesya. Sampai akhirnya Pangeran Jeon Seok mendekati mereka berdua dengan wajah yang merah padam menahan amarahnya agar tidak keluar dan mengakibatkan perkelahian walau bagaimanapun Mereka tetap sahabat yang cukup dekat.
"jadi begini kelakuan kamu di belakang saya Tuan Putri Seo Young yang terhormat kamu mengkhianati saya dengan sahabat saya sendiri" ucap Pangeran Jeon Seok menghentikan ciuman mereka berdua.
__ADS_1
"maksudnya apa ya Pangeran berbicara seperti itu siapa juga yang mengkhianati Pangeran dari awal saya memang tidak suka dengan Perjodohan kita tapi saya terpaksa harus mengiyakan itu hanya sebatas formalitas saja Pangeran bukan karena saya ingin, jadi Pangeran tidak ada hak untuk bicara seperti itu" jawab Tuan Putri Seo Young dengan sangat kesal karena ada yang menggangu mereka berdua.
"jelas ada karena kamu itu adalah calon istri saya dan saya juga tidak perduli jika itu hanya sebatas formalitas saja yang saya tahu saya tidak akan pernah melepaskan kamu kepada siapapun termasuk dia" Pangeran Jeon Seok menujuk Pangeran Hwang Jung dengan sangat kesal.
"saya juga tidak perduli apapun itu perkataan Pangeran cukup Pangeran tahu sebenarnya saya sudah suka dengan Pangeran Hwang Jung sejak pertama kali kami bertemu di tempat ini jadi saya akan berusaha bagaimanapun caranya agar bisa lepas dari perjodohan ini" ucap Tuan Putri Seo Young tidak kalah marahnya dengan Pangeran Jeon Seok.
"saya juga akan melakukan apapun agar kamu tidak bisa lepas dari genggaman saya karena saya hanya mau kamu yang menjadi istri saya nanti, apapun itu rencana kamu saya tidak akan menyerah sampai kamu mau menjadi bagian dari hidup saya" ucap Pangeran Jeon Seok tidak mau kalah dengan Tuan Putri Seo Young karena dia sudah terlanjur suka pada Tuan Putri Seo Young dan tak akan melepaskan begitu saja.
"apa kamu akan tetap memaksa jika Putri Seo Young tidak mau dengan kamu harusnya kamu bisa sadar jika dia tidak mencintai kamu melainkan dia suka dengan saya" ucap Pangeran Hwang Jung membela Tuan Putri Seo Young melupakan tentang pertemanan mereka berdua yang sudah cukup lama.
"kamu sangat percaya diri sekali kita lihat saja nanti siapa yang akan menang kamu atau saya meskipun sekarang dia suka dengan kamu tapi tidak menutup kemungkinan bahwa nanti dia akan suka dengan saya ingat itu baik-baik" ucap Pangeran Jeon Seok lalu pergi begitu saja karena sudah terlampau kesal dan emosi dengan mereka berdua.
"maaf jika gara-gara saya pertemanan kalian yang sudah cukup lama terjalin, saya jadi merasa bersalah atas kejadian ini" Tuan Putri Seo Young agak menyesal karena telah membuat pertemanan mereka jadi kacau gara-gara dia.
"saya juga berharap seperti itu Pangeran, saya tidak mau hanya karena saya kalian jadi bermusuhan" Tuan Putri Seo Young masih agak sedikit ragu dengan perkataan Pangeran Hwang Jung.
"apa nanti dia akan mengadu kepada Raja masalah ini saya hanya takut Pangeran akan mendapatkan masalah hanya karena saya" Tuan Putri Seo Young merasa sedikit cemas.
"tidak mungkin dia bukan orang yang seperti itu saya yakin sekali karena saya sudah cukup lama mengenal dia bisa, kamu tenang saja Nesya" Pangeran Hwang Jung membelai rambut Tuan Putri Seo Young.
"baiklah jika begitu saya sedikit tenang, maaf Pangeran sepertinya saya tidak bisa pergi terlalu lama" ucap Tuan Putri Seo Young agak sedikit tenang mendengarkannya.
__ADS_1
"ya sudah kita pergi sekarang saya akan mengantarkan kamu sampai bertemu dengan Jihan" Ucap Pangeran Hwang Jung berdiri dengan mengandeng tangan Tuan Putri Seo Young menuju ke tempat dimana Jihan sudah menunggu Tuan Putri Seo Young.
****************
Sementara itu Jihan menunggu dengan perasaan yang cukup was-was karena Tuan Putri Seo Young belum juga kunjung kembali padahal hari sudah mulai siang bisa kena masalah jika mereka ketahuan pergi diam-diam.
"aduh dimana sih Tuan Putri kenapa lama sekali bisa gawat jika kita ketahuan pergi diam-diam nanti Tuan Putri bisa kena marah dengan Raja" Jihan mondar-mandir seperti setrikaan sambil menengok ke belakang namun belum juga ada tanda-tanda Tuan Putri Seo Young dan Pangeran Hwang Jung membuatnya semakin panik.
"ayo lah Tuan Putri cepat kembali ini sudah cukup lama bagaimana ini, atau jangan-jangan Tuan Putri sudah pulang duluan bersama dengan Pangeran Hwang Jung eh tapi tidak mungkin kalo ada yang tahu kan bisa masalah" Jihan membantah perkataannya sendiri jika Tuan Putri Seo Young tidak kunjung kembali juga.
Tak lama setelahnya Tuan Putri Seo Young datang bersama dengan Pangeran Hwang Jung menghampiri Jihan yang sedang mondar-mandir seperti setrikaan.
"Jihan kamu kenapa seperti itu apa sepertinya kamu sangat gelisah sekali" ucap Tuan Putri Seo Young ketika sudah di belakang Jihan membuatnya sedikit tersentak mendengar suara Tuan Putri Seo Young.
"astaga Tuan Putri kenapa lama sekali membuat saya jadi gelisah dan cemas seperti ini, saya sempat berpikir kalo Tuan Putri sudah pulang duluan tadi karena saya sudah menunggu cukup lama disini" Jihan merasa sangat tenang sekarang melihat Tuan Putri Seo Young sudah kembali dengan Pangeran Hwang Jung.
"astaga Jihan tidak mungkin lah yang ada nanti kami bisa terkena masalah apalagi saya Raja pasti marah melihat saya pulang dengan Pangeran Hwang Jung, maaf jika kamu menunggu lama" Tuan Putri Seo Young agak tidak enak hati dengan Jihan yang sudah menunggunya.
"sudahlah tak apa yang penting Tuan Putri sudah kembali sekarang, Tuan Putri kita harus pergi sekarang jika tidak nanti orang-orang tahu Tuan Putri pergi diam-diam" ucap Jihan menyarankan agar mereka pulang sekarang sebelum ada yang menyadari kepergian mereka berdua.
"saya juga berpikir begitu Jihan, Pangeran Hwang Jung saya pulang dulu kapan-kapan kita bisa bertemu kembali" ucap Tuan Putri Seo Young melepaskan gandengan tangan mereka berdua membuat Jihan agak terkejut namun tidak berani bertanya.
__ADS_1
"hati-hati di jalan, terimakasih untuk hari ini saya merasa sangat senang sekali" Pangeran Hwang Jung mengusap rambut Tuan Putri Seo Young perlahan. kemudian mereka berpisah Pangeran Hwang Jung kembali ke kerajaan begitu juga dengan Tuan Putri Seo Young dan juga Jihan yang harus segera kembali sebelum ada yang menyadari bahwa mereka berdua pergi secara diam-diam.